Alasan Tubuh Perlu Waktu Istirahat dari Olahraga Rutin

Pratitis Nur Kanariyati | Beautynesia
Rabu, 02 Sep 2026 15:15 WIB
Alasan Tubuh Perlu Waktu Istirahat dari Olahraga Rutin
Tubuh perlu waktu istirahat dari olahraga rutin/Foto: Magnific.com

Olahraga rutin itu penting, tetapi melakukannya tanpa hari istirahat bukan ide yang bagus. Justru itu dapat menyebabkan cedera pada otot, jaringan, atau sendi, serta memicu kelelahan dan burnout.

Apa sih itu hari istirahat? Hari istirahat atau sering disebut rest day adalah jeda dari latihan intensitas tinggi yang diperlukan oleh tubuh untuk pemulihan otot serta meredakan stres fisik dan mental.

Sepenting itukah rehat dari olahraga rutin? Berapa lama waktu idealnya? Merujuk penelitian dan pakar di bidangnya, berikut penjelasannya.

Rest Day dari Olahraga Rutin Itu Penting Menurut Pakar dan Penelitian

Rest day dari olahraga rutin itu penting/Foto: Magnific.com/Benzoix

Olahraga secara rutin termasuk salah satu cara terbaik untuk menjaga kesehatan tetap optimal. Namun, aktivitas berat yang dilakukan terus-menerus tanpa istirahat yang cukup justru berdampak buruk pada kesehatan.

Hal tersebut didukung oleh beberapa penelitian dan personal trainer, Rachel MacPherson, CPT, CSCS., seperti yang dilansir dari EatingWell.

“Jika berlatih terlalu keras, otot dan sistem saraf tidak memiliki waktu untuk pulih. Hal ini dapat memicu masalah seperti kelemahan otot, kelelahan, dan penurunan performa, sekaligus menghambat tujuan olahraga yang sudah ditetapkan,” ujar MacPherson.

Penelitian yang dipublikasikan European Journal of Sport Science (2023) dan Biology of Sport (2022) juga mempertegas bahwa melakukan olahraga intensitas tinggi tanpa jeda pemulihan yang cukup berkaitan erat dengan penurunan performa, gangguan hormonal, dan peningkatan risiko cedera.

Jadi, rest day sangatlah penting. Rest day bermanfaat dalam mengurangi rasa nyeri, memperbaiki dan membangun massa otot, mencegah cedera, serta mengistirahatkan pikiran. 

Apa yang Dilakukan saat Rest Day?

Rest day itu penting/Foto: Magnific.com/Senivpetro

Meskipun dalam mode ‘istirahat’, kamu tetap boleh melakukan aktivitas fisik. Bedanya, aktivitas yang dilakukan selama rest day adalah aktivitas latihan ringan dan low impact sejenis yoga, jalan santai, berenang, dan bersepeda.

Idealnya, rest day dilakukan setidaknya satu hari setelah melakukan 7-10 hari latihan. Hal ini membantu tubuh untuk tetap fokus dan terhindar dari cedera.

Jangan memaksakan diri terlalu keras untuk berolahraga. Pahami dan dengarkan sinyal dari tubuh. Olahraga dengan intensitas rendah namun konsisten lebih baik dibandingkan intensitas tinggi yang tidak berkelanjutan.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE