"Crash Landing On You" Dianggap Terlalu Muliakan Korea Utara, TVN Dituntut Partai Politik Korea
Dikritik terlalu memuliakan Korea Utara
Foto: https://www.soompi.com/Drama Korea tvN "Crash Landing on You" telah dituduh melanggar Undang-Undang Keamanan Nasional (NSA) karena memuliakan Korea Utara. Pada 22 Januari, Badan Kepolisian Metropolitan Seoul mengungkapkan bahwa mereka sedang meninjau sebuah tuduhan yang dibuat oleh Partai Liberal Kristen terhadap tvN pada 9 Januari.
"Crash Landing on You" sendiri menceritakan kisah pewaris kaya asal Korea Selatan bernama Yoon Se Ri (diperankan oleh Son Ye Jin) yang terjebak di Korea Utara setelah insiden paralayang. Dia ditemukan oleh tentara Korea Utara bernama Ri Jung Hyuk (diperankan oleh Hyun Bin), yang jatuh cinta padanya selagi membantunya bersembunyi di Korea Utara.
Penjelasan Partai Liberal Kristen
Foto: https://www.soompi.com/Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada 10 Januari, Partai Liberal Kristen menjelaskan, “Korea Utara tidak pernah sekalipun merendahkan senjata yang telah mereka arahkan kepada kita (Korea Selatan). Sebagai hasil dari presiden dan perusahaan penyiaran yang tidak dapat membedakan musuh, warga negara kita telah dihasut.”
Mereka melanjutkan, “Mengikuti Undang-Undang Keamanan Nasional, seseorang tidak boleh memuji atau mengikuti organisasi anti-nasional yang membahayakan keberadaan Korea Selatan. Kami berharap para penghasut diselidiki secepatnya dan dihukum dengan keras.”
Isi Undang-Undang Keamanan Nasional
Foto: https://korea.li/Pasal 7 Ayat 1 Undang-Undang Keamanan Nasional menyatakan, “Dengan sengaja mengkompromikan keberadaan bangsa, keamanan, atau tatanan dasar demokrasi liberal dan memuji, mendukung, mengiklankan, dan atau mengikuti organisasi anti-nasional dengan menerima perintah atau sebagai anggota yang berpartisipasi, atau mengiklankan dan/atau menghasut urusan nasional akan menghasilkan maksimal tujuh tahun kerja paksa "
Pernyataan polisi
Foto: https://www.soompi.com/Seorang perwakilan polisi menyatakan, "Kami belum secara resmi memulai investigasi dan masih meninjau masalah ini." Mereka juga menambahkan, "Preseden yudisial untuk menghukum drama yang mengandung konten palsu sebagai pelanggaran NSA jarang terjadi."
Mengenai tuntutan ini, mayoritas netizen memberi dukungan kepada K-Drama ini karena dinilai hanya bermaksud menghibur. Bagaimana pendapatmu, Ladies?