sign up SIGN UP

Dilarang Meninggal hingga Hidup di Bawah Tanah, Ini 6 Kota Paling Aneh di Dunia!

Diny Putri | Beautynesia
Sabtu, 16 Apr 2022 09:30 WIB
Dilarang Meninggal hingga Hidup di Bawah Tanah, Ini 6 Kota Paling Aneh di Dunia!
caption
Jakarta -

Beauties, setiap kota di seluruh dunia pasti memiliki budaya serta keunikan tersendiri. Biasanya kedua hal tersebut menjadi daya tarik bagi para turis untuk mengunjungi negara yang memiliki budaya, keunikan, bahkan keanehan yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan oleh mereka.

Penasaran dengan kota aneh apa saja yang ada di dunia? Dirangkum dari berbagai sumber, yuk cari tahu di bawah ini!

Coober Pedy, Australia

Ilustrasi Hotel Bawah Tanah/Tangkapan Layar/cooberpedy.com
Ilustrasi Hotel Bawah Tanah/Tangkapan Layar/cooberpedy.com

Kota kecil di Australia ini memiliki sekitar 3.500 penduduk yang mana setengahnya tinggal di bawah tanah. Sejak didirikan 100 tahun yang lalu, tepatnya ketika seorang remaja menemukan batu permata opal di sana, kota ini telah menjadi pusat untuk penambangan opal. Diperkirakan 70 persen opal yang telah diproduksi, berasal dari kota ini sehingga mendapatkan julukan atau gelar Opal Capital of The World.

Akibat menjadi titik nol pertambangan batu permata opal, suhu kota Coober Pedy menjadi panas sehingga membuat sebagian penduduknya tinggal di bawah tanah. Hal ini yang menjadi keunikan serta keanehan yang dimiliki oleh kota ini. Suhu di kota ini bisa mencapat 100 Fahrenheit di tempat teduh dan karena hal itulah, mengapa mayoritas warganya tinggal di bawah tanah karena memiliki suhu yang sejuk. Tidak hanya tempat tinggal, terdapat hotel bawah tanah, restoran, gereja, dan lainnya.

Nagoro, Jepang

Ilustrasi Desa Nagoro/Tangkapan Layar/cnnindonesia
Ilustrasi Desa Nagoro/Tangkapan Layar/cnnindonesia

Kota ini adalah rumah bagi 35 manusia atau rumah bagi 350 boneka. Melansir dari Map Quest, seorang seniman bernama Ayano Tsukimi yang berusia 64 tahun tiba-tiba memiliki ide untuk membuat boneka berukuran manusia ketika populasi desa mulai menyusut. Bertujuan untuk mengurangi rasa kesepian, ia pun menciptakan boneka tersebut yang mana boneka tersebut mewakili setiap individu sesuai dengan pekerjaan yang pernah digeluti.

Jika kamu penasaran dengan rupa kota ini, kamu bisa menonton dokumenter “The Valley of Dolls” yang menyorot dunia Tsukimi, meliputi waktu serta seni yang digunakan untuk membuat figur boneka, dan penjelasan motivasinya.

Longyearbyen, Norwegia

Ilustrasi Longyearbyen/Tangkapan Layar/MyBestPlace
Ilustrasi Longyearbyen/Tangkapan Layar/MyBestPlace

Bagaimana jika tempat yang kamu tinggali melarang kamu untuk mati? Tentu aneh, bukan? Tetapi tidak untuk kota satu ini. Kematian seseorang tidak diperbolehkan terjadi di kota yang terpencil ini. Melansir dari CNBC Indonesia, sebenarnya manusia di kota ini boleh meninggal tetapi jasadnya tak bisa dimakamkan di kota tersebut.

Sudah hampir 100 tahun tidak ada jasad yang dikubur di kota ini. Hal tersebut dikarenakan Longyearbyen memiliki iklim arktik yang dingin sepanjang tahun. Suhu yang terlalu dingin menyebabkan jenazah tidak bisa membusuk.

Tidak hanya itu, penduduk kota ini juga sudah terbiasa hidup berdampingan dengan beruang kutub dan rusa kutub.

Colma, Amerika Serikat

Ilustrasi Kota Colma/Tangkapan Layar/unusualplaces.org
Ilustrasi Kota Colma/Tangkapan Layar/unusualplaces.org

Selanjutnya terdapat kota Colma yang mana menjadi salah satu kota teraneh karena menampung jumlah kematian terbanyak. Bahkan mendapat julukan kota yang dihuni oleh mayat. Jumlah kuburannya terus meningkat karena pemerintah memindahkan semua kuburan dari San Fransisco ke Colma.

Melansir dari CNBC Indonesia, kota ini dulunya hanya ditempati oleh penggali kubur, pemilik toko bunga, dan pengurus kuburan. Tetapi sekitar tahun 1980, beberapa orang dengan beragam profesi mulai berdatangan dan menetap di kota ini.

Setenil de las Bodeges, Spanyol

Ilustrasi Kota Setenil de las Bodegas/Flickr/waldomiguez
Ilustrasi Kota Setenil de las Bodegas/Flickr/waldomiguez

Sebuah kota di Spanyol, yakni Setenil de las Bodeges menjadi kota aneh selanjutnya karena dibangun di atas batu besar. Rumah-rumah yang dibangun di atas batu ini awalnya dihuni oleh bangsa Moor, penduduk Arab yang pernah menguasai Spanyol.

Meskipun terdengar aneh, namun ini yang menarik minat para turis untuk mendatangi kota tersebut. Kamu juga bisa menikmati uniknya pemandangan bebatuan di kota ini. Sebab bebatuan tersebut menggantung di atas kepalamu, sehingga ketika mendongak kamu tidak akan bertatap langsung dengan langit. Walau menakutkan karena batu tersebut bisa jatuh serta membahayakan, tetapi kamu tidak perlu khawatir, Beauties, sebab batu ini telah bertahan selama berabad-abad lamanya.

Selia dan Falciano del Massico, Italia

Ilustrasi Kota Falciano del Massico/Flickr/Paola D'Agostino
Ilustrasi Kota Falciano del Massico/Flickr/Paola D'Agostino

Jika Longyearbyen hanya melarang jasadnya dikubur di kota mereka, pemerintah kedua kota yang terletak di Italia ini secara resmi melarang penduduknya untuk meninggal dunia. Alasan yang diberikan sangatlah tak logis.

Melansir dari CNBC Indonesia, pemerintah mengeluarkan larangan tersebut karena sebagian penduduknya merupakan lansia. Bahkan, pemerintah meminta mereka untuk selalu menjaga kesehatan karena kondisi lahan yang sempit. Jika ada yang tutup usia, mereka harus membayar sewa tanah pemakaman di kota tetangga.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Our Sister Site

mommyasia.id