Apa Itu Fenomena Bubble Burst yang Disebut Lagi Terjadi pada Perusahaan Startup Saat Ini? Cek Penjelasannya di Sini, Beauties!

Debby Diah Ekawati Erawan | Beautynesia
Jumat, 03 Jun 2022 12:00 WIB
Apa Itu Fenomena Bubble Burst yang Disebut Lagi Terjadi pada Perusahaan Startup Saat Ini? Cek Penjelasannya di Sini, Beauties!
Memahami Fenomena Bubble Burst dan Apa Saja Tahap Terjadinya Fenomena Ini/Foto: Freepik/pressfoto

Belakangan ini kita dihebohkan dengan berita dari beberapa perusahaan rintisan atau startup yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawannya. Kejadian ini dikaitkan dengan fenomena ledakan gelembung atau bubble burst.

Bubble burst itu apa, sih?

Merupakan fenomena pertumbuhan ekonomi yang ditandai dengan nilai yang naik dengan cepat tapi juga mengalami penurunan yang cepat. Coba Beauties bayangkan, saat kita meniup gelembung, gelembung tersebut akan cepat membesar tetapi juga mudah meletus, kan? 

Dilansir dari Investopedia, seorang ekonom Amerika Serikat Hyman P. Minsky yang menjadi salah satu orang pertama yang menjelaskan tentang perkembangan ketidakstabilan keuangan dan hubungannya dengan perekonomian. Dalam bukunya yang berjudul Stabilizing an Unstable Economy (1986), Minsky menjelaskan lima tahap siklus kredit yang khas.

Tahap-tahap ini juga menguraikan tentang pola dasar terjadinya bubble.

1. Displacement (Pemindahan)

Displacement/Foto: Freepik/our-team
Displacement/Foto: Freepik/our-team

Pemindahan ini terjadi saat investor tertarik oleh paradigma baru. Misalnya teknologi baru atau suku bunga yang rendah.

2. Boom (Ledakan)

Saat harga mulai naik, kemudian lebih banyak investor yang memasuki pasar. Lalu banyak yang membeli aset karena ada perasaan takut kehilangan peluang besar yang mungkin hanya muncul sekali seumur hidup.

3. Euphoria (Euforia)

Pada tahap ini harga aset melambung tinggi. Muncul gagasan tidak peduli seberapa besar harganya, akan selalu ada pembeli yang bersedia untuk membayar lebih.

4. Profit-Taking (Mengambil Keuntungan)

Profit-Taking/Foto: Freepik/DCStudio
Profit-Taking/Foto: Freepik/DCstudio

Mampu mengidentifikasi kapan gelembung akan pecah. Tapi, kalau bisa membaca tanda-tandanya, dapat menghasilkan banyak keuntungan dengan cara menjual kepemilikannya.

5. Panic (Panik)

Pada tahap panik, harga aset berbalik arah. Harga turun secepat saat naik. Membuat investor ingin menjual semua aset untuk membayar kreditor dengan harga berapa pun. Penyebab dari harga aset yang turun tajam ini karena pasokan lebih tinggi dari permintaan.

Bubble burst pun dinilai bisa terjadi setiap kali harga barang naik jauh di atas nilai riil barang tersebut. Fenomena ini pun biasanya dikaitkan dengan perubahan perilaku investor, Beauties.

Kaitannya dengan Kasus PHK di Startup

ciri pegawai yang akan segera dipecat / foto : pexels.com/AnnaShvetsIlustrasi terkena PHK / foto : pexels.com/AnnaShvets/ Foto: aqillah diaz

Nah, di tengah ramainya pembicaraan mengenai fenomena bubble burst ini, tak sedikit pengamat yang mengungkap kalau apa yang terjadi di startup belum bisa disebut bubble burst.

"Kalau saya lihat ini bukan pecahnya gelembung, melainkan gelembung mulai bocor. Kalau pecah ya semua startup rontok, tapi ini perlahan rontok," tutur Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute Heru Sutadi dikutip dari detikFinance.

kondisi ini menurutnya didorong kenyataan bahwa sulitnya startup mencari pendanaan saat ini. Rata-rata startup mesti 'bakar uang' demi meraih pengguna. Well, itulah mengapa kita sering mendapat promo-promo yang menggiurkan.

"Pendanaan ke sini juga kian sulit, apalagi untuk layanan yang sudah melewati fase pertumbuhannya seperti e-commerce, pembayaran digital, travel dan edukasi, digantikan dengan arah baru startup yang mengusung kecerdasan buatan, big data analytic, internet of things, maupun metaverse," lanjut Heru.

Ilustrasi pria di-PHKIlustrasi pria di-PHK/ Foto: iStock

Heru menambahkan, saat ini memang banyak startup sudah membuktikan keuntungan konsisten, tetapi perjalanan masih berat karena ada pengembalian pendanaan kepada investor. Dengan adanya kondisi itu, PHK pun dinilai jadi salah satu pilihan dan solusi bagi para startup untuk tetap bertahan.

"LinkAja, Zenius, memang cukup berat karena pemain utamanya sudah jauh di depan. Kalau mau maju harus kuat bakar uang," tuturnya.

Itu dia pengertian dari fenomena bubble burst, 5 pola dasar terjadinya fenomena ini, dan pendapat seorang ahli mengenai bubble burst. Berbicara mengenai permasalahan ekonomi memang kerap bisa terasa mengerikan karena hal ini menyangkut kepentingan orang banyak.

Kita doakan semoga kabar pemutusan hubungan kerja besar-besaran tidak terjadi lagi dan mereka yang terkena PHK, bisa segera mendapat sumber penghasilan yang baru ya, Beauties!

--- 

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fip/fip)
CERITA YUK!
Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.