Aturan Pakaian Kirab Malam 1 Suro untuk Laki-laki dan Perempuan

Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Kamis, 18 Jun 2026 12:30 WIB
Pakaian Perempuan atau Ageman Putri
Ageman Putri untuk Kirab Malam 1 Suro. Perempuan mengenakan kebaya kartini hitam polos dan jarik wiru/ Foto: instagram.com/info.mn/mangkunegaran

Kirab Malam 1 Suro adalah tradisi sakral yang diadakan setiap tahun. Tradisi ini memiliki makna yang mendalam, yakni sebuah ajakan untuk pulang, kembali ke jati diri masing-masing.

"Pulang ke rumah, pulang ke alam, pulang untuk kembali ke diri sendiri," ucap Ketua Panitia Penyelenggara 1 Suro Be 1960 Mangkunegran, GRAj. Ancillasura Marina Sudjiwo atau Gusti Sura (11/6/2026), seperti yang dikutip dari DetikJateng. "Karena itu lah spirit atau makna dari Suro sesuai di Mangkunegaran, yaitu pulang atau mulih. Tentu pulang terkait tidak hanya secara arti pulang, tapi juga kembali ke alam, ke semesta, diri kita sendiri, dan terutama untuk memulihkan diri kita sendiri atau pulih."

Oleh karena itu, Beauties, semua yang hadir harus mengikuti rangkaian acara dan menghormati aturan yang berlaku, termasuk dari segi tata cara berpakaian. Dalam pakemnya, laki-laki mengenakan beskap dan perempuan mengenakan kebaya, Beauties. Atasan harus berwarna hitam dan dipasangkan dengan jarik wiru. Selain itu, ada beberapa unsur berpakaian lainnya yang disebutkan dalam panduan ageman malam 1 Sura Mangkunegaran yang dijelaskan melalui akun Instagramnya.

Pakaian Laki-laki atau Ageman Kakung

Ageman Kakung untuk Kirab Malam 1 Suro. Pria mengenakan beskap hitam polos dan jarik wiru

Ageman Kakung untuk Kirab Malam 1 Suro. Pria mengenakan beskap hitam polos dan jarik wiru/ Foto: instagram.com/info.mn/mangkunegaran

Kepala

1. Blangkon gaya Mangkuneragan (bagian belakang berupa simpul pita yang bagian kanan ditekuk).
2. Tidak menggunakan prada dan bros blangkon.
3. Kuncung depan blangkon tidak ditekuk untuk Abdi Dalem dan masyarakat umum.


Pakaian

1. Beskap krowok gaya Mangkunegaran berwarna hitam dan berkancing hitam polos (tidak diperbolehkan memakai beskap berbahan beludru, bordir emas, dan kancing emas).
2. Keris berwarangka gayaman diselipkan di bagian belakang.
3. Epek timang polos berwarna gelap dengan kepala ikat pinggang (timang) dan pengunci (leret) yang sederhana atau tidak berkilauan.
4. Jarik wiru berwarna sogan dengan motif Surakarta gaya Mangkunegaran (tidak menggunakan batik motif Parang atau Lereng) dan bersabuk motif dringin.
5. Alas kaki berwarna hitam serta tidak berbahan beludru dan/atau motif emas. Wajib dilepas saat mengikuti kirab.

Pakaian Perempuan atau Ageman Putri

Ageman Putri untuk Kirab Malam 1 Suro. Perempuan mengenakan kebaya kartini hitam polos dan jarik wiru

Ageman Putri untuk Kirab Malam 1 Suro. Perempuan mengenakan kebaya kartini hitam polos dan jarik wiru/ Foto: instagram.com/info.mn/mangkunegaran

Kepala

1. Rambut digelung Jawa, bukan sanggul modern. Menggunakan sanggul tradisional ukel konde tusuk hitam atau penyu, tanpa cundhuk apa pun.
2. Dilarang menggunakan tambahan perhiasan yang berlebihan dan tusuk konde emas maupun cundhuk kembang.
3. Rias muka tidak berlebihan.


Pakaian

1. Kebaya kartini hitam polos lengan panjang dengan bahan sifon, katun, rayon, satin, atau linen (dilarang berbahan beludru atau brokat) dengan panjang tidak melewati lutut (kebaya cekak).
2. Jarik wiru berwarna sogan dengan motif Surakarta gaya Mangkunegaran (tidak menggunakan batik motif Parang atau Lereng)
3. Alas kaki berwarna hitam serta tidak berbahan beluduru dan/atau motif emas. Wajib dilepas saat mengikuti Kirab.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE