Alasan Pasangan Bertengkar Harus Berpegangan Tangan, Salah Satunya Bikin Tenang!

Retno Anggraini | Beautynesia
Kamis, 02 Feb 2023 20:00 WIB
Alasan Pasangan Bertengkar Harus Berpegangan Tangan, Salah Satunya Bikin Tenang!
Manfaat berpegangan tangan bagi pasangan yang bertengkar/Freepik.com/milanmarkovic

Pertengkaran dalam suatu hubungan tidak bisa dihindari. Kita tidak membicarakan tentang perkelahian yang tidak sehat, hubungan beracun, atau saling menghina, tapi perbedaan pendapat yang kadang sulit diungkapkan.

"Menghindari konflik tidak akan berhasil," kata Caitlin Cantor, seorang ahli pasangan bersertifikat dan terapis seks yang berbasis di Philadelphia.

Manfaat berpegangan tangan bagi pasangan yang bertengkar
Ilustrasi/Foto: Freepik.com/ALEXSTUDIO

"Jika Anda bisa berdebat dan belajar bagaimana terhubung dalam perbedaan, Anda belajar lebih banyak tentang satu sama lain melalui perdebatan, maka itu sangat sehat," ungkapnya.

Untuk memastikan wacana yang produktif dengan pasangan, ada beberapa hal yang harus kamu ingat, seperti cara kamu memulai percakapan dan seberapa baik kamu mendengarkan saat perdebatan terjadi.

Tapi, ternyata saling berpegangan tangan dengan pasangan saat bertengkar dapat memberikan manfaat positif, lho, Beauties. Simak penjelasannya berikut ini sebagaimana dilansir dari The List.

Berpegangan Tangan saat Bertengkar Memiliki Manfaat Menenangkan

Manfaat berpegangan tangan bagi pasangan yang bertengkar
Ilustrasi/Foto: Freepik.com

Jika kamu bukan tipe orang yang sensitif dan sentuhan fisik bukan love language kamu, pastinya kamu akan merasa ngeri ketika membayangkan harus bersentuhan fisik dengan pasangan saat sedang bertengkar. Namun, penelitian menunjukkan bahwa berpegangan tangan saat bertengkar dapat menciptakan efek menenangkan dan positif saat pertengkaran terjadi, bahkan setelah pertengkaran selesai.

Sebuah studi yang dilakukan oleh University of Amsterdam yang meneliti 100 pasangan, menemukan bahwa berpegangan tangan saat bertengkar mengarah pada komunikasi yang lebih tenang. Lalu ketika pertengkaran berakhir, kedua belah pihak akan mengalami peningkatan kepositifan.

Manfaat berpegangan tangan bagi pasangan yang bertengkar
Ilustrasi/Foto: Freepik.com/Holiak

Studi lain oleh University of Colorado, menemukan bahwa menyentuh pasangan secara harfiah dapat menyinkronkan gelombang otak kamu dan mengurangi rasa sakit. Meskipun rasa sakit dalam studi khusus ini berfokus pada rasa sakit fisik, korelasi antara sentuhan dan tekanan sangat luar biasa yang dibandingkan dengan tekanan mental dan emosional juga.

"Studi ini menunjukkan pentingnya sentuhan dan mungkin kita meremehkan beberapa manfaat dari kontak fisik," kata Pavel Goldstein, penulis utama studi tersebut. Sentuhan —terutama berpegangan tangan— dapat membuat kedua belah pihak merasa lebih terhubung pada akhirnya.

Ada Lebih Banyak Manfaat saat Berpegangan Tangan dengan Pasangan

Manfaat berpegangan tangan bagi pasangan yang bertengkar
Ilustrasi/Foto: Freepik.com/pch.vector

Saat manusia bertemu dengan sentuhan, otak melepaskan hormon yang disebut oksitosin. Kamu mungkin pernah mendengar hormon ini digambarkan sebagai obat cinta, hormon pelukan, atau hormon cinta. Semua ada alasannya, Beauties!

Oksitosin dikaitkan dengan semua perasaan kabur yang mungkin dialami tubuh saat jatuh cinta, seperti kepercayaan, kehangatan, dan kebahagiaan. Jadi, tidak mengherankan jika melakukan tindakan sederhana seperti berpegangan tangan akan memicu perasaan positif dalam diri kamu.

Plus, apakah kamu tahu kalau ada istilah khusus untuk menggambarkan kurangnya sentuhan fisik yang signifikan? Menurut Psychology Today, ini disebut kelaparan fisik yang dapat menyebabkan masalah kesehatan mental.

Bagaimana, Beauties? Tertarik mencoba berpegangan tangan dengan pasangan saat sedang bertengkar?

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
CERITA YUK!
Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE