7 Jurusan Kuliah Sepi Peminat, Tapi Berpotensi Gaji Tinggi

Natasha Riyandani | Beautynesia
Rabu, 20 May 2026 10:30 WIB
4. Etologi
Ilustrasi jurusan Etologi/ Foto: Unsplash.com/Hendrik Cornelissen

Jurusan kuliah yang ada di Indonesia sangat beragam. Selain jurusan populer yang banyak diminati, ada pula jurusan-jurusan yang sepi peminat. Biasanya, jurusan tersebut hanya ada di perguruan tinggi tertentu saja, sehingga tidak banyak yang mengetahuinya.

Meskipun sering dianggap underrated, namun jurusan sepi peminat ini memiliki prospek kerja yang menjanjikan dan dibutuhkan di masa depan. Dilansir dari berbagai sumber, berikut 7 daftar jurusan kuliah sepi peminat tapi berpotensi menghasilkan gaji tinggi.

1. Astronomi

Ilustrasi jurusan Astronomi/ Foto: Unsplash.com/Stephan Widua

Beauties suka mengamati benda-benda langit dan ingin mempelajarinya lebih lanjut? Jurusan Astronomi bisa menjadi pilihan yang tepat untuk dipilih. Di jurusan ini, kamu akan belajar tentang benda langit, fenomena alam semesta, planet, bintang, dan galaksi menggunakan matematika dan fisika tingkat lanjut.

Namun, jurusan Astronomi bisa dikatakan sepi peminat karena dianggap sulit dan kurang populer. Di Indonesia sendiri, jurusan ini hanya tersedia di salah satu perguruan tinggi negeri di Bandung.

Selain itu, banyak orang yang belum mengetahui prospek kerjanya. Padahal, jurusan ini menawarkan prospek kerja yang menjanjikan, misalnya, di lembaga riset seperti LAPAN dan BMKG, dengan rentang gaji yang didapat kisaran Rp4 juta – Rp45 juta per bulan.

Lulusan dari jurusan Astronomi juga tidak menutup kemungkinan untuk bekerja di lembaga internasional seperti NASA, dengan gaji bernilai fantastis.

2. Arkeologi

Ilustrasi urusan Arkeologi/ Foto: Unsplash.com/Trnava University

Tahukah kamu kalau ada jurusan kuliah yang mempelajari dan meneliti benda-benda bersejarah atau jejak zaman dahulu? Yap, jurusan yang erat kaitannya dengan sejarah itu adalah Arkeologi.

Di jurusan ini kamu akan belajar mengenai kebudayaan manusia di masa lalu melalui benda-benda yang ditinggalkan. Mahasiswanya akan sering mengunjungi tempat-tempat terpencil untuk menyelidiki sejarah yang ada di wilayah tersebut.

Sayangnya, jurusan Arkeologi masih jarang dilirik oleh calon mahasiswa. Selain itu, hanya ada beberapa perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki jurusan ini, membuatnya dianggap kurang populer.

Padahal, karier dan profesi dari lulusan jurusan Arkeologi cukup beragam, seperti Antropologi, Jurnalis, Sejarawan, Arkeolog, Peneliti, hingga Tenaga Pendidik. Rata-rata gajinya pun berkisar Rp4 juta – Rp20 juta per bulan, lho!

3. Teknik Nuklir

Ilustrasi jurusan Teknik Nuklir/ Foto: Navy Medicine

Kebanyakan orang mungkin berpikir bahwa jurusan Teknik Nuklir hanya akan belajar tentang membuat bom atau senjata nuklir. Padahal, jurusan ini belajar lebih jauh mengenai pemanfaatan energi nuklir untuk tujuan damai, kemanusiaan, dan keberlanjutan energi. Mahasiswa jurusan ini bakal sering berkutat dengan teknologi canggih.

Namun, peminat jurusan Teknik Nuklir bisa dibilang sangat sedikit. Hal ini disebabkan oleh kompleksitas materinya, isu bahaya radiasi, dan terbatasnya jumlah kampus yang membuka jurusan ini.

Padahal, lulusannya sangat dibutuhkan dengan proses karier dan gaji yang menjanjikan. Tidak hanya bisa bekerja di pembangkit listrik, tetapi juga di bidang Fisikawan Medik dan lembaga riset.

Di Indonesia sendiri, banyak lembaga yang membutuhkan tenaga ahli nuklir untuk riset dan pengembangan energi masa depan. Mulai dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), PLN, Pertamina, dan rumah sakit.

Rata-rata gaji lulusan Teknik Nuklir sekitar Rp8 juta – Rp15 juta per bulan, sementara di tingkat internasional bisa mencapai lebih dari USD4.000 (sekitar Rp60 jutaan) per bulan.

4. Etologi

Ilustrasi jurusan Etologi/ Foto: Unsplash.com/Hendrik Cornelissen

Salah satu jurusan yang sedikit peminat tapi berpeluang karier tinggi itu adalah Etologi. Jurusan ini secara khusus mempelajari perilaku hewan di habitat alaminya, sehingga sangat cocok bagi kamu yang tertarik pada penelitian hewan, konservasi, dan pengelolaan satwa.

Mengingat banyaknya satwa endemik di Indonesia, keberadaan ahli etologi sangat dibutuhkan untuk keberhasilan program penangkaran dan rehabilitasi satwa.

Beberapa prospek kerja yang membutuhkan lulusan jurusan Etologi, seperti di lembaga riset, kebun binatang, pusat rehabilitasi satwa, maupun NGO (Non-Government Organization) yang bakal menawarkan gaji lebih dari Rp8 juta per bulan.

5. Geofisika

Ilustrasi jurusan Geofisika/ Foto: Unsplash.com/Scott Blake

Siapa sangka, Geofisika termasuk dalam jajaran jurusan yang sedikit peminat tetapi memberikan peluang karier yang luar biasa. Di jurusan ini, kamu akan mempelajari struktur bawah permukaan bumi menggunakan metode fisika. Jurusan ini sangat cocok untuk yang senang melakukan studi lapangan karena akan sering eksplorasi sumber daya alam.

Lulusan Geofisika banyak dibutuhkan di perusahaan energi, minyak dan gas, mitigasi bencana, konsultan lingkungan, serta perusahaan multinasional seperti Chevron. Dengan kisaran gaji antara Rp8 juta – Rp45 juta per bulan.

6. Oseanografi

Ilustrasi jurusan Oseanografi/ Foto: Unsplash.com/NEOM

Jurusan Oseanografi merupakan cabang spesialisasi dari Ilmu Kelautan. Meskipun berkaitan erat dengan laut, jurusan ini akan lebih belajar tentang arus laut, gelombang, pasang surut, geologi dasar laut, dan sifat kimia air laut.

Namun, jurusan ini masih jarang diminati dan dianggap ‘langka’. Padahal, Indonesia membutuhkan banyak lulusan Oseanografi untuk memahami fenomena laut, manajemen pesisir, dan pemodelan oseanografi. Mengingat Indonesia merupakan negara maritim terbesar di dunia, dengan hampir 70% wilayahnya berupa perairan.

Adapun besaran gaji yang didapat berkisar antara Rp5 juta – Rp10 juta per bulan, untuk fresh graduate. Sementara, posisi di industri migas dan perusahaan multinasional, menawarkan gaji awal lebih tinggi mencapai Rp20 juta per bulan.

7. Fisioterapi

Ilustrasi jurusan Fisioterapi/ Foto: Unsplash.com/yury kirillov

Di bandingkan dengan jurusan kesehatan lainnya, Fisioterapi merupakan salah satu yang paling sepi peminat. Padahal, jurusan ini memiliki prospek kerja yang menjanjikan dengan kebutuhan tinggi di rumah sakit dan klinik khusus pemulihan fungsi gerak.

Jurusan Fisioterapi menekankan fokus pada anatomi dan rehabilitasi fisik. Oleh karena itu, jurusan ini cocok bagi kamu yang tertarik pada kesehatan, anatomi tubuh, dan membantu pemulihan fisik pasien tanpa menjadi dokter atau perawat.

Meski peminatnya sedikit, rata-rata gaji yang ditawarkan untuk lulusan Fisioterapi sekitar Rp5 juta per bulan. Bahkan, fisioterapis senior dapat menghasilkan gaji lebih dari Rp10 juta per bulannya.

Dari ketujuh jurusan kuliah sepi peminat di atas, apakah jurusan Beauties termasuk salah satunya?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE