Bingung Pilih Internship atau Freelance setelah Lulus Kuliah? 6 Hal Ini Harus Kamu Pertimbangkan

Justina Nur | Beautynesia
Senin, 31 Aug 2026 07:30 WIB
Pilih Internship Kalau Kamu Ingin Menentukan Arah Karier
Setelah kamu tahu arah karier yang ingin kamu pilih, cari intern yang job desc-nya sesuai dengan karier yang kamu impikan./ Foto: magnific.com/tirachardz

Setelah lulus kuliah, biasanya buat kamu yang kini jadi fresh graduate mengalami kebingungan bahkan overthinking, mau langsung cari kerja full-time, internship, atau coba-coba freelance dulu. Kalau kamu mengalaminya, jangan khawatir Beauties, pasalnya kamu tidak sendirian.

Sekarang ini persaingan di dunia kerja memang semakin ketat, tapi bukan berarti kamu harus buru-buru mengejar pekerjaan full-time. Nah, buat kamu yang sekarang masih minim pengalaman profesional, kamu bisa melirik job internship atau bahkan freelance sebagai cara untuk mengenal dunia kerja lebih dekat.

Selain bisa belajar langsung dari lingkungan profesional, kamu juga bisa membangun networking dengan klien atau rekan kerja, memahami budaya kerja, sekaligus mengetahui apakah bidang yang sekarang digeluti sesuai dengan minat, kemampuan, dan kebutuhan di masa depan.

Kalau kamu sedang berada di fase ini dan bingung menentukan langkah karier setelah lulus, yuk simak beberapa tips berikut ini sebelum memilih internship atau kerja freelance, seperti yang telah dirangkum dari berbagai sumber.

Pilih Internship Kalau Kamu Ingin Menentukan Arah Karier

Setelah kamu tahu arah karier yang ingin kamu pilih, cari intern yang job desc-nya sesuai dengan karier yang kamu impikan./ Foto: magnific.com/tirachardz

Sebelum kamu melamar perusahaan untuk magang di tempat tersebut, cek dulu apakah pekerjaan yang akan kamu lamar memang berhubungan dengan bidang yang ingin kamu tekuni.

Selain itu, setelah tahu arah karier yang ingin kamu pilih, coba cek job description-nya saat kamu diterima menjadi intern di perusahaan tersebut. Apakah job desc-nya sesuai dengan karier yang kamu tuju, apakah ada peluang berkembang, dan skill apa saja yang bisa kamu raih dan pelajari dari bekerja di kantor tersebut.

Pilih Freelance Kalau Kamu Memang Sudah Punya Skill yang Bisa Dijual

Kalau kamu sudah punya keterampilan yang dibutuhkan perusahaan, skill tersebut bisa dijual agar kamu bisa jadi mendapat uang sebagai freelancer./ Foto: magnific.com

Kalau kamu memang sudah punya keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, misalnya menjadi writer, video editor, programmer, atau graphic designer, kamu bisa langsung menawarkan jasa ini ke klien atau perusahaan yang membutuhkan.

Selain itu, kalau kamu benar-benar masih pemula, kamu juga tetap bisa mencoba peluang ini sambil belajar. Namun, pastikan saat mendaftar kamu juga melampirkan contoh hasil kerjamu, sehingga perusahaan atau calon klien yang akan menggunakan jasamu bisa mendapatkan gambaran tentang hasil kerjamu.

Pilih Internship Kalau Kamu Masih Mendapat Dukungan Finansial dari Kampus atau Keluarga

Kalau kamu lebih fokus belajar dan memperkaya skill serta masih ada dukungan finansial terutama dari keluarga, kamu bisa memilih opsi magang./ Foto: magnific.com/ansiia

Perlu diketahui bahwa tidak semua perusahaan yang menawarkan job internship memberikan bayaran yang sama dan seragam. Bahkan, ada juga yang sama sekali tidak dibayar. Seperti yang dilansir dari Indeed, kalau kamu memutuskan mengambil internship, pastikan kamu mempertimbangkan situasi keuangan dan gaya hidupmu sebelumnya.

Selain itu, saat magang biasanya benefit yang kamu raih juga tidak seperti karyawan full time pada umumnya, jadi sangat penting untuk memahami kondisi ini. Jadi, kalau kamu lebih fokus mendapatkan skill sebagai bekal di dunia kerja nanti serta masih ada dukungan finansial terutama dari keluarga, kamu bisa memilih opsi magang.

Pilih Freelance Kalau Kamu Lebih Memprioritaskan untuk Mendapatkan Uang

Memilih menjadi pekerja lepas atau freelance memudahkanmu untuk menghasilkan uang secara langsung./ Foto: magnific.com/yanalya

Memilih menjadi pekerja lepas atau freelance memudahkanmu untuk menghasilkan uang secara langsung, berbeda dengan internship. Namun, perlu kamu pahami bahwa menjadi freelancer artinya pemasukanmu cenderung tidak terlalu stabil seperti karyawan full-time atau internship berbayar.

Meski begitu, menjadi seorang freelancer juga bisa kamu manfaatkan untuk belajar mengelola keuangan, sekaligus mendapatkan uang tambahan yang bisa dikerjakan bahkan sampai saat kamu mendapat pekerjaan full-time.

Pilih Internship Kalau Kamu Ingin Belajar dari Mentor Langsung dan Eksplor Bidang Lain

Kamu bisa memilih internship jika ingin mempelajari cara kerja di bidang yang ingin kamu geluti dan mendapat arahan langsung dari mentor./ Foto: magnific.com/tirachardz

Saat kamu magang di suatu perusahaan, kamu bisa belajar cara kerja karyawan dan memahami seperti apa aktivitas sehari-hari di bidang pekerjaan tertentu. Selain itu, di tempat magang kamu juga bisa mendapatkan bimbingan dan bertanya langsung ke mentor yang nanti akan membantu kamu menentukan bidang yang lebih sesuai untuk masa depan.

Internship di bidang yang berbeda dari jurusan atau pengalaman sebelumnya juga bisa memudahkan kamu untuk mengenal industri yang belum familiar. Oleh karena itu, internship bisa membuka peluang bagi kamu yang ingin mencoba peluang karier lainnya yang sebelumnya belum pernah terpikirkan.

Pilih Freelance Kalau Kamu Sudah Bisa Mengatur Waktu

Kalau kamu bekerja freelance, kamu harus bisa mengatur waktu agar pekerjaan yang diberikan tidak telat deadline./ Foto: magnific.com/Lifestylememory

Menjadi freelance memang tampaknya menyenangkan, tidak sekaku ketika bekerja secara full-time yang harus patuh pada jam kerja. Namun, sebagai seorang freelancer, kamu harus bisa mengatur waktu dan memiliki ritme kerja yang jelas agar pekerjaan yang diberikan tidak telat deadline, sehingga klien puas dan kamu mendapatkan fee atau upah yang sesuai.

Itu tadi Beauties, beberapa pertimbangan yang perlu kamu pikirkan saat bingung mau pilih internship atau kerja freelance, agar kamu tetap bisa mengembangkan skill, karier, sekaligus mendapat gaji yang sesuai dengan harapan. 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE