Setiap anak menghadapi tantangan yang berbeda di sekolah, mulai dari kesulitan akademik hingga tekanan sosial. Untuk mengatasi hal tersebut, ada beberapa cara memotivasi anak yang bisa dilakukan agar mereka mampu menghadapi tantangan belajar dengan sikap yang lebih positif.
Motivasi belajar anak tidak tumbuh begitu saja, melainkan dipengaruhi oleh lingkungan di rumah dan di sekolah. Dengan pendekatan yang tepat, orang tua dapat membantu anak menghargai proses belajar, menerima kegagalan, serta membangun rasa percaya diri.
Enam langkah sederhana berikut dapat diterapkan untuk mendukung anak agar tetap kuat secara mental dan konsisten menjalani aktivitas sekolah.
1. Membangun Rutinitas Terstruktur
|
Rutinitas harian yang teratur membantu anak agar lebih fokus/Foto: Freepik.com/Freepik |
Rutinitas harian yang konsisten, seperti jadwal bangun tidur, belajar, bermain, dan istirahat, berperan besar dalam membuat anak lebih termotivasi. Struktur yang jelas membantu anak memahami apa yang diharapkan dari dirinya, sehingga mengurangi rasa cemas dan kebingungan.
Melansir Oxford Summer Courses, rutinitas juga membantu anak mengembangkan disiplin diri. Ketika anak terbiasa menjalani hari dengan pola yang teratur, mereka akan lebih mudah mengelola waktu dan merasa lebih percaya diri saat menjalani kegiatan sekolah.
2. Terlibat dalam Kegiatan Sekolah
|
Keterlibatan orang tua dalam aktivitas sekolah membuat anak merasa didukung/Foto: Freepik.com/prostooleh |
Menghadiri acara sekolah, mendukung kegiatan ekstrakurikuler, atau sekadar menanyakan aktivitas anak di kelas merupakan cara yang sederhana, tapi berdampak besar. Anak akan merasa diperhatikan dan dihargai.
Dukungan orang tua membantu anak merasa sekolah adalah ruang yang aman untuk berkembang. Perasaan didukung ini membuat anak lebih berani mencoba hal baru dan tidak mudah menyerah.