7 Ciri Karyawan Teladan yang Mudah Disukai Atasan, Kamu Termasuk?

Nazwa Yuliana | Beautynesia
Rabu, 28 Jan 2026 12:00 WIB
2. Disiplin dan Menghargai Waktu
Disiplin dan menghargai waktu/ Foto: Pexels.com/ RDNE Stock project

Beauties, pernah nggak sih kamu memperhatikan ada satu rekan kerja yang selalu dipercaya atasan? Pendapatnya didengar, pekerjaannya jarang dipertanyakan, bahkan sering diberi tanggung jawab lebih besar. Padahal, secara jabatan atau masa kerja, bisa jadi tidak jauh berbeda dengan yang lain.

Nah, kondisi ini biasanya bukan kebetulan. Ada karakter dan kebiasaan tertentu yang membuat seseorang dipandang sebagai karyawan unggulan. Secara sederhana, karyawan teladan adalah mereka yang tidak hanya bekerja untuk menggugurkan kewajiban, tetapi juga menunjukkan sikap, etika, dan tanggung jawab yang konsisten.

Dilansir dari Walden University dan Achievers, atasan di berbagai perusahaan cenderung menyukai karyawan yang bisa diandalkan, memiliki sikap positif, dan berkontribusi nyata bagi tim. Kabar baiknya, sikap-sikap ini bisa dilatih dan dibangun oleh siapa saja.

Yuk, simak tujuh ciri pegawai teladan yang membuat kamu lebih disukai atasan dan berpeluang menjadi karyawan teladan di perusahaan.

1. Bertanggung Jawab dan Bisa Diandalkan

Bertanggung jawab dan bisa diandalkan/ Foto: Pexels. com/ Teona Swift

Ciri paling dasar dari karyawan teladan adalah rasa tanggung jawab yang tinggi. Ketika diberi tugas, ia memahami bahwa amanah tersebut harus diselesaikan dengan sebaik mungkin, bukan sekadar asal jadi.

Karyawan yang bertanggung jawab tidak mudah menghindar dari kewajiban. Jika terjadi kesalahan, ia berani mengakui dan mencari solusi, bukan melempar kesalahan ke orang lain. Sikap inilah yang membuat atasan merasa tenang karena tahu pekerjaannya berada di tangan yang tepat.

Di lingkungan kerja, sosok seperti ini sering dipercaya mengerjakan proyek penting. Bukan karena paling pintar, tetapi karena paling bisa diandalkan.

2. Disiplin dan Menghargai Waktu

Disiplin dan menghargai waktu/ Foto: Pexels.com/ RDNE Stock project

Datang tepat waktu, menyelesaikan pekerjaan sesuai tenggat, dan menghormati jadwal kerja adalah bentuk disiplin yang sangat dihargai. Bagi atasan, karyawan yang disiplin menunjukkan komitmen dan profesionalisme.

Kedisiplinan juga mencerminkan sikap menghargai orang lain. Ketika kamu tepat waktu dalam rapat atau menyelesaikan tugas sesuai janji, kamu menunjukkan bahwa kamu menghormati waktu tim dan perusahaan.

Tak heran jika karyawan teladan di perusahaan hampir selalu identik dengan pribadi yang tertib, konsisten, dan jarang membuat orang lain menunggu.

3. Proaktif dan Punya Inisiatif

Proaktif dan punya inisiatif/ Foto: Pexels.com/ Kampus Production

Karyawan yang hanya menunggu perintah memang menjalankan tugas, tetapi karyawan yang proaktif memberi nilai lebih. Ia peka terhadap kebutuhan tim dan berani mengambil inisiatif saat melihat ada pekerjaan yang bisa diperbaiki atau dibantu.

Proaktif bukan berarti sok tahu atau mengambil alih peran orang lain. Justru sebaliknya, ini menunjukkan kepedulian terhadap hasil kerja bersama. Atasan biasanya sangat menghargai sikap ini karena mencerminkan rasa memiliki terhadap pekerjaan.

Inilah salah satu alasan mengapa karyawan teladan adalah mereka yang tidak hanya fokus pada tugas pribadi, tetapi juga memikirkan kepentingan tim dan perusahaan.

4. Mampu Berkomunikasi dengan Baik

Mampu berkomunikasi dengan baik/ Foto: Pexels.com/ Canva Studio

Komunikasi bukan sekadar berbicara, tetapi juga mendengarkan. Karyawan teladan di perusahaan mampu menyampaikan ide dengan jelas, menerima masukan dengan terbuka, serta berkomunikasi secara profesional kepada atasan maupun rekan kerja.

Komunikasi yang baik membantu mencegah kesalahpahaman dan konflik yang tidak perlu. Selain itu, atasan cenderung menyukai karyawan yang bisa menjelaskan progres kerja dengan runtut dan jujur. Dengan komunikasi yang efektif, kepercayaan akan terbangun, dan kerja sama tim menjadi lebih solid.

5. Mau Belajar dan Terbuka terhadap Masukan

Mau belajar dan terbuka terhadap masukan/ Foto: Pexels.com/ Alena Darmel

Tidak ada karyawan yang sempurna. Namun, karyawan teladan adalah mereka yang mau belajar dari kesalahan dan terbuka terhadap kritik. Alih-alih merasa tersinggung, mereka menjadikan masukan sebagai bahan evaluasi diri.

Atasan sangat menghargai sikap ini karena menunjukkan kedewasaan dan kemauan berkembang. Karyawan yang mau belajar biasanya lebih cepat berkembang dan mampu beradaptasi dengan perubahan. Di tengah dunia kerja yang dinamis, sikap terbuka terhadap pembelajaran menjadi salah satu kualitas penting bagi karyawan teladan di perusahaan.

6. Mampu Bekerja Sama dalam Tim

Mampu bekerja sama dalam tim/ Foto: Pexels.com/ Kindel Media

Sebagus apa pun kemampuan individu, hasil kerja akan lebih maksimal jika didukung kerja sama yang baik. Karyawan teladan tidak egois dan tidak merasa harus selalu menonjol sendiri.

Ia menghargai peran orang lain, mau membantu saat dibutuhkan, dan tidak ragu berbagi pengetahuan. Sikap ini membuat suasana kerja lebih nyaman dan produktif. Tak heran jika karyawan teladan di perusahaan sering menjadi sosok yang disukai banyak rekan kerja sekaligus dipercaya oleh atasan.

7. Memiliki Sikap Positif dan Etika Kerja yang Baik

Memiliki sikap positif dan etika kerja yang baik/ Foto: Pexels.com/ olia danilevich

Sikap positif bukan berarti selalu tersenyum tanpa masalah, tetapi mampu bersikap profesional dalam situasi sulit. Karyawan teladan tetap menjaga etika, tidak mudah mengeluh berlebihan, dan berusaha mencari solusi.

Integritas juga menjadi bagian penting dari etika kerja. Kejujuran, tanggung jawab, dan konsistensi membuat atasan yakin bahwa kamu adalah orang yang bisa dipercaya. Inilah alasan mengapa karyawan teladan adalah mereka yang tidak hanya unggul dalam kinerja, tetapi juga dalam sikap.

Beauties, menjadi karyawan teladan di perusahaan bukanlah sesuatu yang instan. Dibutuhkan konsistensi dalam sikap, tanggung jawab, dan cara bekerja sehari-hari. Tujuh ciri pegawai teladan di atas, mulai dari disiplin, proaktif, hingga etika kerja adalah fondasi penting yang membuat atasan merasa nyaman dan percaya.

Ingat, karyawan teladan adalah mereka yang bekerja bukan hanya untuk hari ini, tetapi juga memikirkan dampak jangka panjang bagi tim dan perusahaan. Dengan membangun kebiasaan positif sejak sekarang, kamu bukan hanya berpeluang disukai atasan, tetapi juga membuka jalan karier yang lebih cerah di masa depan.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE