Ini Program Wajib dari Kementerian Agama untuk Calon Pengantin Tahun Depan, Sudah Tahu?

Tim Redaksi CNBC Indonesia | Beautynesia
Selasa, 31 Oct 2023 15:30 WIB
Tujuan Dilakukan Program Wajib Sebelum Menikah Ini...
Program wajib yang harus diikuti calon pengantin tahun depan/Foto: Freepik.com/freepic.diller

Menikah yang sah di mata agama dan negara membutuhkan persiapan yang panjang, tak sekadar adanya mahar dan kedua keluarga saja. Namun, calon pengantin perlu mengikuti serangkaian program khusus yang telah disiapkan oleh pemerintah.

Seperti untuk tahun 2024 mendatang, Kementerian Agama telah menyiapkan program wajib untuk diikuti oleh calon pengantin. Program tersebut adalah Bimbingan Perkawinan (Bimwin).

Hal ini disampaikan oleh Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin dalam kegiatan Training of Trainer Antar Pribadi (ToT-KAP) untuk Tokoh Agama Islam dan Imam Masjid di Tangerang.

Ia mengatakan, program Bimwin memang belum wajib tahun ini. Namun, akan menjadi kewajiban untuk tahun depan.

"Saat ini memang belum wajib. Namun, tahun depan, kita mewajibkan tiap pasangan yang akan menikah untuk ikut program Bimwin. Selain itu, akan ada Peraturan Menteri yang dibuat agar semua pasangan yang akan menikah di _training_ terlebih dahulu," ucapnya.

Tujuan Dilakukan Program Wajib Sebelum Menikah Ini...

Menikah

Program wajib yang harus diikuti calon pengantin tahun depan/Foto: Freepik.com/freepic.diller

Kata Kamaruddin, program wajib ini dilakukan untuk menciptakan generasi yang sehat, berpendidikan, dan produktif. Langkah ini pun sebagai upaya untuk menurunkan angka stunting yang masih cukup tinggi. 

"Angka _stunting_ masih cukup tinggi sekitar 21%. Presiden meminta harus turun di angka 14% tahun 2024. Untuk itu, mewajibkan program Bimwin bagi pasangan calon pengantin (Catin) merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan keluarga," paparnya.

Lebih lanjut, ia pun menjelaskan tentang pentingnya penguatan karakter anak sejak dalam kandungan, tidak hanya saat di sekolah nanti saja. 

"Karenanya, ilmu, keterampilan, dan _attitude_ bagi anak tidak harus dibentuk di lembaga pendidikan. Ketiganya sudah bisa mulai diasah dalam lingkup keluarga," ungkapnya.

Saat ini, pihaknya juga tengah bekerja sama dengan Kemenkes dan BKKBN untuk memberi pengetahuan tentang kesehatan reproduksi kepada calon ibu. Lebih lengkap, baca di sini. 

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE