Jangan Asal, Ini 7 Adab Berdoa yang Dianjurkan dalam Islam

Nindya Putri Hermansyah | Beautynesia
Selasa, 16 Jun 2026 17:30 WIB
1. Memuji Allah dan Bershalawat
Ilustrasi berdoa/Foto: Freepik.com/wayhomestudio

Berdoa adalah cara paling sederhana bagi seorang Muslim untuk terhubung langsung dengan Allah Swt. Dalam setiap kondisi, baik saat senang maupun terpuruk, doa menjadi tempat kembali yang paling menenangkan. Tidak heran jika doa disebut sebagai inti dari ibadah, karena di dalamnya ada harapan, keikhlasan, dan ketergantungan penuh kepada Sang Pencipta.

Namun, Beauties, masih banyak yang belum memahami bahwa berdoa juga memiliki tata cara atau adab tertentu. Rasulullah saw telah mengajarkan bagaimana seharusnya seorang hamba memohon kepada Allah dengan cara yang baik dan benar.

Lalu, bagaimana sebenarnya adab berdoa yang dianjurkan dalam Islam agar doa tidak sekadar diucapkan, tetapi juga bernilai ibadah?

1. Memuji Allah dan Bershalawat

Ilustrasi berdoa

Ilustrasi berdoa/Foto: Freepik.com/wayhomestudio

Memulai doa dengan memuji Allah Swt. dan berselawat kepada Nabi Muhammad saw. adalah adab penting yang sering diajarkan dalam Islam. Hal ini menunjukkan bahwa kamu tidak langsung meminta, tetapi mendahulukan penghormatan kepada Allah.

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, Rasulullah saw. pernah menegur seseorang yang langsung berdoa tanpa memuji Allah Swt. dan berselawat, lalu beliau mengajarkan tata cara yang benar. Penjelasan ini juga diperkuat oleh Syaikh Yusuf al-Qaradawi yang dalam ceramahnya yang dikutip oleh Al Jazeera menjelaskan bahwa memuji Allah sebelum berdoa adalah bentuk adab spiritual yang menunjukkan kerendahan hati seorang hamba. Dengan memulai doa seperti ini, kamu seolah membuka pintu komunikasi dengan cara yang lebih sopan dan penuh penghormatan.

2. Penuh Keyakinan dan Tidak Tergesa-gesa

Saat berdoa, kamu dianjurkan untuk memiliki keyakinan penuh bahwa Allah akan mengabulkan permintaan tersebut. Keyakinan ini bukan hanya sekadar harapan, tetapi bentuk keimanan yang kuat terhadap kekuasaan Allah Swt.. Dalam hadits riwayat Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah saw. menyebutkan bahwa doa seseorang bisa tertolak ketika ia terburu-buru dan merasa doanya tidak dikabulkan, karena Allah bersama orang-orang yang tidak meragu.

3. Khusyuk dan Suara Lirih

Hukum salat tarawih sendiri. Salat Tarawih dianjurkan untuk dilaksanakan secara berjamaah. Namun, dalam kondisi berhalangan (uzur), bisa menunaikannya secara mandiri (munfarid).

Ilustrasi berdoa/Foto: Pexels.com/Thirdman

Dalam berdoa, Islam mengajarkan agar dilakukan dengan penuh kekhusyukan dan suara yang tidak berlebihan. Hal ini menunjukkan bahwa doa bukan untuk dipamerkan, tetapi sebagai bentuk komunikasi pribadi antara hamba dan Tuhannya. Dijelaskan dalam Al-Qur’an Surah Al-A’raf ayat 55, Allah memerintahkan untuk berdoa dengan rendah hati dan suara yang lembut.

"Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sungguh, Dia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas."

4. Mengakui Dosa dan Bertaubat

Salah satu adab yang sering dilupakan adalah mengakui dosa sebelum berdoa. Dalam Islam, seorang hamba dianjurkan untuk menyadari kelemahannya dan memohon ampun kepada Allah sebelum meminta sesuatu. Ini menunjukkan kerendahan hati dan kesadaran diri sebagai manusia yang tidak luput dari kesalahan.

Menurut Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar, dianjurkan untuk memulai doa dengan istighfar. Hal ini karena dosa bisa menjadi penghalang terkabulnya doa, sehingga dengan bertaubat, kamu membersihkan jalan untuk permohonanmu.

5. Mengulang Doa

Ini jadwal, niat dan tata cara, serta keutamaan puasa Rajab 2025

Ilustrasi muslim/Foto: Freepik.com

Berdoa tidak cukup hanya sekali, tetapi dianjurkan untuk diulang dengan penuh kesungguhan. Rasulullah saw. dikenal sering mengulang doa hingga tiga kali sebagai bentuk keseriusan dalam memohon kepada Allah. Dalam hadits riwayat Imam Muslim, hal ini menjadi salah satu sunnah yang bisa kamu praktikkan.

Dr. Omar Suleiman dalam ceramahnya di TED Talks menjelaskan bahwa pengulangan dalam doa bukan berarti Allah Swt. tidak mendengar, tetapi sebagai bentuk ketekunan seorang hamba. Ini juga melatih kesabaran dan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah Swt.

6. Mengangkat Tangan

Mengangkat tangan saat berdoa adalah salah satu sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah saw. Dalam hadits riwayat Imam Abu Dawud, disebutkan bahwa Nabi sering mengangkat tangannya ketika berdoa sebagai bentuk pengharapan kepada Allah Swt. Ia menjelaskan bahwa mengangkat tangan adalah bentuk simbolis dari seorang hamba yang memohon dengan penuh kerendahan dan harapan.

7. Menggunakan Bahasa yang Baik dan Tidak Berdoa untuk Hal yang Buruk

Ilustrasi ibadah/Freepik: rawpixel.com

Dalam berdoa, kamu dianjurkan untuk menggunakan bahasa yang baik dan tidak berlebihan. Islam melarang berdoa untuk hal-hal yang buruk, baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Dalam hadits riwayat Imam Muslim, Rasulullah saw. melarang mendoakan keburukan karena doa adalah sarana untuk kebaikan.

The Conversation menjelaskan bahwa doa dalam Islam seharusnya membangun harapan dan energi positif. Oleh karena itu, penting untuk menjaga isi doa agar tetap baik, penuh harapan, dan tidak mengandung unsur negatif.

Beauties, memahami dan menerapkan adab berdoa bukan hanya membuat doa kamu lebih tertata, tetapi juga menunjukkan kesungguhan hati dalam mendekatkan diri kepada Allah Swt. Yuk, mulai biasakan berdoa dengan cara yang lebih baik, karena setiap doa yang tulus dan penuh adab akan selalu memiliki jalan terbaik untuk dikabulkan.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.