Bukan Hal Negatif, Ini Penjelasan Kenapa Kita Suka dan Menikmati Series True Crime

Tifani Nurmalawidia | Beautynesia
Minggu, 17 May 2026 07:30 WIB
Bukan Hal Negatif, Ini Penjelasan Kenapa Kita Suka dan Menikmati Series True Crime
Perempuan menonton serial true crime/Foto: Freepik.com

Minat masyarakat terhadap kisah atau  dokumenter  yang menceritakan true crime telah meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir, didorong oleh beberapa konten yang tersebar luas di berbagai platform streaming seperti podcast dan media sosial. 

Berikut beberapa penjelasan yang mendasari minat terhadap serial true crime, dilansir dari BBC dan Psychology Today. 

1. Insting Keamanan dan Keselamatan

Insting keamanan dan keselamatan/Foto: Freepik.com

Sifat natural manusia adalah untuk menjadi peka dan waspada terhadap keadaan sekitar jika kita mendeteksi bahaya sekecil apa pun. Secara naluri, kita ingin mengetahui siapa, apa, kapan, dan di mana, serta hal-hal yang bisa menjadi motif para pelaku, sebagai bentuk mekanisme pertahanan diri.

True crime menggali pertanyaan terdalam di balik perilaku seorang kriminal, membantu orang-orang menjawab pertanyaan yang meresahkan tentang kejahatan manusia dan latar belakang yang pada akhirnya membentuk perilaku tersebut.

Rasa takut dan keingintahuan membantu kita sebagai individu menavigasi lingkungan sosial yang kompleks dan melihat pola berulang untuk menghindari potensi adanya tindak kejahatan, Beauties.

2. Moralitas dan Komponen Emosi

Emotional state/Foto: Freepik.com

Moralitas dan komponen emosi/ Foto: freepik.com

Kehidupan yang penuh dengan ketidakpastian yang kita alami ditandai dengan adanya gejolak politik, ekonomi, dan sosial yang juga berkontribusi pada fenomena ini.

Karena dokumenter atau film-film true crime yang kita tonton menawarkan cara untuk memproses kecemasan dunia nyata dengan format naratif yang terstruktur.

Misteri yang belum terpecahkan, pada level tertentu menciptakan intrik komunal, menyatukan orang-orang dalam upaya mengungkap kebenaran. Dalam berbagai perspektif juga membantu kita memahami rasa sakit para korban dan keluarga yang ditinggalkan. 

Sebuah studi tahun 2010 di University of Illinois di Urbana-Champaign menemukan bahwa perempuan cenderung lebih tertarik pada kisah true crime daripada laki-laki. Hal ini menunjukkan pertanyaan baru tentang tingkat keamanan dan privasi di era digital saat ini.

Fakta tersebut terutama sejalan dengan jalan cerita yang berisi informasi tentang bagaimana para korban melarikan diri, dan cerita yang mayoritas menampilkan para korban perempuan.

Orang-orang secara naluriah tertarik pada cerita dimana mereka dapat mengidentifikasi korban, dan mendapat beberapa kiat dan strategi dalam menghadapi situasi yang tidak menguntungkan.

3. Pemecahan Masalah pada Kasus Misteri

Solving puzzle/Foto: Freepik.com

Sebagian besar kasus mungkin sudah terpecahkan, namun beberapa mungkin tidak dan terlupakan. Kita juga melihat bukti dalam kisah-kisah kejahatan nyata yang sampai sekarang belum memperoleh keadilan.

Berita yang disiarkan dalam media dapat memengaruhi kemungkinan-kemungkinan atau petunjuk yang mungkin terlewat. Sehingga muncul teori-teori dari masyarakat yang menebak siapa pelakunya. 

Dengan menebak siapa pelakunya, trik yang digunakan, kesamaan di antara para korban, motif, senjata yang digunakan. Semua puzzle ini akan membentuk semacam game yang membuat otak kita berusaha memecahkan masalah dan memberikan kepuasan tertentu ketika penyelidikan menunjukkan kebenaran. 

Era digital sekarang telah mempermudah masyarakat dalam komunitas crime-solving, menumbuhkan rasa keterlibatan dan pemecahan masalah secara selektif.

---

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(sim/sim)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE