Ini Hukum, Niat, dan Tata Cara Mandi Wajib Sebelum Puasa Ramadan

Rini Apriliani | Beautynesia
Rabu, 18 Feb 2026 13:30 WIB
Niat Mandi
Ilustrasi berdoa/Foto: Freepik.com/freepik

Bulan suci Ramadan kembali datang! Umat Islam menyambut antusias bulan penuh keberkahan ini dengan mempersiapkan diri sebaik mungkin.

Salah satu yang banyak dilakukan adalah mandi wajib sebelum bulan Ramadan. Namun, hal ini sering menjadi perbincangan di masyarakat, seperti "Memangnya harus mandi wajib sebelum puasa Ramadan?"

Nah, menjawab pertanyaan tersebut, berikut hukum, niat, dan tata cara mandi wajib sebelum puasa Ramadan. Simak!

Hukum Mandi Sebelum Puasa Ramadan

Hukum, niat, dan tata cara mandi wajib sebelum puasa Ramadan

Ilustrasi mandi/Foto: Freepik.com/jcomp

Melansir laman NU Jombang, sebenarnya tidak ada keharusan untuk mandi wajib menjelang bulan Ramadan, karena bukan termasuk syarat atau rukun.

Ada pun syarat wajib puasa yang dapat ditemui dalam hadis-hadis Nabi dan keterangan ulama, yakni:

  • Seorang muslim atau muslimah.
  • Sudah balig, dengan ketentuan pernah keluar mani dari kemaluannya baik dalam keadaan tidur atau terjaga dan khusus perempuan sudah keluar haid.
  • Memiliki akal yang sempurna
  • Kuat menjalankan ibadah puasa.
  • Mengetahui awal bulan Ramadan.

Dari penjelasan di atas, tidak ada syarat mandi wajib yang harus dilakukan Muslim atau Muslimah. Namun, mandi wajib diharuskan untuk seseorang yang berhadas besar yang akan melakukan ibadah salat lima waktu dan tawaf.

Bahkan, untuk orang yang malamnya memiliki hadas junub karena mimpi basah atau telah melakukan hubungan suami istri, jika belum sempat mandi wajib sebelum imsak pun, puasanya tetap sah selama syarat dan rukunnya terpenuhi.

Dalam kitab Hasyiyah al-Bajuri (1/81), anjuran mandi memang ada, tetapi bukan mandi wajib. Dianjurkan mandi sunnah pada setiap malam bulan puasa.

و بقية الأغسال المسنونة مذكورة في المطولات منها الغسل لدخول المدينة الشريفة...ولكل ليلة من رمضان و قيده الأذرعي بمن يحضر الجماعة والمعتمد عدم التقييد بذالك  

Artinya, “Dan sisa mandi-mandi yang disunnahkan telah disebutkan dalam kitab-kitab yang panjang pembahasannya. Di antaranya adalah membersihkan badan karena hendak memasuki kota Madinah,... dan setiap malam di bulan Ramadhan. Imam Al-Adzra’i hanya membatasi pada orang yang hendak menghadiri berjemaah, sementara menurut pendapat yang kuat tidak ada pembatasan dalam hal itu.” 

Jadi, mandi sebelum puasa Ramadan hukumnya sunnah untuk membersihkan diri, bukan kewajiban.

Niat Mandi

Niat mandi sebelum Ramadan. Adapun kondisi yang membuat mandi menjadi wajib, yakni setelah berhubungan suami istri, keluar mani, selesai haid, selesai nifas, dan melahirkan

Ilustrasi berdoa/Foto: Freepik.com/freepik

Melansir detikBali, ada beberapa kondisi yang membuat mandi menjadi wajib, yakni setelah berhubungan suami istri, keluar mani, selesai haid, selesai nifas, dan melahirkan. Walau puasa tetap sah, mandi harus dilakukan sebelum melakukan salat.

Adapun niat mandi sunnah sebelum Ramadan adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ أَدَاءَ الْغُسْلِ الْمَسْنُونِ لِي فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ مِنْ رَمَضَانَ اللَّهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu ada'al ghuslil masnuuni lii fii hadzihil lailati min ramadhaana lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Aku berniat menjalankan mandi yang disunnahkan kepadaku pada malam ini di bulan Ramadan karena Allah Ta'ala."

Sementara itu, niat mandi wajib dalam keadaan hadas besar adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَكْبَرِ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbar lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya berniat mandi untuk menghilangkan hadas besar karena Allah Ta'ala."

Lalu, niat mandi junub, yakni:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الحَدَثِ الْأَكْبَرِ مِنَ الْجِنَابَةِ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitul-ghusla lirafil hadatsil-akbari minal-jinaabati fardlan lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari janabah, fardhu karena Allah Ta'ala."

Tata Cara Mandi Wajib yang Benar

Hukum, niat, dan tata cara mandi wajib sebelum puasa Ramadan

Ilustrasi mandi/Foto: pexels.com/Pixabay

Mengutip laman Kemenag, dalam tata cara mandi wajib yang benar, ada 2 rukun yang harus dilakukan, yakni:

  1. Membaca niat, yang bersamaan dengan saat air pertama kali disiramkan ke tubuh.
  2. Mengguyur seluruh badan, termasuk rambut dan bulu-bulunya.

Lalu, ada sejumlah hal sunnah yang bisa dilakukan saat mandi junub, sebagaimana diungkapkan oleh Imam al-Ghazali dalam kitab Bidâyatul Hidâyah, di antaranya adalah sebagaimana berikut:

  • Membasuh tangan hingga tiga kali.
  • Membersihkan segala kotoran atau najis yang masih menempel di badan.
  • Berwudu dengan sempurna.
  • Mengguyur kepala sampai tiga kali, bersamaan dengan itu melakukan niat menghilangkan hadas besar.
  • Mengguyur bagian badan sebelah kanan hingga tiga kali, kemudian dilanjutkan dengan badan sebelah kiri juga tiga kali.
  • Menggosok-gosok tubuh, depan maupun belakang, sebanyak tiga kali.
  • Menyela-nyela rambut dan jenggot (bila punya).
  • Mengalirkan air ke lipatan-lipatan kulit dan pangkal rambut. Sebaiknya hindarkan tangan dari menyentuh kemaluan, kalaupun tersentuh, sebaiknya berwudu lagi. Wallâhu a‘lam

Terjawab ya Beauties, mandi sebelum puasa Ramadan hukumnya sunnah, kamu boleh melakukannya sebagai salah satu persiapan menyambut bulan suci Ramadan. Lalu, jadi wajib hukumnya, untuk orang-orang yang dalam kondisi hadas besar.

Selamat menjalankan ibadah bulan suci Ramadan Beauties. Mohon maaf lahir dan batin ya!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE