sign up SIGN UP

Eits, Jangan Buang Sampah Pembalut Sembarangan! Ini Dampak Bahayanya

Izzul Millati Umami | Rabu, 09 Dec 2020 19:00 WIB
Eits, Jangan Buang Sampah Pembalut Sembarangan! Ini Dampak Bahayanya
caption
Jakarta -

Saat ini, telah beredar banyak sekali jenis pembalut. Tak hanya pembalut dengan bahan yang umum, pembalut kain pun sangat digemari banyak perempuan Indonesia. Seringkali, cara membuang pembalut yang tidak benar menjadi perhatian khusus. Pernahkah terpikirkan olehmu, apakah ada dampak yang terjadi kalau kita membuang pembalut sembarangan?

Pembalut sekali pakai mengandung bahan yang kurang ramah lingkungan

ramah lingkungan
ramah lingkungan/sumber:pixabay.com

Sebagian besar pembalut diciptakan dengan bahan yang kurang ramah lingkungan semacam pestisida, herbisida, pemutih dan lain-lain. Ini membuat sampah pembalut kurang terurai daripada sampah-sampah lain. 

Apapun jenis pembalutnya, baik itu pada atau tampon akan menimbulkan pencemaran bila tidak segera ditangani. Tahukah Ladies? Butuh waktu 500-800 tahun bagi sebuah pembalut untuk 100% terurai. 

Bila terbakar, pembalut akan berbahaya bagi penciuman

terbakar
terbakar/sumber:pixabay.com

Karena mengandung bahan-bahan kimia, pembalut akan mengeluarkan asap yang akan menghasilkan senyawa kimia yang berbahaya untuk tumbuhan dan juga manusia sendiri. Ketika memang ingin membakar pembalut, ada baiknya bagi Ladies untuk membakarnya di tempat yang sepi dan jauh dari lingkungan penduduk. 

Selain itu, bahan-bahan organik dan anorganik yang terdapat dalam pembalut tentu akan membuat bahaya manusia yang terpapar. Pasalnya, bahan organik tersebut akan mengalami pembusukan dan bau yang tidak sedap.

Pembalut yang tidak dicuci akan mengotori lingkungan

Sangat sering ditemukan pembalut yang cara pembuangannya tidak benar. Masih banyak petugas kebersihan yang mengungkapkan kalau masih banyak pembalut yang penuh dengan darah. Hal ini akan membuat lingkungan kotor. Membuang pembalut sekali pakai akan mempengaruhi keseimbangan alam. 

Cara terbaik membuang pembalut sekali pakai adalah dengan cara mencucinya terlebih dahulu. Kemudian, coba untuk hancurkan pembalut ke dalam serpihan-serpihan halus sampai pembalut tidak lagi berbentuk. 

Terjadi penumpukan di tempat pembuangan sampah

sampah menumpuk
sampah menumpuk/sumber:pixabay.com

Tempat pembuangan sampah di kota-kota besar punya batasan luas yang tidak mungkin dipakai untuk menampung semua sampah. Semakin banyak sampah pembalut yang susah terurai, semakin lama pula tempat pembuangan sampah untuk bisa “bernafas” dari banyaknya kotoran yang tiap hari di buang di situ. 

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id