Biar Tampil Profesional, Ini 5 Etika Chat Kerja yang Perlu Kamu Terapkan
Bertukar pesan kepada rekan kerja atau atasan termasuk salah satu hal yang selalu dilakukan di lingkungan kerja, baik melalui email, WhatsApp, maupun aplikasi bertukar pesan lainnya. Meski tampak sederhana, cara kamu mengirimkan chat kerja akan menunjukkan profesionalitasmu.
Itulah sebabnya, kamu tak boleh mengirim pesan asal-asalan, tetapi perlu memperhatikan sopan santun, kejelasan, dan efisiensi pesan. Etika tersebut bukan hanya untuk menjaga kesopanan, tetapi juga penting untuk membangun hubungan kerja yang kuat, solid, dan menjaga identitas diri.
Biar kamu bisa dinilai profesional, berikut ini beberapa etika chat kerja yang perlu diterapkan.
1. Pertahankan Sikap Profesional
Profesionalitas terhadap rekan kerja dan atasan bukan hanya perlu kamu tunjukkan saat berhadapan langsung, tetapi juga saat mengirim pesan. Misalnya, kamu bisa mengirim pesan kepada atasan dengan sebutan “Bapak/Ibu”, menggunakan bahasa baku, terdapat salam pembuka, serta salam penutup.
Selain memperhatikan penggunaan bahasa, kamu juga harus paham waktu dan batasan. Upayakan untuk mengirim pesan hanya selama jam kerja saja. Namun, jika kamu bekerja di luar jam kerja reguler, kamu bisa menjadwalkan pesan untuk dikirim nanti demi menghormati rekan kerja.
2. Berlatih Tata Bahasa yang Benar
Berlatih Tata Bahasa yang Benar/pexels.com/ Mikhail Nilov
Tak sedikit orang yang kerap mengabaikan penggunaan tata bahasa yang benar dalam bertukar pesan, baik kepada rekan kerja maupun atasan. Padahal, melalui caramu mengetik pesan, sikap dan profesionalitasmu bisa dinilai.
3. Sampaikan Pesan dengan Jelas dan Efisien
Sampaikan pesan dengan jelas/pexels.com/Vitaly Gariev
Orang-orang yang sibuk tidak akan sempat untuk membaca pesan yang bertele-tele. Maka dari itu, kamu perlu menghargai waktu mereka dengan mengirimkan pesan yang ringkas, jelas, dan efisien.
Menjelaskan bahwa kamu bisa menuliskan poin-poin utama yang ingin kamu sampaikan tanpa penjelasan yang tidak perlu. Kamu juga perlu menyampaikan pesan dengan lugas dan gunakan poin-poin untuk memudahkan penerima pesan saat membaca pesanmu.
4. Akhiri Pesan dengan Sopan
Mengakhiri pesan dengan sopan/pexels.com/MART PRODUCTION
Banyak orang mengabaikan penutup pesan karena terlalu fokus dengan pembuka dan inti pesan yang ingin disampaikan. Padahal, penutup pesan bisa menunjukkan kesopanan dan profesionalitasmu.
Maka dari itu, akhiri pesan dengan hangat, seperti mengucapkan “Terima kasih,” “Hormat saya,” maupun “Salam hangat” untuk memberikan kesan positif.
5. Gunakan Nada Pesan yang Halus
Menggunakan nada pesan yang halus/pexels.com/Christina Morillo
Nada bicara pada pesan kerap disalahartikan karena orang yang kamu kirimi pesan tidak dapat melihat ekspresimu secara langsung. Maka dari itu, pemilihan kata dalam mengirim pesan sangat penting agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Kamu bisa menggunakan nada pesan yang lebih halus dan sopan untuk membangun suasana positif. Jaga nada pesanmu secara konsisten dan berhati-hati dalam memilih kata,
Selama kamu menerapkan etika chat kerja dengan tepat, maka citramu sebagai sosok yang profesional dan baik hati juga akan terjaga. Selain memperhatikan cara mengirim pesan, usahakan pula untuk merespons pesan dengan cepat, tetapi tetap memperhatikan tata bahasa selama jam kerja untuk membangun pandangan positif dari orang lain terhadapmu.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!