6 Cara Mengenali Orang yang Tidak Bahagia dengan Pekerjaannya dari Kebiasaan di Tempat Kerja

Sri Purwantiningrum | Beautynesia
Jumat, 19 Jun 2026 15:00 WIB
Bersikap Apatis
Cara mengenali orang yang tidak bahagia dengan pekerjaannya dari kebiasaan di tempat kerja/ Foto: Pexels/Kampus Production

Kita menghabiskan sebagian besar hari untuk bekerja, sehingga rasa tidak bahagia di kantor sering kali akan berdampak pada kehidupan pribadi. Menurut pakar kebahagiaan, Dr. Annie McKee, banyak orang mengabaikan emosi negatif ini dan memilih tetap bekerja hingga akhirnya kelelahan mental. 

Melansir dari YourTango dan CNBC, ketidakbahagiaan batin yang tersembunyi tersebut sebenarnya bisa dikenali lewat perubahan kebiasaan kita saat bekerja. Yuk, simak apa saja kebiasaan mereka berikut ini!

Menunda Pekerjaan dengan Sering Berlama-lama di Toilet

Cara mengenali orang yang tidak bahagia dengan pekerjaannya dari kebiasaan di tempat kerja/ Foto: Pexels/Two Shores

Menghilang ke toilet dalam waktu lama merupakan salah satu bentuk pelarian fisik di jam kerja. Banyak pekerja yang sudah berada di titik jenuh, yang mana mereka benar-benar tidak sanggup lagi untuk memproses tugas. 

Karena penundaan pekerjaan berkaitan erat dengan kesehatan mental yang memburuk, toilet pun beralih fungsi menjadi ruang aman untuk mengulur waktu dan menjauhkan diri sejenak dari tekanan.

Bercanda Sarkas dan Defensif

Cara mengenali orang yang tidak bahagia dengan pekerjaannya dari kebiasaan di tempat kerja/ Foto: Pexels/Mart Production

Orang yang batinnya tertekan sering kali mengucapkan lelucon sinis secara berulang mengenai betapa mereka membenci pekerjaan atau atasan. Selain lewat humor gelap, rasa frustrasi ini juga kerap terlihat dari sikap mereka yang menjadi sarkas dan defensif kepada rekan kerja. Tindakan ini merupakan mekanisme pertahanan diri yang muncul karena seseorang merasa tidak aman atau tidak dihargai.

Menyendiri dengan Senyum Kosong

Cara mengenali orang yang tidak bahagia dengan pekerjaannya dari kebiasaan di tempat kerja/ Foto: Pexels/cottonbro studio

Demi menjaga profesionalitas, seseorang yang menyimpan kesedihan di kantor biasanya akan tetap melempar senyum ceria dari luar. Namun, senyuman tersebut terasa kosong dan tidak tulus karena mereka sedang mengalami disosiasi ringan, yaitu proses mental yang mana pikiran dan jiwa terpisah dari realita yang menyiksa. 

Mereka juga akan mulai menutup diri, menghindari obrolan santai, dan sengaja memilih menjadi penyendiri. Padahal persahabatan dengan rekan kerja merupakan sumber antusiasme dalam bekerja dan menjaga kesehatan mental.

Sering Datang Terlambat dengan Wajah yang Tampak Lelah

Cara mengenali orang yang tidak bahagia dengan pekerjaannya dari kebiasaan di tempat kerja/ Foto: Pexels/Vlada Karpovich

Ketika kegembiraan dalam bekerja sudah hilang, motivasi dan kedisiplinan pagi hari menjadi hal pertama yang akan runtuh. Seseorang yang memendam stres kerja sering kali terlambat karena kehabisan energi emosional hanya untuk memaksa tubuhnya bangun. Tekanan batin ini juga memberikan petunjuk fisik berupa gangguan tidur yang akhirnya tercermin lewat penampilan yang selalu tampak kelelahan.

Bersikap Apatis

Cara mengenali orang yang tidak bahagia dengan pekerjaannya dari kebiasaan di tempat kerja/ Foto: Pexels/Kampus Production

Sikap masa bodoh ini merupakan tanda bahwa seorang karyawan sudah berada di fase burnout. Kebiasaan apatis ini ditunjukkan dengan ekspresi yang tetap datar, bahkan ketika situasi kantor sedang kacau atau saat atasan sedang marah besar.

Rasa lelah ini membuat mereka kehilangan inisiatif, bersikap pasif, serta menolak untuk berkomunikasi atau bertanya lagi karena merasa usaha apa pun sia-sia.

Terus-menerus Meminta Feedback

Cara mengenali orang yang tidak bahagia dengan pekerjaannya dari kebiasaan di tempat kerja/ Foto: Pexels/www.kaboompics.com

Kebiasaan selalu meminta masukan atau konfirmasi secara berlebihan mencerminkan rasa percaya diri yang mulai terkikis. Seseorang yang kehilangan keyakinan diri akan dilingkupi kecemasan dalam mengambil keputusan. Kondisi ini biasanya terbentuk akibat akumulasi dari arahan yang tidak jelas atau tuntutan yang terlalu keras, sehingga mereka terus mencari validasi.

Mengenali perubahan kebiasaan ini adalah alarm penting agar kamu bisa segera mengambil waktu untuk berefleksi sebelum benar-benar mengalami burnout. Dari keenam poin di atas, apakah ada kebiasaan yang sering muncul dalam keseharianmu belakangan ini, Beauties?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE