7 Tips Menjalankan Ramadan yang Lebih Ramah Lingkungan

Distika Safara Setianda | Beautynesia
Kamis, 05 Mar 2026 06:30 WIB
4. Kurangi Konsumsi Daging Merah dan Makanan Olahan
Kurangi konsumsi daging merah dan makanan olahan

Umat Muslim di dunia saat ini sedang menjalankan puasa Ramadan. Selama 30 hari, kita menahan lapar dan haus dari matahari terbit hingga matahari terbenam.

Di bulan puasa Ramadan, biasanya identik dengan 'pemborosan makanan' karena konsumsi masyarakat mengalami peningkatan bersamaan dengan kenaikan sampah sisa makan.

Pemborosan makanan selama bulan suci Ramadan menimbulkan ancaman serius bagi planet ini. Menurut kepercayaan Islam, manusia memiliki tanggung jawab sebagai penjaga planet bumi. Makna sejati Ramadan adalah menyucikan diri, merawat tubuh, jiwa, lingkungan sekitar, dan ekosistem yang mendukung kita, Beauties.

Dilansir dari EcoMENA, bulan Ramadan adalah kesempatan emas untuk mempertimbangkan peralihan menuju gaya hidup hijau dan berkelanjutan yang ramah lingkungan, tidak mencemari, tidak boros, dan bertujuan untuk menyelamatkan sumber daya alam.

Untuk itu, agar menjadikan Ramadan 2026 yang bermakna, berikut tips menjalankan  Ramadan  lebih ramah lingkungan.

1. Kurangi Limbah Makanan

Kurangi limbah makanan./ Foto: pexels.com/bams awey

Dilansir dari Burjeel, menghindari pemborosan makanan adalah salah satu cara untuk berkontribusi menjaga kesehatan bumi kita, Beauties. Saat puasa, banyak orang mengambil banyak makanan ke piring mereka tapi kemudian membuangnya karena tak habis.

Selain itu, kebiasaan menyediakan hidangan secara berlebihan melebihi kebutuhan juga perlu diubah. Mengurangi pemborosan makanan adalah salah satu langkah menjalankan Ramadan dengan cara yang lebih ramah lingkungan.

2. Buat Daftar Belanja yang Tepat

Buat daftar belanja yang tepat./ Foto: pexels.com/Nataliya Vaitkevich

Beberapa orang cenderung membeli bahan makanan melebihi kebutuhan untuk konsumsi pribadi maupun untuk menjamu tamu. Mereka sering membeli dalam jumlah berlebihan agar tak perlu kembali ke toko atau supermarket. Padahal, membuat daftar belanja sebelum pergi ke pasar akan lebih bermanfaat dan membantu mengontrol pengeluaran.

Selain itu, pilihlah produk dengan tanggal kadaluarsa yang masih lama agar bisa digunakan dalam jangka waktu panjang. Jangan lupa untuk periksa bahan makanan di lemari es dan freezer agar bisa digunakan sebelum tanggalnya habis.

3. Konsumsi Sayuran dan Produk Organik

Konsumsi sayuran dan produk organik./ Foto: pexels.com/Yaroslav Shuraev

Menambahkan sayuran dan produk organik ke dalam makanan kita adalah cara lain untuk menjalankan Ramadan secara berkelanjutan. Pola makan nabati terbukti membantu mengurangi peradangan dan menurunkan risiko penyakit kronis.

Dengan memperbanyak konsumsi sayuran dan produk organik dalam hidangan buka puasa dan sahur, kita tidak hanya memperoleh manfaat kesehatan dari Ramadan, tapi juga memungkinkan kita untuk merayakan secara berkelanjutan.

4. Kurangi Konsumsi Daging Merah dan Makanan Olahan

Kurangi konsumsi daging merah dan makanan olahan

Konsumsi makanan nabati sebaiknya lebih banyak daripada daging, Beauties. Makanan seperti daging olahan mengandung lemak jenuh, garam, dan bahan tambahan kimia dalam jumlah tinggi.

Mengonsumsi daging olahan setiap hari menyebabkan kenaikan berat badan dan meningkatkan risiko kanker. Maka dari itu, dengan mengurangi asupan daging merah dan produk olahan akan menurunkan risiko kanker, stroke, dan penyakit jantung.

5. Hindari Makanan yang Diawetkan

Hindari makanan yang diawetkan./ Foto: pexels.com/Alejandro Aznar

Mengurangi konsumsi makanan kemasan dan makanan awetan, lalu menggantinya dengan bahan organik dan masakan segar bisa meningkatkan kesehatan sekaligus lebih ramah lingkungan. Buah dan sayuran musiman cenderung lebih segar dan mengandung antioksidan lebih tinggi dibandingkan makanan yang telah diawetkan.

Beberapa pilihan buah dan sayuran yang baik dikonsumsi saat berpuasa antara lain labu, brokoli, tomat, wortel, ubi jalar, kacang polong, buncis, jamur, bayam, kubis, apel, buah jeruk, pepaya, dan pisang.

6. Beli Produk Lokal

Beli produk lokal./pexels.com/Atlantic Ambience

Cobalah membeli produk lokal untuk mendukung produsen lokal karena lebih segar daripada produk ekspor atau makanan beku. Dengan melakukan hal tersebut, kita bisa membantu perekonomian setempat, dan juga dapat mengurangi biaya impor serta emisi karbon dioksida, Beauties.

7. Kurangi Penggunaan Plastik

Kurangi penggunaan plastik./ Foto: pexels.com/Polina Tankilevitch

Menggunakan piring dan peralatan makanan yang dapat digunakan kembali adalah langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk mengurangi sampah plastik.

Banyak orang menggunakan peralatan makanan yang terbuat dari bahan sekali pakai karena mudah digunakan, padahal penggunaan plastik berdampak buruk bagi lingkungan.

Mengurangi penggunaan air minum dalam botol plastik dan kaleng, atau membawa tas kain saat belanja bisa menjadi langkah lain yang akan mendorong keberlanjutan.

Beauties, semoga bualan suci Ramadan ini tidak hanya mengasah kemampuan mental dan fisik kita, tapi juga menjadi titik baik untuk menghormati sumber daya alam dan lingkungan kita. Semoga bermanfaat dan selamat menjalankan ibadah puasa!

---

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(sim/sim)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE