Ini 5 Keutamaan Malam Nisfu Syaban yang Harus Kamu Tahu, Catat!
Bulan Syaban atau Syakban (menurut KBBI) adalah bulan mulia yang terletak sebelum bulan suci Ramadan. Pada bulan ini, ada yang dikenal dengan malam Nisfu Syaban, yang umumnya jatuh pada pertengahan di bulan Syaban atau lebih tepatnya di tanggal 15.
Menurut Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2024 yang diterbitkan Kemenag, sebagaimana yang dilansir dari detikcom, 15 Syaban 1445 H jatuh pada tanggal 25 Februari 2024. Ini artinya pada tanggal 24 Februari 2024 merupakan malam Nisfu Syaban karena setelah magrib pada tanggal tersebut sudah masuk tanggal 15 Syaban 1445 H.
Pada malam ini banyak umat Islam yang menantikannya karena malam Nisfu Syaban memiliki beberapa keutamaan. Selain itu, bulan Syaban juga dikenal sebagai bulan dinaikkan amalan. Sementara itu, salah satu keutamaan malam Nisfu Syaban adalah berkaitan dengan pengampunan terhadap dosa.
![]() Keutamaan malam Nisfu Syaban/Foto: Freepik/@desEYEns |
Kendati demikian, bukan berarti kamu boleh mengkhususkan amalan tertentu pada malam tersebut. Jika kamu ingin melakukan amalan maka cukuplah perbanyak amalan puasa di bulan Syaban, sebagaimana yang dikatakan oleh Aisyah RA.
“Aku tidak pernah sama sekali melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa secara sempurna sebulan penuh selain pada bulan Ramadan. Aku pun tidak pernah melihat beliau berpuasa yang lebih banyak daripada berpuasa di bulan Syaban.” (HR Bukhari dan Muslim).
Lebih lanjut, dalam kitab "Fiqhus Sunnah" karya Sayyid Sabiq, anjuran puasa Nisfu Syaban juga tercantum dalam hadis yang diriwayatkan Ibn Majah dari Mu'awiyah bin Abdillah bin Ja'far, yang berbunyi:
"Jika masuk malam pertengahan bulan Syaban maka salatlah di malam harinya dan berpuasalah di siang harinya. Karena Allah turun ke langit dunia ketika matahari terbenam ..."
Sementara itu, terlepas dari hal tersebut ada beberapa keutamaan malam Nisfu Syaban yang disebutkan dalam sejumlah hadis. Lantas, apa saja keutamaannya? Berikut 5 keutamaan malam Nisfu Syaban yang harus kamu tahu. Check it out!
Pengampunan Dosa
Pengampunan dosa/Foto: Pixabay/Mohamed_hassan
Pada malam Nisfu Syaban, umat Islam diberikan kesempatan untuk bertaubat, memohon ampunan, dan kembali kepada jalan-Nya yang benar. Allah SWT akan mengampuni dosa-dosa dari para hamba-Nya yang meminta ampunan dan sungguh-sungguh ingin bertaubat pada malam itu.
Selain itu, sahabat Abu Musa Al-Asy'ari RA pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah pada malam Nisfu Syaban mengawasi seluruh makhluk-Nya dan mengampuni semuanya kecuali orang musyrik dan orang yang pemarah kepada sesama Muslimin." (HR Ibnu Majah).
Lebih lanjut, dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:
"Jibril telah datang kepadaku pada malam Nisfu Syaban, lalu berkata, "Wahai Muhammad, pada malam ini dibuka pintu-pintu langit dan pintu-pintu rahmat, oleh karena itu, bangunlah dan dirikanlah salat, serta angkatlah kepalamu dan kedua tanganmu ke langit (berdoa)."
Kemudian, nabi bertanya, "Apakah arti malam ini?" Jibril pun menjawab, "Malam ini telah dibuka 300 pintu rahmat dan pintu ampunan, Allah SWT orang akan mengampuni dosa sekalian yang tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu. Kecuali ahli sihir, tukang ramal, orang yang suka bermusuhan, orang yang suka mengadu domba, pemabuk, orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, dan orang yang memutuskan silaturahmi. Mereka tidak akan diampuni oleh Allah SWT."
Segala Doa Dikabulkan
Berdoa/Foto: Pexels/Thirdman
Selain memohon ampunan dengan tulus, pada malam Nisfu Syaban, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak doa dan memohon pertolongan kepada Allah SWT. Sebab, menurut sebuah hadis, doa yang dipanjatkan pada malam Nisfu Syaban tidak akan ditolak.
عن أبي أمامة الباهلي قال, قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: خمس ليال لا ترد فيهن الدعوة، أول ليلة من رجب، وليلة النصف من شعبان، وليلة الجمعة، وليلة الفطر، وليلة النحر.
Artinya: Dari Abu Umamah Al-Bahili ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Lima malam yang tidak akan ditolak doa di dalamnya: malam pertama bulan Rajab, malam Nisfu Syaban, malam Jumat, malam Idul Fitri, dan malam Idul Adha."
Malam Penuh Pertolongan dan Syafaat dari Allah SWT
Malam penuh pertolongan dan syafaat dari Allah SWT/Foto: Pexels/RDNE Stock project
Melansir dari detikcom, menurut Imam al-Ghazali dalam Ihya 'Ulumuddin seperti yang dinukil Riyan Hidayat dan Asiqin Zuhdi dalam Islam on The Spot, mengistilahkan malam Nisfu Syaban sebagai malam yang penuh pertolongan atau syafaat dari Allah SWT.
Imam al-Ghazali, mengatakan bahwa pada malam ke-13 Syaban, Allah SWT akan memberikan sepertiga syafaat-Nya kepada para hamba-Nya. Kemudian, pada malam ke-14, Allah SWT akan memberikan seluruh syafaat-Nya lagi kepada para hamba-Nya.
Pembersihan Catatan Amal
Pembersihan catatan amal/Foto: Pexels/Thirdman
Malam Nisfu Syaban juga dianggap sebagai malam pembersihan catatan amal umat manusia selama setahun ke depan. Hal ini karena setelah malam ke-14 yang penuh syafaat, amal catatan umat manusia akan menjadi banyak di malam ke-15.
Sehingga malam Nisfu Syaban bisa menjadi penutup yang baik untuk amal kebaikan selama satu tahun. Dengan begitu, umat Islam akan mendapatkan kesempatan untuk memulai lembaran baru dan meningkatkan keimanan mereka.
Penyerahan Catatan Amal
Penyerahan catatan amal/Foto: Pexels/Thirdman
Selanjutnya, catatan amal setiap umat manusia akan diserahkan oleh dua malaikat pencatat amal manusia, yakni Malaikat Raqib dan Atid kepada Allah SWT. Kemudian, pada malam Nisfu Syaban, buku catatan amal masing-masing orang akan diganti dengan yang baru.
فِيهَا يُكْتَبُ كُلُّ مَوْلُوْدٍ مِنْ بَنِي آدَمَ فِي هَذِهِ السَّنَةِ وَفِيْهَا يُكْتَبُ كُلُّ هَالِكِ مِنْ بَنِي آدَمَ
في هَذِهِ السَّنَةِ وَفِيهَا تُرْفَعُ أَعْمَالُهُمْ وَفِيهَا تُنْزَلُ أَرْزَاقُهُمْ (رواه البيهقي في فضائل الاوقات
وفيه النضر بن كثير (ضعيف)
Artinya: "Di malam Nisfu Syaban dicatat setiap anak manusia yang lahir di tahun itu. Di malam Nisfu Syaban juga dicatat setiap anak manusia yang mati di tahun itu. Di malam Nisfu Syaban amal mereka dicatat dan di malam itu juga rezeki mereka diturunkan." (HR al-Baihaqi dalam Fadlail al-Auqat, Nadlar bin Katsir dlaif).
Nah, Beauties itulah tadi 5 keutamaan malam Nisfu Syaban yang harus kamu tahu. Meskipun sebagian ulama ada yang mengatakan riwayat-riwayat tentang keutamaan malam Nisfu Syaban tidak ada yang kualitasnya sahih.
Namun, sebagian ulama hadis menyebut ada riwayat yang karena banyaknya sanad maka ia menjadi sahih atau paling tidak hasan dan bisa dijadikan dalil, sebagaimana yang dijelaskan dalam buku "Mengenal Mukimin Jawi" karya Hafidz Muftisany.
Sementara itu, amalan yang dapat kamu perbanyak di bulan Syaban adalah berpuasa dan membaca Qur'an.
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!
