7 Red Flag yang Sering Terlihat saat First Date, Jangan Diabaikan Begitu Saja!

Nindya Putri Hermansyah | Beautynesia
Sabtu, 05 Sep 2026 13:00 WIB
2. Hanya Bicara soal Diri Sendiri
Ilustrasi membicarakan diri sendiri/Freepik: katemangostar

First date seharusnya menjadi momen untuk saling mengenal, tetapi justru dari pertemuan pertama kamu bisa melihat beberapa kebiasaan yang sebelumnya tidak terlihat lewat chat. Cara dia memperlakukan pelayan, bagaimana dia merespons ketika kamu mengatakan “tidak”, sampai apakah dia benar-benar mendengarkan ceritamu bisa memberikan gambaran tentang cara dia berinteraksi dengan orang lain.

Bukan berarti satu kesalahan kecil langsung membuat seseorang menjadi red flag. Namun, kalau ada perilaku yang membuat kamu tidak nyaman atau terus berulang sepanjang kencan, sebaiknya jangan buru-buru mengabaikannya hanya karena kamu sudah terlanjur tertarik.

Lantas, apa saja tanda red flag saat first date yang perlu diperhatikan?

1. Tidak Menghargai Orang Lain

Ilustrasi marah/Freepik: azerbaijan_stockers

Coba perhatikan bagaimana dia berbicara kepada pelayan restoran, petugas parkir, kasir, atau orang lain yang ditemui selama kencan. Jika dia mudah membentak, meremehkan, menghina, atau memperlakukan mereka dengan kasar hanya karena merasa tidak mendapatkan pelayanan sesuai keinginannya, hal ini patut diperhatikan.

Dilansir dari The Gottman Institute, sikap merendahkan atau menunjukkan penghinaan terhadap orang lain merupakan bentuk perilaku yang dapat merusak hubungan. Meski bersikap kasar kepada pelayan tidak otomatis berarti seseorang akan melakukan hal yang sama kepadamu, perilaku tersebut tetap bisa menjadi petunjuk tentang bagaimana dia memperlakukan orang lain.

2. Hanya Bicara soal Diri Sendiri

Ilustrasi membicarakan diri sendiri/Freepik: katemangostar

First date seharusnya menjadi kesempatan bagi dua orang untuk saling mengenal. Kalau sepanjang kencan dia terus bercerita tentang pekerjaan, prestasi, keluarga, atau kehidupannya tanpa pernah bertanya balik tentang kamu, percakapannya tentu bisa terasa melelahkan.

Percakapan yang baik membutuhkan rasa ingin tahu terhadap pasangan, termasuk mengajukan pertanyaan lanjutan dan benar-benar mendengarkan jawabannya. Jadi, bukan masalah jika seseorang banyak bercerita, selama percakapannya tetap berjalan dua arah.

Namun, jangan langsung menyimpulkan seseorang egois hanya karena dia banyak bicara di first date. Bisa saja dia gugup. Yang perlu diperhatikan adalah apakah dia juga memberi ruang untuk kamu bercerita dan menunjukkan ketertarikan terhadap kehidupanmu.

3. Tidak Menghargai Batasan

Ilustrasi menyentuh tanpa izin/Freepik: pressfoto

Batasan setiap orang berbeda. Kamu berhak menentukan apa yang membuatmu nyaman atau tidak nyaman, termasuk soal sentuhan fisik, tempat yang ingin didatangi, makanan, hingga kapan kamu ingin mengakhiri kencan.

Persetujuan harus diberikan secara bebas tanpa tekanan atau paksaan, dan seseorang berhak menarik persetujuannya kapan saja. Karena itu, jika kamu sudah mengatakan tidak tetapi dia terus membujuk, membuatmu merasa bersalah, atau memaksa, perilaku tersebut sebaiknya tidak diabaikan.

Kamu juga tidak perlu merasa bersalah ketika menetapkan batasan. Mengatakan “tidak” bukan berarti kamu kasar atau tidak menghargai teman kencan.

4. Suka Flexing

Ilustrasi orang suka flexing/Freepik: magnific

Menceritakan pekerjaan, pencapaian, atau barang yang dimiliki sebenarnya bukan masalah. Yang perlu diperhatikan adalah ketika hampir seluruh percakapan dipenuhi usaha untuk menunjukkan seberapa kaya, sukses, atau berpengaruh dirinya.

Misalnya, dia terus membicarakan harga barang yang dipakai, jumlah uang yang dimiliki, mobil, jabatan, atau koneksi yang dimiliki, tetapi tidak menunjukkan ketertarikan pada dirimu.

Dilansir dari penelitian dalam Journal of Personality and Social Psychology, perilaku memamerkan kekayaan atau status dapat digunakan seseorang untuk membentuk kesan tertentu di mata orang lain. Jadi, flexing tidak otomatis menunjukkan seseorang memiliki karakter buruk, tetapi bisa menjadi hal yang perlu kamu perhatikan jika dilakukan secara berlebihan.

5. Terlalu Cepat Membicarakan Komitmen Besar

Ilustrasi ajakan menikah/freepik: pressfoto

Membahas hubungan serius sebenarnya bukan sesuatu yang salah. Namun, ada perbedaan antara mengatakan “Aku memang mencari hubungan yang serius” dengan langsung membuat rencana besar bersama seseorang yang baru ditemui sekali.

Kamu bisa lebih waspada jika dia langsung memberikan perhatian yang sangat intens, membuat janji besar, atau terus mendorongmu memberikan kepastian hubungan meskipun kamu belum merasa siap.

Dilansir dari National Domestic Violence Hotline, love bombing dapat melibatkan perhatian, pujian, hadiah, atau komunikasi yang sangat intens untuk menciptakan kedekatan dengan cepat dan dalam beberapa kasus dapat menjadi bagian dari pola manipulatif.

Jadi, jangan merasa harus membalas perasaan atau intensitas seseorang hanya karena dia terlihat sangat tertarik sejak awal.

6. Tidak Menghargai Waktu

Ilustrasi telambat/freepik: drobotdean

Tanda red flag saat kencan pertama adalah saat tidak bisa menghargai waktu. Terlambat beberapa menit karena kondisi tertentu tentu bukan masalah besar. Namun, jika dia datang sangat terlambat tanpa memberikan kabar atau alasan yang jelas, lalu menganggap hal tersebut sebagai sesuatu yang biasa.

Hal lain yang juga bisa diperhatikan adalah penggunaan ponsel selama kencan. Jika dia terus melihat layar, membalas pesan, bermain media sosial, atau bahkan menerima telepon yang sebenarnya tidak mendesak ketika kamu sedang berbicara, kamu wajar merasa tidak dihargai.

7. Terlalu Banyak Membahas Mantan

Ilustrasi perempuan merasa bosan saat kencan/Freepik: drobotdean

Mantan memang bagian dari masa lalu seseorang, sehingga tidak realistis jika topik tersebut sama sekali tidak pernah muncul. Namun, kalau hampir setiap pembicaraan kembali kepada mantan, baik untuk memuji berlebihan maupun menjelek-jelekkannya, kamu bisa memperhatikan pola tersebut.

Misalnya, dia terus membandingkan kamu dengan mantan, menceritakan betapa sempurnanya mantan, atau menghabiskan sebagian besar waktu kencan untuk mengeluhkan hubungan sebelumnya.

Red flag saat first date tidak selalu berarti seseorang pasti memiliki karakter buruk atau hubungan dengannya pasti gagal. Yang paling penting, jangan mengabaikan rasa tidak nyaman hanya karena takut kehilangan kesempatan dengan seseorang yang kamu sukai. First date bukan hanya kesempatan untuk membuat orang lain tertarik kepadamu, tetapi juga kesempatan bagi kamu untuk melihat apakah dia memang orang yang membuatmu merasa dihargai dan nyaman.

__


Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE