8 Manfaat Menjalani Konseling Pranikah untuk Calon Pasutri
Mengarungi bahtera rumah tangga bukanlah hal yang mudah. Karena itu, ada banyak proses yang perlu dilewati sebelum kamu dan pasangan resmi menjadi pasangan suami istri.
Salah satu proses yang perlu dilewati adalah konseling pranikah. Program ini ditujukan untuk mendidik dan mempersiapkan calon pengantin untuk menghadapi pasang surut pernikahan, melatih keterampilan, dan mendukung pengembangan hubungan.
Ada baiknya bila kamu dan pasangan menjalani konseling ini untuk mendapatkan perspektif tentang bagaimana pernikahan dan mengindentifikasi potensi konflik yang akan terjadi, dan cara mengatasinya. Adapun manfaat dari konseling pranikah bagi sepasang calon suami istri adalah sebagai berikut. Simak!
1. Membantu Mengatasi Masalah Penting
Membantu mengatasi masalah penting/Foto: Pexels/Anna Pou
Dilansir dari Bonobology, memiliki harapan tertentu dari pasangan tanpa pernah membicarakannya dapat menyebabkan pertikaian dalam pernikahan. Seperti kapan waktu yang tepat untuk berinvestasi rumah, kapan memiliki anak, dan berapa lama harus menunggu atau mengusahakan hadirnya keturunan.
Banyak dari harapan ini dapat menjadi penghalang jika tidak dikomunikasikan tepat waktu. Hal-hal yang perlu direncanakan dapat dibicarakan sebelumnya dalam program konseling pranikah.
2. Meningkatkan Kemampuan Mengatasi Konflik
Meningkatkan kemampuan mengatasi konflik/Foto: Pexels/Timur Weber
Setelah pasangan menyesuaikan diri dengan ritme kehidupan pernikahan, konflik baru pasti akan muncul. Tidak peduli seberapa kecil atau seriusnya, masalah tersebut harus ditangani. Seorang konselor dapat menawarkan nasihat pranikah tentang cara bereaksi terhadap berbagai situasi saat muncul.
Jika muncul perbedaan, maka berteriak, melempar barang, atau marah bukanlah pendekatan yang tepat untuk menyelesaikan konflik. Terapi daring pranikah atau sesi tatap muka membantumu mempelajari cara menyelesaikan konflik secara efektif, menyelesaikan masalah tertentu dengan diskusi yang tenang.
3. Mengajari Cara Menghargai Perbedaan
Mengajari cara menghargai perbedaan/Foto: Pexels/Olly
Terapi pranikah sering kali membantu mengakui perbedaan-perbedaan antarpasangan dengan pikiran terbuka, kejujuran, dan pandangan untuk menerima perbedaan-perbedaan tersebut daripada mencoba meniadakannya.
Ini membantumu mengidentifikasi faktor-faktor yang akan membantumu membuat keputusan yang menghargai nilai-nilai setiap orang.
4. Belajar Mengatasi Ekspektasi dalam Pernikahan
Belajar mengatasi ekspektasi dalam pernikahan/Foto: Pexels/Yi Ren
Setiap orang memiliki gambaran tentang pernikahan di kepala mereka. Namun, pernikahan mungkin tidak selalu berjalan sesuai ekspektasi. Itu dapat menyebabkan kekecewaan. Membicarakan ekspektasi tersebut sebelumnya memastikan pernikahan dengan fondasi yang kuat. Bertunangan berarti melakukan percakapan terbuka tentang ekspektasimu tentang pernikahan.
Namun, tidak semua orang merasa nyaman mengekspresikan diri mereka atau bahkan tahu bahwa mereka memiliki rasa tidak aman yang terpendam yang harus mereka bagikan. Untuk itulah program konseling pranikah ada.
5. Mempererat Hubungan Emosional
Mempererat hubungan emosional/Foto: Pexels/Olly
Dikutip dari LinkedIn, konseling pranikah berfokus pada penguatan ikatan emosional antara pasangan. Melalui diskusi yang intensif, kamu dan pasangan lebih bisa memahami lebih dalam, meningkatkan hubungan emosional, menciptakan lingkungan yang saling mendukung, dan penuh kasih. Pun, menjadi proses mengenal pasangan di tingkat yang lebih dalam.
6. Lebih Berani Membahas Masa Lalu
Lebih berani membahas masa lalu/Foto: Pexels/Timur Weber
Mengutip Marriage, konseling pranikah adalah kesempatan untuk pasangan membahas masa lalu masing-masing secara terbuka. Hal ini penting karena hubungan romantis dan keluarga di masa lalu dapat membawa beban emosional dalam kehidupan pernikahan. Belajar mengatasi masa lalu dapat memberimu gambaran yang lebih baik tentang bereaksi dan menanggapi keadaan tertentu dengan pasangan.
7. Bisa Mendiskusikan Keuangan dengan Nyaman
Bisa mendiskusikan keuangan dengan nyaman/Foto: Pexels/Tima Miroshnichenko
Uang merupakan alasan umum terjadinya perselisihan dalam pernikahan. Salah satu alasan orang memilih untuk berpisah berkaitan dengan bagaimana salah satu pasangan mengelola keuangan mereka. Satu studi penelitian menemukan bahwa uang secara statistik merupakan salah satu konflik pernikahan yang paling sering terjadi.
Konseling pernikahan sebelum menikah akan membantumu merasa nyaman mendiskusikan tujuan keuangan. Pasangan yang baru bertunangan perlu belajar bagaimana mendiskusikan keuangan dengan nyaman.
Topik harus mencakup apakah kedua pasangan akan bekerja penuh waktu, bagaimana keuangan akan dibagi, dan siapa yang akan menanggung pengeluaran apa. Juga pembicaraan mengenai utang piutang, tujuan keuangan masa depan, dan pekerjaan.
8. Mencegah Perceraian
Mencegah perceraian/Foto: Pexels/cottonbro
Konseling pranikah adalah cara yang bagus untuk mempersiapkanmu menghadapi masa depan dan memperkuat komitmen satu sama lain sebelum menikah. Ini juga akan meningkatkan kebahagiaan secara keseluruhan dan menurunkan kemungkinan perceraian dibandingkan dengan pasangan yang menikah tanpa terapi sebelumnya.
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!