7 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Membuat To Do List Menurut Psikolog

Gayuh Tri Pinjungwati | Beautynesia
Senin, 01 Jun 2026 15:00 WIB
3. Berpikir ke Depan
Berpikir ke Depan/Foto: Pexels.com/ Ketut Subiyanto

Beberapa orang mungkin tidak bisa melakukan hari tanpa membuat daftar atau to do list. Mulai dari belanjaan, urusan sehari-hari, tujuan, persiapan liburan, acara yang ingin mereka tonton, jika bisa ditulis, kemungkinan besar akan ditulis.

Membuat daftar bukan hanya untuk membantu kita mengingat sesuatu. Bagi banyak orang, menuangkan ide-ide ke dalam daftar adalah cara mereka merasa lebih mengendalikan hidup mereka. Ada sesuatu yang menenangkan tentang melihat semuanya tersusun rapi di satu tempat.

Penelitian bahkan menunjukkan bahwa sekadar membuat rencana dapat mengurangi kecemasan, itulah sebabnya memasukkan tugas ke dalam daftar terasa sangat meyakinkan. Sebuah daftar menjadi semacam jaring pengaman, mengubah ide-ide yang membingungkan menjadi sesuatu yang jauh lebih mudah dikelola.

Namun, lebih dari itu, orang-orang yang bergantung pada daftar untuk segala hal cenderung memiliki ciri kepribadian tertentu yang sejalan dengan kebiasaan tersebut. Cara seseorang menggunakan daftar banyak mengungkapkan tentang cara mereka berpikir dan bagaimana mereka menangani stres dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Nah, berikut ini beberapa ciri kepribadian orang yang sering membuat to do lis atau daftar segala sesuatu, seperti yang dilansir dari Your Tango.

1. Mendambakan Kendali

Mendambakan Kendali/Foto: Pexels.com/ Vlada Karpovich

Orang yang selalu membuat daftar terkadang merasa jauh lebih tenang ketika pikiran mereka dituliskan. Ini memberi mereka semacam struktur untuk situasi yang mungkin terasa kacau. Ketika segala sesuatunya mulai terasa berantakan, daftar menjadi sesuatu yang solid untuk mereka pegang.

"To do list dapat menciptakan rasa penguasaan batin, tetapi kamu mungkin merasa bersalah atau seolah-olah kamu membuang waktu berharga jika kamu meluangkan waktu untuk membuatnya. Dengan begitu banyak informasi yang membanjirimu, mudah untuk bersikap reaktif daripada proaktif. Kamu mungkin merasa hampir tidak bisa berhenti untuk bernapas," kata psikiater Carrie (Grace Caroline) Barron, M.D.

Mengingat bahwa kehidupan dapat bergerak dengan begitu cepat, satu hal yang dapat mereka kendalikan adalah apa yang ada dalam daftar mereka. Tindakan kecil untuk dapat memutuskan apa yang penting hari ini membantu mereka merasa sedikit lebih stabil. Terkadang, daftar itu sudah cukup untuk menenangkan mereka. Kecemasan mereka berkurang drastis ketika hal-hal tersebut dituliskan.

2. Memiliki Pikiran yang Sangat Aktif

Memiliki Pikiran yang Sangat Aktif/Foto: Pexels.com/ SHVETS production

Satu menit mereka bisa memikirkan apa yang akan mereka masak untuk makan malam, dan menit berikutnya mereka memikirkan email yang perlu mereka kirim setelah bangun tidur di pagi hari. Otak mereka terus bergerak. Sebuah daftar akhirnya menjadi semacam tombol jeda ketika otak mereka menolak untuk tenang. Menuliskan hal-hal membantu memisahkan pikiran mereka ke dalam kategori yang sesuai.

"Salah satu rasa syukur dari pikiran yang aktif adalah kita dapat mempersiapkan segala macam kemungkinan. Kita benar-benar dapat mewujudkan sesuatu. Kelemahannya, tentu saja, adalah kita tidak pernah berhenti berpikir dan merencanakan. Akibatnya, kita dapat mengalami stres, kelelahan, dan keletihan," kata pakar Seth Slater, M.F.A.

Daripada harus mengatur banyak hal sekaligus, mereka cukup menuliskannya di buku. Itu memberi mereka ruang bernapas yang cukup untuk benar-benar dapat fokus pada hal-hal yang perlu dilakukan. Orang-orang ini pasti tidak akan bisa tidur jika bukan karena banyaknya daftar yang mereka buat.

3. Berpikir ke Depan

Berpikir ke Depan/Foto: Pexels.com/ Ketut Subiyanto

Orang-orang yang bergantung pada daftar untuk segala hal tidak benar-benar hidup di saat ini. Otak mereka biasanya berpikir ke depan. Mereka merencanakan seperti apa minggu depan. Bukan berarti mereka tidak bisa menikmati saat ini, hanya saja otak mereka secara alami memindai apa yang akan datang selanjutnya.

"Bersikap optimis tentang masa depan bukan hanya tentang merasa nyaman saat ini, ini tentang membangun kekuatan mental dan emosional jangka panjang," jelas psikoterapis Jennice Vilhauer, Ph.D.

Mereka suka mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan, dan oleh karena itu, daftar menjadi cara mereka untuk melihat apa yang mungkin terjadi besok. Mereka hanya suka bersiap-siap. Menulisnya membuat masa depan tampak kurang menakutkan dan membingungkan.

4. Takut Melupakan Sesuatu yang Penting

Takut Melupakan Sesuatu yang Penting/Foto: Pexels.com/ Huỳnh Như Mavi

Mereka membawa ketakutan ini akan tiba-tiba melupakan sesuatu yang penting. Mereka tahu betapa cepatnya kesalahan kecil dapat berujung menjadi masalah yang lebih besar. Jadi, daripada hanya mengandalkan ingatan mereka sendiri, mereka memilih untuk menuliskannya. Ini bukan tentang pelupa, tetapi lebih tentang keinginan untuk memiliki ketenangan pikiran.

"Daftar berguna karena mendokumentasikan apa yang biasanya kita lupakan. Ingatan sangat menyukai struktur internal, dan tanpa struktur ini, mengingat adalah pekerjaan yang sulit," tegas pakar psikologi Robert N. Kraft, Ph.D.

Mereka juga tidak ingin menanggung beban kemungkinan mengecewakan orang lain. Sebuah daftar menjadi cara mereka menunjukkan bahwa mereka memperhatikan dan mampu menghormati komitmen yang telah mereka buat, baik besar maupun kecil.

5. Menyukai Ide dan Pikirannya dapat Tertulis

Menyukai Ide dan Pikirannya dapat Tertulis/Foto: Pexels.com/ RDNE Stock project

Ada sesuatu yang memuaskan tentang kemampuan untuk melihat ide-ide di atas kertas. Setelah dituliskan, ide-ide tersebut terasa lebih konkret dan lebih mudah dipahami. Dalam pikiran banyak orang, pikiran dapat tumpang tindih dan saling terkait. Ide-ide bercampur dengan perenungan yang terus-menerus, dan tak lama kemudian, semuanya mulai terasa membingungkan.

Kemampuan untuk menuliskan hal-hal ini membantu mengurai benang kusut tersebut. Tiba-tiba, apa yang mungkin terasa membingungkan pada awalnya menjadi terorganisir. Jauh lebih tidak menakutkan bagi orang-orang ini ketika hal itu tidak lagi hanya berputar-putar di otak mereka.

6. Termotivasi untuk Tujuan yang Terlihat

Termotivasi untuk Tujuan yang Terlihat/Foto: Pexels.com/ JESSICA TICOZZELLI

Bagi orang yang menggunakan daftar untuk segala hal, ini bukan hanya tentang mencentang kotak ketika sesuatu selesai. Ini tentang mengubah sesuatu menjadi tindakan yang terlihat. Ini meyakinkan mereka bahwa mereka benar-benar telah berinvestasi dalam menghasilkan semacam hasil.

Melihat kemajuan membuat pekerjaan terasa nyata. Ini juga membantu mereka tetap termotivasi. Ketika mereka dapat melihat semacam pergerakan, kemenangan terkecil pun dapat terasa seperti momentum terbaik. Item yang dicoret itu menjadi perayaan kecil yang membantu mereka untuk mengambil langkah selanjutnya dan melanjutkan.

7. Menemukan Kenyamanan dalam Struktur

Menemukan Kenyamanan dalam Struktur/Foto: Pexels.com/ cottonbro studio

Ada sesuatu yang sangat menenangkan tentang kemampuan untuk mengandalkan to do list untuk segala hal. Struktur memberi mereka sesuatu untuk diandalkan. Mampu mengetahui apa yang sedang terjadi dan apa yang akan terjadi selanjutnya dapat terasa seperti kelegaan besar dibandingkan dengan energi kacau yang terkadang ditawarkan kehidupan. Ketika semuanya memiliki tempat yang jelas, otak mereka dapat sedikit rileks.

"Sudah menjadi fakta yang diketahui bahwa orang berkembang dengan tingkat struktur tertentu. Membangun semacam ritme atau rutinitas membantu kita merasa aman, berprestasi, dan fokus. Ada individu yang mengadopsi gaya hidup yang sangat terstruktur, dan ketika hal itu ditantang, dapat merasa kehilangan atau tidak produktif," kata psikoterapis Leah Marone, LCSW.

Mereka tidak perlu mengingat setiap detail karena semuanya sudah tercatat di selembar kertas atau di aplikasi catatan di ponsel mereka. Hal ini memungkinkan mereka untuk benar-benar fokus pada hal-hal yang penting daripada terus-menerus merasa seperti sedang berjuang untuk mengendalikan hidup mereka.

Nah, dari beberapa ciri kepribadian di atas, apakah sesuai dengan dirimu yang menyukai atau memiliki hobi untuk membuat to do list?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE