Ditolak Sana-Sini, Bangsa Ini Disebut Tak Punya Negara Sendiri! Ada Apa?

Tim Redaksi CNN Indonesia | Beautynesia
Senin, 26 Sep 2022 14:30 WIB
Ditolak Sana-Sini, Bangsa Ini Disebut Tak Punya Negara Sendiri! Ada Apa?
Bangsa yang ditolak sana-sini dan tidak memiliki negara sendiri/Foto: Getty Images

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, bangsa adalah sekelompok masyarakat yang bersamaan asal keturunan, adat, bahasa, dan sejarahnya, serta berpemerintahan sendiri. Bangsa yang memiliki status kewarganegaraan dari negara yang ditempatinya tentu memiliki berbagai keuntungan. 

Namun, rupanya ada bangsa di dunia ini yang tidak punya negara sendiri, lho, Beauties! Bangsa tersebut adalah bangsa Kurdi, kelompok etnis terbesar keempat di Timur Tengah. Kurdi merupakan suku bangsa yang hidup di Pegunungan Taurus di Anatolia, Pegunungan Zagros di Iran, beberapa wilayah Irak, Suriah, dan Armenia.

Sebagaimana diberitakan Britannica, kebanyakan warga Kurdi hidup di teritori Iran, Irak, dan Turki. Lantas, mengapa bangsa Kurdi tidak memiliki negara sendiri?

Alasan Bangsa Kurdi Ditolak Sana-Sini dan Tidak Punya Negara Sendiri

Sebagian besar warga Kurdi menganut ajaran Islam sunni. Banyak dari mereka yang mempraktikkan tasawuf dan ajaran mistis lain.

Kurdi sempat menjadi pemimpin di sejumlah dinasti, yakni Hasanwayhid, Annazid, dan Ayyubid. Meski begitu, Kurdi tak pernah mendapatkan status sebagai negara di era modern.

Malahan, masyarakat Kurdi beririsan dengan pemerintahan Turki, Irak, dan Iran. Namun, pemerintah ketiga negara tersebut tidak memiliki relasi yang baik dengan kaum Kurdi.

Etnis Kurdi merupakan salah satu penduduk asli daratan Mesopotamia. Salah satu etnis terbesar di dunia ini diketahui tak memiliki kewarganegaraan.Etnis Kurdi merupakan salah satu penduduk asli daratan Mesopotamia. Salah satu etnis terbesar di dunia ini diketahui tak memiliki kewarganegaraan./ Foto: Getty Images

Kaum Kurdi di Turki menerima perlakuan tak simpati dari negara itu, di mana pemerintah Turki mencoba menghapus identitas Kurdi mereka. Ankara juga menyebut kaum Kurdi sebagai "Turki Pegunungan" dan melarang penggunaan bahasa Turki.

Tak hanya itu, Turki melarang kaum Kurdi menggunakan pakaian khas mereka. Sebagaimana dilansir CFR, kaum Kurdi menduduki seperlima dari populasi Turki.

Turki Ganti Nama Internasional dari Turkey Jadi TurkiyeIlustrasi/ Foto: Freepik/frimufilms

Di sisi lain, muncul pula kelompok pemberontakan Partai Buruh Kurdistan (PKK)yang melawan pemerintah Turki. PKK bertujuan membentuk negara Kurdi dan melawan tekanan budaya dan hak politik yang dilakukan oleh Ankara.

Akibat konflik ini, hampir 40 ribu orang meninggal dunia. Kemunculan pemberontakan Kurdi di Turki menjadi salah satu penyebab kaum itu tak begitu direspons baik oleh Ankara.

Lalu, bagaimana perlakuan Iran dan Iran kepada bangsa Kurdi? Untuk informasi selengkapnya, BACA DI SINI, Beauties!

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
CERITA YUK!
Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Theme of The Month :

Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE