6 Tanda Kamu Miliki Bos Narsistik Menurut Profesor Harvard

Rini Apriliani | Beautynesia
Kamis, 07 May 2026 13:30 WIB
6. Melanggar Batasan dan Waktu Pribadi Karyawan
Ilustrasi karyawan/Foto: freepik.com/freepik

Narsistik adalah kondisi saat seseorang merasa dirinya lebih baik dari siapapun. Umumnya mereka memiliki rasa percaya diri berlebihan, arogan, haus pujian, dan minim empati.

Ciri orang seperti ini mungkin mudah kamu temui di sekitar, termasuk di lingkungan kerja sekalipun. Bukan hal yang aneh orang narsistik menduduki posisi tinggi menjadi seorang pemimpin atau bos.

Dalam laman CNBC, Amy Edmondson, seorang profesor dari Harvard Business School mengatakan bahwa orang dengan gangguan narsisti kini bisa menjadi pemimpin yang tidak efektif. Hal ini karena ia hanya akan memikirkan dirinya sendiri.

"Inti dari menjadi seorang narsistik adalah kamu memikirkan diri sendiri dan kurang berorientasi pada orang lain," ujar Amy.

Karena itu, Beauties bisa mengenali nih, tanda kamu memiliki bos narsistik. Simak!

1. Dia Mengklaim Semua Pujian, Tapi Kesalahannya Dilimpahkan ke Karyawannya

orang narsistik selalu haus akan pujian. Bos narsistik cenderung akan mengklaim pujian-pujian yang didapatkan atas hal-hal atau pekerjaan yang berjalan dengan baik.

Ilustrasi bos marah/Foto: Thinkstock

Seperti yang telah disampaikan di awal, orang narsistik selalu haus akan pujian. Bos narsistik cenderung akan mengklaim pujian-pujian yang didapatkan atas hal-hal atau pekerjaan yang berjalan dengan baik. 

Lalu, bagaimana saat pekerjaan berjalan kurang baik? Ia dapat dengan terang-terangan menyalahkan orang lain.

“Bos yang narsistik cenderung mengambil pujian atas hal-hal yang berjalan baik dan menghindari kesalahan atas hal-hal yang tidak berjalan baik, atau, lebih khusus lagi, terang-terangan menyalahkan orang lain atau keadaan eksternal atas hal-hal yang tidak berjalan baik," kata Amy Edmondson.

Lebih lanjut, Amy mengatakan bahwa ketidakmampuan seorang bos untuk memberikan penghargaan ditutupi oleh pujian yang terselubung. 

"Kamu mungkin menyadari bahwa ia mungkin berterima kasih kepada tim tetapi tidak dengan cara yang spesifik dan tidak butuh waktu lama untuk menyadari bahwa semua adalah tentang diri mereka sendiri," lanjutnya. 

2. Dia Tidak Mau Mendengarkan Pendapat Karyawannya

seorang bos yang narsistik karena sifat arogan dan empatinya yang rendah, ia akan merasa bahwa ide atau pendapatnya-lah yang selalu benar. Menurutnya, mendengarkan pendapat orang lain hanyalah beban.

Ilustrasi karyawan dan atasannya/Foto: Freepik/Drazen Zigic

Seorang pemimpin seharusnya juga bisa menjadi pendengar yang baik. Entah itu terkait masukan pekerjaan atau keluh-kesah para karyawannya. 

Namun, seorang bos yang narsistik karena sifat arogan dan empatinya yang rendah, ia akan merasa bahwa ide atau pendapatnya-lah yang selalu benar. Menurutnya, mendengarkan pendapat orang lain hanyalah beban. 

"Mereka tampaknya tidak mendengarkan dan belajar. Pemikiran mereka tidak terlihat berubah oleh apa yang dikatakan orang lain," kata Amy. 

3. Selalu Haus Pujian

Dengan rasa percaya dirinya yang tinggi, seorang bos dengan narsistik akan selalu haus pujian. Bahkan, ia akan merasa iri dengan kesuksesan yang didapatkan orang lain. 

Menurutnya, pujian itu harus selalu didapatkannya. Bukan untuk orang lain. 

4. Merasa Tersaingi

seorang yang narsistik juga akan selalu merasa tersaingi. Bahkan untuk bawahannya, semakin kecil kemungkinan ia memuji langsung pencapaian hebat yang telah dilakukan mereka.

Ilustrasi karyawan dan atasannya/Foto: Freepik.com/yanalya

Dr. Ramani Durvasula, seorang psikolog klinis di Los Angeles yang berfokus pada tipe kepribadian narsistik dan antagonis, mengatakan seorang yang narsistik juga akan selalu merasa tersaingi. Bahkan untuk bawahannya, semakin kecil kemungkinan ia memuji langsung pencapaian hebat yang telah dilakukan mereka. 

"Bos yang narsistik adalah penimbun bakat," kata Durvasula.

"Ketika seorang atasan yang narsistik mempekerjakan seseorang yang sangat berbakat, alih-alih membantu mereka mendapatkan peluang, mereka tidak hanya terancam oleh bakat tersebut tetapi mereka juga ingin karyawan tersebut membuat mereka terlihat baik."

5. Kurang Empati

Mengutip Breeze, tanda bos narsistik juga adalah kurang empati. Saat ada karyawan dalam keadaan darurat keluarga, sakit, atau kehilangan orang terdekatnya, ia tidak akan peduli.

Seorang bos narsistik bisa mengucapkan kalimat, “Kita semua punya masalah, tetapi deadline pekerjaan tetap harus dikerjakan.” Yap, mereka tidak menawarkan bantuan dan dukungan, justru secara langsung menekan karyawannya.

Sesederhana saat karyawan mengeluh lelah, mereka akan langsung membalikkan kata bahwa mereka lebih lelah dari apapun. Mereka ingin dirinya selalu terlihat unggul.

6. Melanggar Batasan dan Waktu Pribadi Karyawan

Tanda kamu miliki bos narsistik juga adalah saat ia telah melanggar batasan dan waktu pribadi karyawan.

Ilustrasi karyawan/Foto: freepik.com/freepik

Tanda kamu miliki bos narsistik juga adalah saat ia telah melanggar batasan dan waktu pribadi karyawan.

Bos tipe ini bisa menghubungi karyawannya di tengah malam atau hari libur, dan kamu harus selalu siap sedia untuk itu. Padahal itu hari libur yang menjadi hak untukmu beristirahat, bukan tetap bekerja diatur oleh bos.

Menurut penelitian terbaru, orang-orang dengan kecenderungan narsistik sangat kecil kemungkinannya untuk berubah. Dan jika mereka berubah, maka hal itu hanya akan terjadi dalam beberapa dekade saja. 

Nah Beauties, itulah sederet tanda bos kamu seorang yang narsistik. Bagaimana, rasakan juga?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE