8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat di Dunia

Belinda Safitri | Beautynesia
Senin, 01 Jun 2026 15:30 WIB
7. Uganda
Uganda/ Foto: All Africa

Saat bepergian ke luar negeri, banyak orang hanya fokus menyiapkan destinasi wisata, makanan, atau itinerary perjalanan. Padahal, memahami aturan berpakaian di negara tujuan juga sangat penting agar tidak menimbulkan masalah selama berada di sana.

Beberapa negara di dunia diketahui memiliki aturan berpakaian yang cukup ketat, baik karena faktor budaya, agama, hingga aturan pemerintah. Bahkan, ada negara yang melarang jenis pakaian tertentu di tempat umum dan memberikan sanksi bagi pelanggarnya.

Dirangkum dari World Atlas dan Solo Female Traveler, simak deretan negara dengan aturan berpakaian paling ketat di dunia! 

1. Iran

Iran/ Foto: KERA News

Aturan berpakaian di Iran mewajibkan perempuan mengenakan hijab dan pakaian longgar yang menutupi tubuh. Meski beberapa kota besar seperti Teheran mulai terlihat lebih longgar dalam praktik sehari-hari, aturan resmi negara tetap berlaku dan harus dipatuhi, termasuk oleh wisatawan asing.

Bagi warga lokal, pelanggaran aturan berpakaian dapat berujung pada penangkapan, kelas pendidikan ulang, hingga hukuman fisik dari polisi moral. Sementara wisatawan biasanya mendapat teguran atau denda. 

2. Arab Saudi

Arab Saudi/ Foto: The Guardian

Dulu, perempuan di Arab Saudi diwajibkan mengenakan abaya hitam panjang saat berada di tempat umum. Kini aturan tersebut mulai lebih fleksibel, terutama di kota-kota besar seperti Riyadh dan Jeddah yang memiliki suasana lebih modern dan kosmopolitan.

Meski perempuan non-Muslim tidak lagi diwajibkan memakai jilbab, wisatawan tetap dianjurkan mengenakan pakaian yang sopan dan tertutup, terutama saat mengunjungi tempat keagamaan atau daerah konservatif. 

3. Afghanistan

Afghanistan/ Foto: LSE Blogs

Di bawah pemerintahan Taliban, aturan berpakaian perempuan di Afghanistan semakin diperketat. Perempuan diwajibkan mengenakan burqa atau pakaian longgar yang menutupi tubuh dan wajah saat berada di ruang publik.

Tak hanya soal pakaian, berbagai pembatasan lain terhadap perempuan juga diberlakukan, termasuk pembatasan aktivitas di ruang publik. Pelanggaran aturan dapat berujung hukuman berat seperti denda, hukuman fisik, hingga intimidasi di depan umum. Karena kondisi politik dan keamanan yang masih tidak stabil, banyak organisasi internasional juga tidak menyarankan perjalanan non-esensial ke Afghanistan.

4. Korea Utara

Korea Utara/ Foto: North Korean Review

Korea Utara dikenal sebagai salah satu negara paling tertutup di dunia, termasuk dalam urusan penampilan masyarakatnya. Pemerintah memiliki daftar gaya rambut yang dianggap sesuai dengan standar sosial negara.

Pria dilarang memanjangkan rambut melebihi batas tertentu, sementara perempuan harus memakai rok sepanjang lutut atau lebih panjang, dan celana panjang umumnya tidak dianjurkan.

Mengenakan celana jeans dianggap tidak sopan, bahkan ilegal, karena dikaitkan dengan pengaruh Barat. Perempuan lokal yang melanggar norma-norma ini mungkin menghadapi teguran atau dipaksa mengikuti program pendidikan ulang ideologis, dipermalukan di depan umum, atau bahkan dipenjara.

5. Maladewa

Maladewa/ Foto: United Nations in Maldives

Sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim, Maladewa menerapkan standar berpakaian yang cukup ketat, termasuk di luar area resor wisata. Meski terkenal dengan pantai dan lautnya yang indah, penggunaan bikini atau pakaian terbuka hanya diperbolehkan di pantai tertentu yang memang disediakan khusus untuk wisatawan.

Di area publik, wisatawan dianjurkan mengenakan pakaian yang lebih tertutup, terutama perempuan. Bahkan, mengenakan gaun lilit atau penutup tambahan di atas pakaian renang sering disarankan karena dianggap lebih sopan dan aman agar tidak menarik perhatian yang tidak diinginkan.

6. Yunani

Yunani/ Foto: Islands

Yunani sangat terkenal dengan bangunan kuno dan situs sejarahnya yang mendunia. Namun, tidak semua jenis pakaian atau alas kaki bebas digunakan, terutama di lokasi bersejarah seperti Akropolis.

Penggunaan sepatu hak tinggi dilarang di sejumlah situs kuno karena dianggap dapat merusak permukaan bangunan bersejarah. Selain itu, di kawasan biara Meteora, wisatawan juga diminta mengenakan pakaian sopan yang menutupi bahu dan lutut sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi setempat.

7. Uganda

Uganda/ Foto: All Africa

Uganda termasuk negara yang sangat konservatif dalam hal penampilan. Pada tahun 2014, pemerintah setempat sempat mengesahkan Undang-Undang Anti-Pornografi yang secara populer dikenal sebagai "Miniskirt Law" (Undang-Undang Rok Mini). Aturan ini melarang penggunaan pakaian yang dianggap provokatif atau memperlihatkan bagian tubuh di atas lutut di tempat umum.

Namun, undang-undang ini memicu kontroversi besar dan protes dari kelompok hak asasi manusia karena sering disalahgunakan untuk melakukan pelecehan terhadap perempuan. Setelah melalui proses hukum yang panjang, pada tahun 2021 Mahkamah Konstitusi Uganda akhirnya membatalkan pasal-pasal tersebut. 

Walaupun aturan hukumnya sudah dicabut, wisatawan tetap diimbau untuk berpakaian sopan dan tertutup, terutama saat berkunjung ke daerah pedesaan atau situs-situs keagamaan, guna menghormati nilai-nilai sosial masyarakat setempat yang masih sangat menjunjung tinggi kesantunan.

8. Sudan

Sudan/ Foto: UN Women Africa

Sudan juga sempat dikenal sebagai salah satu negara dengan aturan berpakaian paling ketat di dunia melalui "Undang-Undang Ketertiban Umum" yang berdasarkan interpretasi hukum Syariah yang kaku. Di masa lalu, perempuan di Sudan menghadapi risiko penangkapan hingga hukuman cambuk hanya karena mengenakan celana panjang atau tidak mengenakan kerudung di tempat umum.

Namun, sejak perubahan pemerintahan pada tahun 2019, Sudan telah mencabut undang-undang tersebut sebagai bagian dari reformasi hak asasi manusia. Meski secara hukum hukuman cambuk untuk pakaian telah dihapuskan, wisatawan dan penduduk lokal tetap disarankan untuk berpakaian sangat sopan.

Di luar ibu kota Khartoum, nilai-nilai tradisional masih sangat kuat, dan mengenakan pakaian yang menutup bahu serta kaki tetap menjadi standar keamanan dan penghormatan terhadap budaya setempat.

Itulah beberapa negara dengan aturan berpakaian paling ketat di dunia. Bagaimana menurutmu, Beauties? 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE