Jangan Dilewatkan! 15 Amalan Sunah untuk Menyambut Tahun Baru Islam

Natasha Riyandani | Beautynesia
Senin, 15 Jun 2026 13:30 WIB
Jangan Dilewatkan! 15 Amalan Sunah untuk Menyambut Tahun Baru Islam
Sederet amalan sunnah untuk menyambut Tahun Baru Islam/ Foto: Pexels.com/Thirdman

Momen pergantian tahun menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan diri. Setiap tahunnya, umat Muslim di seluruh dunia memperingati Tahun Baru Islam yang jatuh pada 1 Muharram.

Berdasarkan kalender Hijriah Kementerian Agama RI, 1 Muharram 1448 H jatuh pada hari Selasa, 16 Juni 2026. Dengan begitu, pergantian tahun dimulai sejak Senin, 15 Juni 2026 saat Maghrib.

Sebagai salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam, Muharram menyimpan banyak keutamaan bagi yang menghidupkannya. Beauties bisa mengisi momen berharga ini dengan amalan-amalan yang mendatangkan banyak pahala.

Lantas, apa saja amalan sunnah yang dianjurkan untuk menyambut Tahun Baru Islam? Dilansir dari detikSulsel, berikut rangkuman informasinya.

1. Membaca Doa Akhir dan Awal Tahun

Membaca doa/ Foto: Pexels.com/Sigit Prismono

Dalam menyambut datangnya Tahun Baru Islam, salah satu amalan sunah yang utama dilakukan adalah membaca doa akhir tahun dan awal tahun. Kegiatan ini dilakukan untuk menutup tahun yang lalu dengan memohon ampunan, serta membuka tahun yang baru dengan harapan perlindungan dan keberkahan.

Doa akhir tahun dapat dibaca sebelum Maghrib pada tanggal 29 atau 30 Dzulhijjah, sedangkan doa awal tahun dibaca setelah Maghrib pada tanggal 1 Muharram.

Doa Akhir Tahun:

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لا إِلَهَ إِلا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

 

Arab Latin: Allahumma anta rabbi la ilaha illa anta, khalaqtani wa ana abduka, wa ana 'ala ahdika wa wa'dika ma istata'tu, a'udzu bika min sharri ma sana'tu, abu'u laka bini'matika 'alayya, wa abu'u bidzanbi faghfir li fa innahu la yaghfirudh-dzunuba illa anta.

Artinya:

"Ya Allah, Engkau Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berpegang pada janji-Mu sekuat kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan apa yang telah aku lakukan. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Maka ampunilah aku, karena tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau."

Doa Awal Tahun:

اللَّهُمَّ اجْعَلْ فِي قَلْبِي نُورًا وَفِي لِسَانِي نُورًا وَفِي سَمْعِي نُورًا وَفِي بَصَرِي نُورًا وَمِنْ فَوْقِي نُورًا وَمِنْ تَحْتِي نُورًا وَمِنْ أَمَامِي نُورًا وَمِنْ خَلْفِي نُورًا وَاجْعَلْ لِي نُورًا

Arab Latin: Allahumma aj'al fi qalbi nuran wa fi lisani nuran wa fi sam'i nuran wa fi basari nuran wa min fawqi nuran wa min tahti nuran wa min amami nuran wa min khalfi nuran wa aj'al li nuran. 

Artinya:

"Ya Allah, jadikanlah di hatiku cahaya, di lisanku cahaya, di pendengaranku cahaya, di penglihatanku cahaya, di atasku cahaya, di bawahku cahaya, di depanku cahaya, di belakangku cahaya, dan berikanlah aku cahaya."

2. Memperbanyak Zikir dan Membaca Al-Qur’an

Memperbanyak zikir/ Foto: Pexels.com/RDNE Stock Project

Malam 1 Muharram menjadi momen yang tepat bagi umat Muslim untuk memperbanyak zikir dan membaca Al-Qur’an. Selain mendapatkan pahala, kegiatan ini berfungsi sebagai sarana muhasabah diri dan mendekatkan diri kepada Allah Swt. agar selalu diberikan keberkahan di tahun yang baru.

3. Berpuasa Sunah

Ilustrasi berpuasa/ Foto: Pexels.com/Thirdman

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan untuk menyambut Tahun Baru Islam adalah berpuasa sunah. Rasulullah saw bersabda bahwa puasa di bulan Muharram adalah puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan.

Menyambut awal tahun dengan berpuasa sangat dianjurkan karena bulan Muharram termasuk dalam Ashurul Hurum (bulan-bulan haram atau dimuliakan). Beberapa puasa sunah yang dapat dikerjakan, sebagai berikut:

  • Puasa Tasu’a & Asyura: Puasa sunah ini dilaksanakan pada tanggal 9 dan 10 Muharram. Keutamaan puasa ini dapat menghapus dosa setahun yang lalu.
  • Puasa Ayyamul Bidh: Puasa sunah pertengahan bulan yang dilakukan pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah.

4. Introspeksi dan Muhasabah Diri

Ilustrasi muhasabah diri/ Foto: Pexels.com/Zeynep Sude Emek

Amalan lainnya yang bisa dilakukan saat 1 Muharram adalah merenungkan dan muhasabah diri. Momen ini menjadi waktu yang tepat untuk mengevaluasi amal ibadah, memperbaiki kesalahan di masa lalu, dan menetapkan resolusi kebaikan untuk tahun yang akan datang.

Kamu juga dianjurkan untuk mengevaluasi hubungan dengan sesama manusia (habluminannas), termasuk memperbaiki silaturahmi yang mungkin renggang dan meminta maaf kepada keluarga, sahabat, dan tetangga.

5. Bertaubat

Ilustrasi bertaubat/ Foto: Pexels.com/RDNE Stock Project

Pergantian tahun Hijriah menjadi momen terbaik untuk melakukan muhasabah diri sekaligus bersungguh-sungguh bertaubat. Umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak taubat nasuha sebagai bentuk penyesalan atas dosa-dosa yang telah dilakukan.

Kamu dapat mengerjakan salah sunah taubat sebanyak dua rakaat untuk membersihkan diri dari dosa dan memohon ampunan dari Allah Swt. Renungkanlah segala dosa, kesalahan, serta khilaf selama setahun ke belakang dan bertekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

6. Memperbanyak Amal Saleh

Membaca Al-Qur’an/ Foto: Pexels.com/Sabriye Zeynep

Mengingat bulan Muharram adalah salah satu bulan yang dimuliakan Allah Swt sehingga memperbanyak amal saleh sangatlah dianjurkan bagi umat Muslim.

Mengawali tahun dengan berbagai kebaikan akan membuka pintu keberkahan dan menjadi momentum untuk meningkatkan ketakwaan sepanjang tahun.

Dikatakan, bagi umat Muslim yang beramal saleh pada bulan Muharram akan menuai pahala yang sangat besar sebagai kasih sayang dan kemurahan Allah kepada para hamba-Nya.

7. Melaksanakan Salat Sunah

Ilustrasi salat sunah/ Foto: Pexels.com/Rizky Sabriansyah

Mengerjakan salat sunah seperti salat Tahajud, Hajat, dan Taubat, juga sangat dianjurkan pada malam 1 Muharram. Ibadah ini dilakukan untuk memohon ampunan atas segala dosa yang diperbuat pada tahun sebelumnya, mendekatkan diri kepada Allah, serta mengharapkan kemudahan dan keberkahan di tahun yang baru.

8. Memperbanyak Istighfar

Ilustrasi membaca istighfar/ Foto: Pexels.com/Zeynep Sude Emek

Selain mengerjakan salat sunnah, umat Muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak istighfar. Amalan ini berfungsi sebagai bentuk muhasabah dan bertaubat atas segala dosa dan kesalahan yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya.

9. Bersedekah

Ilustrasi bersedekah/ Foto: Pexels.com/Defrino Maasy

Bersedekah memang bisa kapan saja, namun melakukannya pada 1 Muharram dicatat sebagai amalan yang sangat mulia. Memulai tahun dengan berbagi merupakan wujud syukur atas nikmat yang telah diberikan dan dipercaya melapangkan rezeki sepanjang tahun.

Sedekah berfungsi menyucikan harta dan menolak bala. Selain itu, berbagi pada Hari Asyura (10 Muharram) pahalanya diibaratkan seperti sedekah selama setahun penuh.

10. Menyambung Silaturahmi

Silaturahmi dengan keluarga/ Foto: Pexels.com/Wahyu Prabowo

Selain mempererat tali persaudaraan, menyambung silaturahmi termasuk amalan yang dapat membuka pintu rezeki dan memperpanjang usia. Amalan ini berfungsi sebagai bentuk hijrah sosial untuk memulai tahun baru dengan hubungan yang lebih bersih dan harmonis antarsesama.

Oleh karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk menjaga dan meningkatkan hubungan persaudaraan dengan mengunjungi kerabat atau menyapa tetangga.

11. Membersihkan Diri dengan Mandi Sunah

Ilustrasi mandi sunah/ Foto: Pexels.com/Giovanna Kamimura

Meskipun bukan termasuk amalan sunnah yang wajib dilakukan, namun banyak ulama yang menganjurkannya sebagai bentuk membersihkan diri untuk menyambut awal bulan Muharram.

Niat Mandi Tahun Baru Islam:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِسُنَّةِ دُخُوْلِ السَّنَةِ الْجَدِيْدَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

 

Arab Latin: Nawaitul ghusla lisunnati dukhūlis sanati al-jadīdati lillāhi ta'ālā. 

Artinya:

"Niat saya mandi sunah untuk memasuki tahun baru yang baru karena Allah Ta'ala."

12. Menggunakan Celak Mata

Memakai celak mata/ Foto: Pexels.com/Anna Tarazevich

Memakai celak mata merupakan sunnah Nabi Muhammad saw yang dianjurkan untuk dilakukan, khususnya untuk menyambut bulan Muharram dan Hari Asyura. Menggunakannya pada hari-hari tersebut menjadi bagian dari menjaga kesehatan mata dan kerapian untuk tahun yang baru.

13. Menjenguk Orang Sakit

Menjenguk orang sakit/ Foto: Pexels.com/RDNE Stock Project

Berdasarkan kitab Kanzun Naja was Surur, menjenguk orang sakit merupakan bentuk silaturahmi yang dapat mendatangkan keberkahan, rahmat, dan kebaikan di awal tahun.

Keutamaan menjenguk orang sakit saat bulan Muharram sama seperti didoakan malaikat, “Barang siapa menjenguk saudaranya yang Muslim, maka 70.000 melaikat akan mendoakannya dan memohon ampunan baginya.”

Selain itu, selama menjenguk, seseorang juga diumpamakan sedang berada di kebun Surga, di mana tengah memetik buah sampai ia kembali pulang.

14. Memotong Kuku

Memotong kuku/ Foto: Pexels.com/Yazid N

Memotong kuku merupakan bagian dari sunah fitrah bagi seorang Muslim, terutama pada Tahun Baru Islam dan Hari Asyura. Hal ini bertujuan untuk menjaga kebersihan dan kesucian diri.

15. Mengusap Kepala Anak Yatim

Ilustrasi mengusap kepala anak yatim/ Foto: Pexels.com/Werner Pfennig

Salah satu amalan mulia pada bulan Muharram adalah menyantuni anak yatim dan mengusap kepalanya. Rasulullah saw berucap setiap helai rambut yang diusap karena Allah Swt akan mendatangkan kebaikan dan mengangkat derajat.

Saat mengusap kepala anak yatim, disunnahkan untuk membaca doa: Jabarallahu yatmaka wa ja'alaka kholfan min abika (Semoga Allah menutupi kesedihanmu dan menjadikan dirimu sebagai pengganti yang baik dari ayahmu).

Amalan ini merupakan simbol kasih sayang dan kepedulian yang dapat mendatangkan keberkahan dan melembutkan hati.

Nah, itulah beberapa amalan sunah yang dianjurkan untuk menyambut Tahun Baru Islam. Semoga bermanfaat ya, Beauties!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE