8 Barang Paling Kotor yang Kamu Sentuh Setiap Hari tapi Sering Diabaikan

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Rabu, 04 Feb 2026 16:30 WIB
HP
HP/Foto: Freepik

Barang paling kotor ternyata tidak selalu terlihat jorok atau berbau tidak sedap, bahkan banyak di antaranya terlihat bersih. Tanpa kamu sadari, benda-benda ini sering disentuh setiap hari dan berpindah dari tangan ke tangan. Karena itulah, kuman dan bakteri dengan mudah menumpuk lalu ikut masuk ke tubuh.

Mungkin kamu merasa sudah rajin mencuci tangan, tetapi bagaimana dengan benda yang kamu pegang setiap hari. Di sinilah masalah sering muncul, karena kebiasaan bersih kadang berhenti di tangan saja. Yuk, Beauties, kita bahas satu per satu melansir dari WebMD agar kamu lebih waspada dan tetap nyaman beraktivitas.

HP

HP/Foto: Freepik

HP selalu menemani kamu ke mana pun, bahkan hingga ke kamar mandi tanpa disadari. Karena sering disentuh setiap hari, permukaannya menjadi tempat favorit bakteri berkembang. Beberapa penelitian bahkan menyebutkan hp bisa lebih kotor daripada dudukan toilet.

Masalahnya, HP jarang dibersihkan secara rutin oleh pemiliknya sendiri. Padahal, tangan yang belum bersih langsung memegang layar, lalu menyentuh wajah atau makanan. Mulai sekarang, biasakan membersihkan HP dan mencuci tangan setelah beraktivitas.

Remote TV

Remot TV/Foto: Freepik

Remote hampir selalu berpindah tangan, mulai dari anggota keluarga hingga tamu yang datang. Tidak jarang, remote jatuh ke lantai atau terselip di sofa yang jarang dibersihkan. Kondisi ini membuatnya menjadi sarang kuman yang nyaman.

Sayangnya, remote sering terlihat bersih secara visual sehingga jarang diperhatikan. Padahal, membersihkannya secara rutin bisa membantu mengurangi penyebaran bakteri. Lap dengan tisu antibakteri agar lebih aman digunakan.

Keyboard Komputer

Keyboard Komputer/Foto: Freepik

Keyboard menjadi saksi berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, makan, hingga bermain bersama anak. Remah makanan, debu, dan cairan sering masuk ke sela-sela tombol. Kondisi ini membuat bakteri berkembang dengan mudah.

Membersihkan keyboard memang terlihat sepele, tetapi dampaknya besar bagi kebersihan. Dengan membersihkannya secara rutin, kamu bisa mengurangi risiko kuman berpindah ke tangan. Cukup gunakan alkohol dan kapas secara perlahan.

Spons Cuci Piring

Spons Cuci Piring/Foto: Freepik

Spons selalu basah dan digunakan untuk membersihkan sisa makanan setiap hari. Kondisi ini menjadikannya tempat ideal bagi bakteri untuk berkembang. Bahkan, spons sering disebut sebagai benda paling kotor di rumah.

Meski sering dibilas, spons tetap menyimpan kuman dalam jumlah besar. Bau tidak sedap biasanya menjadi tanda awal masalah. Sebaiknya, ganti spons secara rutin agar dapur tetap higienis.

Tempat Simpan Sikat Gigi

Tempat Simpan Sikat Gigi/Foto: Freepik

Banyak orang mengira pasta gigi sudah cukup melindungi dari kuman. Padahal, sisa air dan bakteri menetes ke tempat penyimpanan sikat gigi. Akibatnya, kuman justru menumpuk di area ini.

Jika tidak dibersihkan rutin, bakteri bisa kembali ke sikat gigi. Hal ini tentu berdampak pada kesehatan mulut kamu. Membersihkan tempat sikat gigi secara berkala sangat dianjurkan.

Mainan Hewan Peliharaan

Mainan Hewan Peliharaan/Foto: Freepik

Hewan peliharaan sering menggigit dan membawa mainannya ke berbagai sudut rumah. Air liur dan kotoran membuat mainan menjadi lembab dan penuh bakteri. Kondisi ini jarang disadari oleh pemiliknya.

Membersihkan mainan hewan peliharaan sangat penting demi kebersihan rumah. Mainan karet bisa dicuci, sementara yang berbahan kain sebaiknya dicuci rutin. Dengan begitu, lingkungan tetap sehat.

Uang

Uang/Foto: Freepik

Uang berpindah dari satu tangan ke tangan lainnya tanpa pernah dicuci. Banyak orang memegang uang sambil makan atau setelah beraktivitas. Hal ini membuat kuman mudah menyebar.

Meski sulit dihindari, kebiasaan mencuci tangan setelah memegang uang sangat dianjurkan. Dengan langkah sederhana ini, risiko bakteri masuk ke tubuh bisa dikurangi. Jangan anggap sepele, ya.

Handuk Dapur

Handuk Dapur/Foto: Freepik

Handuk dapur digunakan untuk mengeringkan tangan, piring, hingga membersihkan tumpahan. Akibatnya, berbagai jenis bakteri menumpuk di satu tempat. Sayangnya, handuk sering jarang diganti.

Mencuci handuk dapur secara rutin dapat mengurangi risiko penyebaran kuman. Semakin sering dicuci, semakin kecil kemungkinan bakteri bertahan. Ini kebiasaan sederhana yang berdampak besar.

Menjaga kebersihan tidak hanya soal mencuci tangan, tetapi juga memperhatikan benda yang kamu sentuh setiap hari. Barang paling kotor sering kali ada di sekitar kita tanpa disadari. Karena itulah, kesadaran kecil bisa memberi perubahan besar.

Dengan membersihkan barang yang kotor secara rutin, kamu membantu melindungi diri dan keluarga. Yuk, Beauties, mulai lebih peduli dengan kebersihan benda di sekitar kamu.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.