sign up SIGN UP

Aturan Terbaru Naik KRL: Tak Perlu Lagi Duduk Berjarak dan Kapasitas Penumpang Jadi 60%

Rini Apriliani | Beautynesia
Rabu, 09 Mar 2022 17:30 WIB
Aturan Terbaru Naik KRL: Tak Perlu Lagi Duduk Berjarak dan Kapasitas Penumpang Jadi 60%
caption
Jakarta -

Pandemi Covid-19 telah berlangsung lebih dari dua tahun lamanya. Selama ini juga, berbagai penyesuaian dan aturan baru dilakukan demi memutus penyebaran virus corona.

Transportasi umum, seperti kereta rel listrik (KRL) yang menjadi salah satu transportasi yang banyak digunakan setiap harinya, sejak awal pandemi pun terus mengikuti aturan-aturan yang ada. 

Kilas balik, beberapa aturan yang diwajibkan untuk seluruh penumpang KRL sejak pandemi Covid-19, mulai dari diwajibkannya pakai masker, jaga jarak, tidak mengobrol atau telponan di dalam kereta, wajibnya masker berlapis, penggunaan aplikasi PeduliLindungi, tempat duduk berjarak, dan lain halnya.

Namun, baru-baru ini ada angin segar terkait aturan di KRL.

Kembali Diizinkan Duduk Tak Berjarak dan Kapasitas Naik 60%

Aturan Baru Perjalanan KRLAturan Baru Perjalanan KRL/ Foto: Twitter.com/KAI Commuter

Setelah sebelumnya ada aturan duduk berjarak, kini penumpang di KRL tak perlu lagi duduk berjarak di dalam gerbong.

Bangku panjang yang semula hanya diperbolehkan di isi hanya 4 orang, kembali diizinkan untuk diduduki 7 orang. Selain itu, bangku prioritas pun diizinkan untuk diduduki 3 orang seperti halnya aturan lama.

Sebelumnya, KRL di wilayah aglomerasi termasuk KRL Jabodetabek dan KRL Yogyakarta - Solo pun hanya diizinkan untuk melayani 45% dari kapasitas, kini ada aturan terbaru yang bisa melayani pengguna sampai 60% dari kapasitas. Ada peningkatan 15% kapasitas, tentu ini hal yang cukup membahagiakan ya, Beauties!

Aturan baru ini berdasarkan pada surat Edaran (SE) Kementerian perhubungan (Kemenhub) Nomor 25 tahun 2022. Adapun aturan ini, mulai diterapkan hari ini, Rabu. 9 Maret 2022.

KAI Commuter Mengimbau Penumpang KRL Disiplin Mengikuti Marka Berdiri

Aturan Baru Perjalanan KRLAturan Baru Perjalanan KRL/ Foto: Twitter.com/KAI Commuter

Walau adanya aturan terbaru yang melegakan hati, KAI Commuter tetap mengimbau penumpang KRL untuk berdisiplin dengan marka atau tanda berdiri. KAI Commuter menegaskan tanda berdiri yang ada di dalam gerbong masih tetap diberlakukan dan harus ditaati.

"Dengan dihapuskan marka pada tempat duduk, KAI Commuter mengajak pengguna untuk lebih disiplin mengikuti marka berdiri. Marka berdiri tetap berlaku sejalan dengan pembatasan kapasitas yang diatur dalam SE Kemenhub," tulis KAI Commuter dalam akun Twitter resminya.

Balita Kembali Diizinkan Menggunakan KRL

Mulai hari ini KAI Commuter tak lagi terapkan jaga jarak tempat duduk penumpang KRL. Sejalan dengan itu, pembatasan kapasitas KRL pun meningkat menjadi 60%.Balita Kembali Diizinkan Menggunakan KRL/ Foto: Agung Pambudhy/detikcom

Selain itu, ada aturan terbaru soal anak di bawah usia lima tahun yang hendak naik kereta.

Jika sebelumnya balita tidak diizinkan menggunakan KRL, kini sudah kembali diizinkan naik KRL dengan syarat didampingi orangtua dan mengikuti protokol kesehatan secara tetap serta menggunakan KRL di luar jam-jam sibuk. Orangtua pun diharuskan memerhatikan kesehatan anak sebelum keberangkatan.

Penumpang KRL Wajib Taati Protokol Kesehatan

Mulai hari ini KAI Commuter tak lagi terapkan jaga jarak tempat duduk penumpang KRL. Sejalan dengan itu, pembatasan kapasitas KRL pun meningkat menjadi 60%.Suasana KRL Bebas Duduk Berjarak/ Foto: Agung Pambudhy/detikcom

Selanjutnya, walau ada kelonggaran, KAI Commuter mengimbau agar penumpang tetap mengikuti aturan dan protokol kesehatan.

Mulai dari diwajibkannya masker dan disarankan masker ganda, tetap melakukan scan melalui aplikasi Peduli Lindungi, menjaga jarak aman antar penumpang, mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah naik KRL. Lalu aturan lainnya adalah masih diterapkannya larangan berbicara langsung maupun melalui telepon selama berada di KRL.

Jam Operasional Tetap Berjalan dengan Pembatasan

Untuk jam operasional sendiri tidak berubah dan tetap dengan pembatasan.

  • KRL Jabodetabek: mulai beroperasi pukul 04.00 - 22.00 WIB, dengan 1.005 perjalanan per harinya.
  • KRL Yogyakarta - Solo, tetap beroperasi 20 perjalanan per hari.

_______________

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)

Our Sister Site

mommyasia.id