Anti Kena Hoaks, 3 Tips Simpel Ini Wajib Diketahui Gen Z Deteksi Berita Bencana
Beauties, dalam sehari berapa jam yang kamu habiskan untuk berselancar di  media sosialmu? Sadar nggak sih, di era digital yang serba cepat, Gen Z menjadi kelompok yang paling aktif memproduksi dan mengonsumsi konten di media sosial.Â
Di tengah situasi darurat seperti sekarang di mana banyak terjadi bencana, ancaman disinformasi dan hoaks berpeluang besar terjadi. Melansir dari Earth Journalism Network, saat krisis terjadi penting sekali bagi kita untuk bijak menggunakan media sosial agar tidak menimbulkan kepanikan berkelanjutan.Â
Menyaring berita, tidak perlu ribet, lho. Berikut 3 cara paling krusial yang bisa kamu coba!
Wajib ValidasI Centang Biru dan Akun Resmi Otoritas
Wajib ValidasI Centang Biru dan Akun Resmi Otoritas/Foto: Magnific/rawpixel.com
Saat bencana terjadi, banyak akun anonim yang membagikan potongan video demi mendapatkan engagement atau FYP. Oleh karena itu, selalu jadikan akun resmi lembaga negara seperti BMKG, BNPB, atau Basarnas menjadi rujukan utama, ya!
Jika informasi berasal dari media massa, pastikan akun tersebut memiliki reputasi yang jelas atau memiliki centang biru. Perlu hati-hati ya, Beauties. Jangan pernah membagikan informasi yang tidak jelas asal-usulnya.
Lakukan Reserve Image Search untuk Deteksi Foto atau Video Lawas
Lakukan Reserve Image Search untuk Deteksi Foto atau Video Lawas/Foto:Magnific/jcomp
Salah satu modus hoaks yang paling sering berulang adalah memuat ulang konten lama. Foto kebakaran hutan, gempa, atau erupsi gunung beberapa tahun lalu diunggah kembali dengan narasi seolah-olah baru terjadi.
Nah, kamu bisa menggunakan Google Lens atau Google Reserve Image untuk melihat kapan dan di mana pertama kali foto tersebut diunggah. Jika foto tersebut ternyata berasal dari tahun 2018 di kota lain, maka bisa dipastikan konten yang kamu terima termasuk dari hoaks.
Periksa Detail Tanggal dan Jangan Terkecoh Judul Clickbait
Periksa Detail Tanggal dan Jangan Terkecoh Judul Clickbait/Foto:Magnific/luar biasa
Siapa di sini yang suka membaca sekilas tanpa tuntas? Wah, waspada ya, Beauties. Kecepatan arus informasi di lini masa sering kali membuat mata kita mengabaikan detail kecil yang sangat vital, yaitu tanggal penerbitan berita.
Selain itu, kita seringkali terkecoh dengan judul yang provokatif menggunakan kata-kata bomobastis. Padahal, itu sengaja dirancang untuk memicu emosi kita. Karena itu, pastikan kamu membaca beritanya secara utuh dan sampai habis, ya!
Menjadi netizen yang kritis di masa bencana adalah bentuk kepedulian nyata terhadap sesama. Ingat jargon, Saring sebelum sharing, pikirkan matang-matang sebelum membagikannya.
---
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!