8 Cara Memilih Hewan Kurban yang Sehat dan Sesuai Syariat

Nindya Putri Hermansyah | Beautynesia
Rabu, 20 May 2026 15:15 WIB
4. Lihat Ekor dan Telinganya
Cek telinga hewan kurban/Freepik: freepik

Menjelang Hari Raya Iduladha, kebutuhan hewan kurban biasanya meningkat drastis. Banyak orang mulai mencari kambing, domba, atau sapi terbaik untuk dijadikan hewan kurban. Namun, memilih hewan kurban bukan hanya soal ukuran atau harga, melainkan juga harus memperhatikan kondisi kesehatan dan ketentuan dalam syariat Islam.

Selain memastikan ibadah kurban menjadi sah, pemilihan hewan yang sehat juga penting agar daging aman dikonsumsi. Karena itu, calon pembeli perlu lebih teliti sebelum memutuskan membeli hewan kurban.

Lalu, bagaimana cara memilih hewan kurban yang sehat dan sesuai syariat, Beauties?

1. Pastikan Usia Hewan Sudah Memenuhi Syarat

Ilustrasi hewan yang belum memenuhi syarat usia/Freepik: freepic.diller

Dalam Islam, hewan kurban memiliki batas usia minimal agar ibadah dianggap sah. Kambing dan domba umumnya harus berusia minimal satu tahun, sedangkan sapi minimal dua tahun. Ketentuan ini dijelaskan dalam berbagai hadis dan panduan fikih kurban.

Menurut penjelasan dari Islamic Relief, usia hewan biasanya dapat dilihat dari pergantian gigi. Beauties, jangan hanya percaya pada perkiraan penjual, tetapi pastikan kondisi fisik hewan benar-benar sesuai.

2. Pilih Hewan yang Aktif dan Tidak Lesu

Ilustrasi hewan kurban yang lemas dan tidak aktif/Freepik: vwakadale

Kondisi fisik hewan bisa menjadi tanda utama kesehatannya. Hewan yang sehat biasanya tampak lincah, mata terlihat cerah, dan tidak mengalami kesulitan berjalan. Menurut Food and Agriculture Organization, hewan yang sakit cenderung terlihat lemah, kurang aktif, dan mengalami perubahan perilaku.

Selain itu, perhatikan apakah hewan memiliki nafsu makan yang baik. Beauties, hindari memilih hewan yang tampak terlalu kurus atau sering berdiam diri tanpa respons.

3. Periksa Mata, Hidung, dan Bulu Hewan

Periksa fisik hewan kurban/Freepik: freepik

Hewan kurban yang sehat biasanya memiliki mata jernih, hidung tidak berair berlebihan, dan bulu yang bersih serta tidak rontok parah. Menurut World Organisation for Animal Health, perubahan pada mata atau hidung dapat menjadi tanda infeksi atau penyakit tertentu. Selain itu, pastikan tidak ada luka terbuka atau tanda penyakit kulit pada tubuh hewan. 

4. Lihat Ekor dan Telinganya

Cek telinga hewan kurban/Freepik: freepik

Saat memilih hewan kurban, perhatikan juga kondisi ekor dan telinganya. Hewan yang sehat umumnya memiliki telinga yang bersih, utuh, tidak luka, dan tidak dipenuhi parasit seperti kutu. Selain itu, ekor hewan juga sebaiknya utuh dan tampak bersih tanpa tanda infeksi atau kotoran berlebihan.

Menurut penjelasan dari World Organisation for Animal Health, bagian tubuh seperti telinga dan area belakang hewan dapat menjadi indikator awal adanya penyakit atau gangguan kesehatan. 

5. Pastikan Hewan Tidak Cacat

Ilustrasi sapi kurus dan sakit-sakitan/Freepik: rawpixel.com

Dalam syariat Islam, hewan kurban tidak boleh memiliki cacat fisik yang jelas karena dapat memengaruhi keabsahan ibadah kurban. Dalam hadis Nabi Muhammad yang diriwayatkan dalam Sunan Abu Dawud dijelaskan bahwa hewan yang buta sebelah secara nyata, sakit parah, pincang yang terlihat jelas, atau sangat kurus hingga tidak memiliki sumsum tulang tidak sah untuk dijadikan kurban. Karena itu, penting untuk memeriksa kondisi tubuh hewan secara menyeluruh sebelum membeli.

6. Cek Kondisi Kebersihan Kandang

Ilustrasi kandang hewan kurban/Freepik: freepik

Kondisi kandang juga penting diperhatikan sebelum membeli hewan kurban. Kandang yang bersih, tidak terlalu becek, dan memiliki sirkulasi udara baik biasanya menunjukkan bahwa hewan dirawat dengan benar. Lingkungan yang kotor dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit pada hewan.

Menurut Food and Agriculture Organization, kebersihan kandang menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga kesehatan ternak. Beauties, memilih hewan dari tempat yang bersih dapat membantu mengurangi risiko mendapatkan hewan yang kurang sehat.

7. Pilih Penjual atau Peternak Terpercaya

Ilustrasi peternak terpercaya/Freepik: freepik

Memilih penjual atau peternak terpercaya sangat penting agar kamu mendapatkan hewan kurban yang sehat dan sesuai syariat. Penjual yang profesional biasanya memahami kondisi ternaknya dengan baik, mulai dari usia hewan, riwayat kesehatan, hingga perawatan sehari-hari. Mereka juga cenderung lebih terbuka saat pembeli bertanya tentang kondisi hewan yang dijual.

Menurut penjelasan dari Food and Agriculture Organization, peternak yang menerapkan perawatan ternak dengan baik berperan penting dalam menjaga kualitas dan kesehatan hewan. 

8. Pastikan Hewan Sudah Mendapat Pemeriksaan Kesehatan

Ilustrasi hewan sudah dapat pemeriksaan dokter/Freepik: senivpetro

Saat ini, banyak hewan kurban yang sudah melalui pemeriksaan dokter hewan sebelum dijual. Pemeriksaan ini penting untuk memastikan hewan bebas dari penyakit menular dan layak dikonsumsi. Menurut World Health Organization, pemeriksaan kesehatan hewan berperan penting dalam menjaga keamanan pangan dan kesehatan masyarakat. 

Beauties, memilih hewan kurban yang sehat dan sesuai syariat bukan hanya soal memenuhi kewajiban ibadah, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap kualitas dan keamanan daging yang akan dibagikan. Dengan lebih teliti sebelum membeli, kamu bisa menjalankan ibadah kurban dengan lebih tenang dan bermakna.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.