9 Daftar Kebakaran Terbesar di Indonesia Sepanjang Sejarah

Natasha Riyandani | Beautynesia
Rabu, 02 Sep 2026 13:30 WIB
2. Kebakaran Hutan di Kalimantan Timur (1982)
Ilustrasi kebakaran hutan tahun 1982/ Foto: Unsplash.com/Matt Palmer

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi ancaman tahunan di Indonesia, terutama saat musim kemarau. Panas ekstrem dan kekeringan disebut sebagai salah satu pemicu kebakaran. Sementara, sebagian lain dipicu oleh aktivitas manusia berupa pembukaan hutan demi kepentingan perkebunan atau pertanian.

Misalnya saja, kebakaran hutan di Kalimantan yang sedang menjadi sorotan internasional. Berdasarkan data laporan terbaru, perkiraan luas lahan yang terbakar sejak Januari hingga Agustus 2026 menembus angka lebih dari 54.000 hektar. Dengan titik terparahnya berada di Kalimantan Barat.

Berikut ini daftar 9 kasus kebakaran terbesar di Indonesia sepanjang sejarah, seperti dilansir dari detikInet.

1. Bandung Lautan Api (1946)

Kota Bandung/ Foto: Unsplash.com/Abdul Ridwan

Berbicara perihal peristiwa kebakaran terbesar di Indonesia, masyarakat tentu tidak lupa dengan sejarah Bandung Lautan Api. Sesuai namanya, ini adalah peristiwa kebakaran besar yang terjadi di Bandung, Jawa Barat, pada malam tanggal 23 Maret 1946.

Sekitar 200.000 warga Bandung membakar rumah mereka sendiri dan mengungsi ke pegunungan. Tujuannya untuk mencegah tentara Sekutu menggunakan Kota Bandung sebagai markas strategis militer.

Langkah ini menjadi strategi penting dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, mengingat kekuatan Tentata Republik Indonesia (TRI) dengan Sekutu sangat berketimpangan.

Peristiwa ini pun menginspirasi Ismail Marzuki dan para pejuang Indonesia untuk mengubah dua baris terakhir lirik lagu ‘Halo, Halo Bandung’ yang semakin mengunggah semangat patriotisme dan perjuangan rakyat Indonesia.

Istilah “Bandung Lautan Api” sendiri dipopulerkan oleh wartawan muda saat itu, Ace Bastaman, setelah melihat Kota Bandung dari atas bukit menyala merah bak lautan api.

2. Kebakaran Hutan di Kalimantan Timur (1982)

Ilustrasi kebakaran hutan tahun 1982/ Foto: Unsplash.com/Matt Palmer

Kebakaran hutan dan lahan pada tahun 1982-1983 di Kalimantan Timur merupakan peristiwa kebakaran paling parah pertama dalam sejarah Indonesia. Dengan menghanguskan lebih dari 3,2 juta hektar hutan, yang sebagian besar merupakan hutan hujan primer.

Akibatnya, beragam flora, fauna, serta habitat satwa liar seperti orangutan Kalimantan dan Bekantan musnah tak tersisa. Sementara, kerugian ekonomi saat itu diperkirakan mencapai lebih dari Rp6 triliun.

Diketahui, penyebab utama kebakaran hebat ini karena musim kemarau yang sangat panjang dan ekstrem. Diperparah oleh kegiatan pembalakan liar yang meninggalkan limbah kayu mudah terbakar, serta pembukaan lahan dengan cara membakar. Alhasil, kebakaran besar pun tak dapat terhindari.

3. Kebakaran Hutan di Sumatra, Kalimantan, dan Riau (1997)

Ilustrasi kebakaran hutan tahun 1997/ Foto: Unsplash.com/Dirk Erasmus

Indonesia kembali mengalami salah satu kebakaran hutan dan lahan terbesar dalam sejarah pada tahun 1997 – 1998. Rangkaian kebakaran yang terjadi di wilayah Sumatra, Kalimantan, dan Riau ini diperkirakan menghanguskan hutan mencapai lebih dari 9 juta hektare.

Penyebab utamanya dipicu oleh kemarau ekstrem dan diperparah dengan aktivitas pembukaan lahan oleh manusia. Kabut asap tebal pun terjadi di sejumlah wilayah, bahkan menyebar hingga ke negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

Diketahui, kebakaran hutan ini menyebabkan sekitar 240 korban jiwa, 100.000 orang menderita gangguan pernapasan dan sesak nafas, serta lebih dari 200.000 warga harus mengungsi.

4. Pembakaran Plaza Sentral Klender (1998)

Kebakaran Plaza Sentral Klender tahun 1998/ Foto: dok. Facebook

Kerusuhan Mei 1998 merupakan tragedi kelam dalam sejarah bangsa Indonesia di masa Orde Baru. Pembakaran Plaza Sentral Klender atau Mal Yogya pada 15 Mei 1998 menjadi salah satu bagian dari peristiwa tersebut, di mana memakan ratusan korban jiwa.

Meskipun “dalang” dibalik kebakaran hebat ini masih menjadi misteri. Namun, berdasarkan cerita yang ada, peristiwa ini berawal saat ratusan warga diprovokasi oleh sekelompok pria berseragam SMA untuk menjarah mal yang terletak di Klender, Jakarta Timur tersebut.

Setelahnya, mereka menyiramkan bensin dan membakar seluruh mal, menjebak ratusan orang di dalamnya yang sedang menjarah. Beberapa korban mencoba melarikan diri dengan melompat dari gedung, sementara yang lain terbakar hidup-hidup karena api langsung membesar dan membakar seluruh mal.

Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) memperkirakan jumlah korban mencapai 488 orang meninggal dunia dalam kebakaran tragis ini.

5. Kebakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan (2015)

Ilustrasi kebakaran hutan tahun 2015/ Foto: Unsplash.com/Emma Renly

Pada tahun 2015, kebakaran hutan dan lahan kembali tercatat sebagai salah satu bencana lingkungan terbesar dalam sejarah Indonesia. Dengan luas area terbakar mencapai sekitar 2,6 juta hektare, menyebabkan sejumlah wilayah di Pulau Sumatra dan Kalimantan mengalami kabut asap tebal selama berbulan-bulan.

Fenomena kekeringan panjang akibat iklim El Nino disebut sebagai faktor utamanya. Disamping itu, aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar di atas lahan gambut yang kering membuat api menjalar di bawah permukaan tanah sehingga sangat sulit dipadamkan.

Kerugian ekonomi saat itu ditaksir lebih dari Rp220 triliun akibat lumpuhnya aktivitas ekonomi, transportasi, dan kesehatan.

6. Kebakaran Pulau Komodo (2018)

Ilustrasi kebakaran Pulau Komodo tahun 2018/ Foto: Unsplash.com/gladys rovetta

Kebakaran padang savana di dalam wilayah Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 1 Agustus 2018, merupakan kejadian kedua yang terjadi di tahun yang sama.

Sebanyak 10 hektare padang rumput di Gili Lawadarat hangus dilalap ‘si jago merah’. Penyebabnya diketahui berasal dari api rokok yang dibuang oleh pengunjung di puncak Gili Lawadarat.

Meskipun bukan yang terbesar, namun peristiwa kebakaran ini sempat menarik perhatian publik dan berdampak besar bagi pariwisata lokal. Padang savana yang ikonis dengan ‘rumput berdesis’ itu pun terpaksa tutup untuk sementara waktu.

7. Karhutla di Kawah Wurung Ijen (2023)

Ilustrasi kebakaran Kawah Wurung tahun 2023/ Foto: Unsplash.com/Karsten Winegeart

Kebakaran hutan dan lahan juga pernah melanda kawasan wisata Kawah Wurung, yang terletak di Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen, Bondowoso, Jawa Timur, pada tanggal 30 Agustus 2023.

Tercatat, lahan seluas 20 hektare ludes dilalap api. Kebakaran baru berhasil dipadamkan setelah tim gabungan bergotong-royong memadamkan api selama kurang lebih 15 jam.

Menurut Wakil Administratur Perhutani KPH Bondowoso saat itu, Eny Handayani, menyatakan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran Kawah Wurung akibat ulah manusia.

8. Kebakaran Bromo (2023)

Ilustrasi kebakaran Bromo tahun 2023/ Foto: Unsplash.com/Malachi Brooks

Masih di tahun 2023, salah satu kebakaran terparah terjadi di kawasan Gunung Bromo, tepatnya di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), pada 6 September 2023.

Kabar kebakaran ini pun langsung menjadi sorotan publik. Masyarakat dibuat geram karena kebakaran hebat yang menghanguskan wilayah savana dan bukit seluas lebih dari 500 hektare itu dipicu oleh kecerobohan rombongan yang sedang melakukan foto prewedding.

Kebakaran itu terjadi setelah pengunjung melempar flare untuk keperluan foto. Percikan api dari flare mengenai rumput kering dan api pun dengan cepat menyebar.

Api baru berhasil dipadamkan secara total pada 14 September, atau sekitar seminggu setelah peristiwa tersebut. Dengan kerugian akibat kejadian ini diperkirakan sebesar Rp5,4 miliar.

9. Kebakaran Depo Plumpang (2023)

Kebakaran Depo Plumpang tahun 2023/ Foto: dok. CNN Indonesia/ Prima

Kebakaran yang terjadi di Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, pada 3 Maret 2023, menjadi salah satu insiden industri migas terbesar dalam sejarah Indonesia. Lokasinya yang berada di kawasan padat penduduk menyebabkan banyak korban jiwa.

Akibat kejadian ini, puluhan orang meninggal dunia dan mengalami luka bakar, serta ratusan warga kehilangan tempat tinggal akibat api dengan cepat merembet ke rumah-rumah warga.

Musibah ini pun meninggalkan trauma bagi warga setempat, yang kini khawatir akan potensi ancaman kebakaran serupa di masa depan.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE