sign up SIGN UP

Berniat Resign Setelah Libur Lebaran? Cek Cheklist Ini Dulu yuk, Beauties!

Fina Prichilia | Beautynesia
Kamis, 12 May 2022 14:30 WIB
Berniat Resign Setelah Libur Lebaran? Cek Cheklist Ini Dulu yuk, Beauties!
caption
Jakarta -

Bagi sebagian orang, adanya momen Lebaran kerap dijadikan waktu yang tepat untuk resign maupun berpindah tempat kerja. Umumnya karena mereka menunggu kantor memberi THR hingga bonus yang sayang dilewatkan.

Well, karena kini THR, bonus, juga gaji bulan terakhir sudah di tangan. Sudah benar mantapkah kamu ingin resign? Sah-sah aja kok jawabannya! Tetapi sebaiknya tidak asal resign, melainkan kamu perlu memikirkan hal-hal berikut ini.

Coba checklist satu per satu, yuk!

Usahakan Sudah Mendapat Pekerjaan Baru

5 Etika saat Interview Kerja Secara OnlineIlustrasi perempuan karier. /Freepik.com/

Diketahui, tak sedikit pula perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan hingga menawarkan penawaran setelah momen Lebaran.

Nah, kalau kamu sudah melalui proses tersebut sebelumnya dan sudah deal, maka tidak banyak lagi yang perlu diperhatikan, sebab kamu sudah akan memiliki sumber penghasilan pengganti dari pekerjaan sebelumnya.

Tetapi jika kamu ingin resign sebelum mendapat pekerjaan baru, pastikan keuangan dalam keadaan baik dan sehat, Beauties. Yakni menurut perencana keuangan, dibutuhkannya dana darurat.

Pentingnya Dana Darurat

Hal utama yang perlu kamu siapkan saat kaya mendadak adalah menyiapkan dana daruratMenghitung dana darurat. /foto: pexels.com/Karolina Grabowska/

Dana darurat ini menurut Perencana Keuangan Ila Abdulrahman seperti dikutip dari detikFinance, bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup selama kamu belum bekerja kembali, baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, cicilan, investasi ataupun kegiatan sosial rutin seperti biasanya.

Kamu bisa menyiapkan dana darurat rata-rata 3-4 kali pengeluaran untuk kamu yang single, dan kalau sudah menikah 6-12 kali pengeluaran. Ingat, dana pengeluaran rutin ya. Jadi bisa kamu hitung dulu rata-rata berapa pengeluaran bulanan rutinmu. Lebih baik lagi, jika kamu selalu mencatat pengeluaran dengan rutin.

Karena meskipun bisa jadi kamu akan irit-irit, tetapi pahamilah terdapat sejumlah jenis pengeluaran rutin yang tidak bisa dihentikan, seperti kebutuhan untuk makan, tempat tinggal, internet (untuk mencari tahu info seputar lowongan kerja), dan sebagainya.

Sudah Punya Rencana dan Pertimbangan Matang

Ilustrasi perempuan sedang berpikirIlustrasi berpikir/Foto: Freepik/Diana.grytsku/

Bila kamu berencana beristirahat sebelum memulai pekerjaan baru, maka kamu perlu memperhitungkan dana darurat yang sebelumnya sudah dibahas untuk bisa memenuhi kebutuhan, terkait seberapa lama kamu akan istirahat

Sebaiknya, hindari mudah terlena dengan jumlah uang THR ditambah bonus dan gaji yang tampak besar, yang terlihat bisa memenuhi kebutuhan tanpa mengecek cash flow bulanan kamu, Beauties.

Masih dilansir dari laman yang sama, tiga ciri keuangan yang sehat di antaranya:

- cash flow (Pendapatan dikurangi pengeluaran, masih ada sisa, kemudian pengeluaran adalah sisa dari pendapatan dikurangi investasi),

- cicilan utang kurang dari 30%, serta memiliki investasi untuk 4 kebutuhan pokok, (investasi dana pensiun, dana Pendidikan, perjalanan rohani dan pernikahan anak.)

Bila kondisi keuangan tidak sehat, lalu kamu resign, maka aset dan tabungan-mu akan habis untuk hidup dan lama kelamaan terancam dalam kebangkrutan.

Begitu juga bila kamu berniat ingin menjadi seorang pebisnis. Kamu perlu merencanakan model dan keuangan bisnisnya, seperti modal dan dana darurat.

Sekarang waktunya untuk berkaca pada diri sendiri, benarkah sudah siap resign bulan ini?

---

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation! Caranya DAFTAR DI SINI!

(fip/fip)

Our Sister Site

mommyasia.id