Jangan Salah Kaprah! Ini Daftar Perilaku Redflag dan yang Bukan dalam Hubungan Asmara

Firzaputri Maulida Maharani | Beautynesia
Minggu, 24 Nov 2024 19:30 WIB
Hubungan Satu Arah
Ilustrasi pasangan/Foto: Freepik/Queenmoonlite Studio

Bagi sebagian orang, memilih pasangan bukanlah perkara mudah. Mungkin karena belajar dari pengalaman sebelumnya atau tidak ingin jatuh ke lubang yang sama, akhirnya mereka benar-benar selektif dalam mencari tambatan hati. Apakah Beauties salah satunya?

Tentu saja, tidak ada seseorang yang ingin berakhir dengan pasangan yang salah. Namun, perlu diingat bahwa manusia memang tidak luput dari kekurangan. Di antara segelintir sifat seseorang, ada beberapa aspek yang berpotensi membuat Beauties merasa ilfeel, meski terkadang alasannya sederhana.

Lantas, apa saja, sih, perilaku dari seorang pasangan yang sebenarnya memang tidak bisa ditolerir dan yang masih realistis? Yuk, simak daftar perilakunya menurut laman Very Well Mind!

Hal yang Bisa Ditolerir dalam Hubungan

Ilustrasi pasangan/Foto: Freepik/azerbaijan_stockers

Terkadang, kita terlalu banyak memberi ekspektasi pada pasangan, Beauties. Akhirnya, kesalahan atau kekurangan sederhana dari pasangan terasa sangat menyebalkan, dan kita jadi menganggap bahwa pasangan kita redflag. 

Ini dia beberapa hal yang sering kali dianggap redflag dalam hubungan, namun sebenarnya bukan redflag dan justru menjadi tidak adil bagi pasangan!

Pasangan Tidak Memanjakanmu

Ilustrasi pasangan/Foto: Freepik/senivpetro

Berharap terus menerus dimanjakan atau diberi jatah bulanan saat masih berpacaran bukanlah hal yang realistis, Beauties. Sebab, sejatinya kita bertanggung jawab atas diri sendiri, termasuk kebutuhan kita. 

Jadi, ketika pasangan tidak menghabiskan seluruh uangnya untuk Beauties, ini bukanlah suatu hal buruk dan menjadi alasan mengakhiri hubungan.

Pasangan Tidak Bisa Selalu Memahami Kita

Ilustrasi pasangan/Foto: Freepik/cookie_studio

Faktanya, tidak ada orang di dunia ini yang bisa membaca pikiran orang lain. Maka dari itu, penting untuk Beauties dapat mengutarakan perasaan sesungguhnya kepada pasangan, demi kelancaran komunikasi dalam hubungan.

Mengharapkan pasangan untuk memahami Beauties tanpa kejelasan atau komunikasi hanya akan menimbulkan pikiran dan perasaan negatif.

Membuat Asumsi Tentang Pasangan

Ilustrasi pasangan/Foto: Freepik/our-team

Memiliki stigma tertentu terhadap pasangan sebelum benar-benar mengenalnya merupakan hal yang tidak baik, Beauties. Tidak ada seseorang pun yang ingin dicap negatif.

Setiap orang tentu memiliki kesalahan atau masa lalu, dan kita tidak tahu bagaimana upaya mereka berbenah dan belajar dari kesalahannya.

Mempertanyakan Segala Hal tentang Pasangan

Ilustrasi pasangan/Foto: Freepik/stockking

Selain memberi stigma, terus menerus meragukan pasangan juga menjadi hal yang menyebalkan. 

Jika Beauties adalah seorang yang tidak mudah percaya, maka akan sulit bagi orang lain untuk menjelaskan apa pun kepada Beauties. Sebab, Beauties akan terus berpikir bahwa pasangan sedang berbohong.

Terlalu Idealis terhadap Pasangan

Ilustrasi pasangan/Foto: Freepik/makistock

Memiliki standar atau ekspektasi soal pasangan ideal memang wajar, Beauties. Namun, hal ini menjadi tidak wajar apabila Beauties menetapkan standar yang tidak realistis pada pasangan. 

Jika kekurangan manusiawi yang dimiliki pasangan dianggap redflag, hal ini menjadi tidak adil bagi pasangan. Sebab, tidak ada manusia yang benar-benar sempurna dan tidak akan ada habisnya jika Beauties menuntut kesempurnaan tersebut.

Tanda Redflag dalam Hubungan

Ilustrasi pasangan/Foto: Freepik/garetsvisual

Intinya, Beauties harus bisa membedakan mana hal yang tidak bisa ditoleransi dan hal yang masih bisa dikompromikan dalam hubungan.

Biasanya, redflag dalam hubungan adalah ketika pasangan memiliki sikap yang benar-benar mengganggu Beauties, atau sesuatu yang sebenarnya masih bisa ditoleransi namun terasa menyebalkan bagi Beauties. 

Kira-kira, apa saja hal yang umumnya merupakan redflag dalam hubungan?

 

Tidak Konsisten

Jangan Silent Treatment, Lakukan Beberapa Hal Ini Setelah Bertengkar dengan Pasangan Agar Kembali Akrab dan Harmonis/ Foto : Freepik/ Pressfoto

Ilustrasi pasangan/Foto : Freepik/ Pressfoto

Jika pasangan Beauties sering tidak menepati janjinya atau hilang dan muncul seenaknya, hal ini merupakan tanda redflag. 

Ketika seseorang ingin serius menjalin hubungan dengan Beauties, mereka pasti tidak akan membuat Beauties bertanya-tanya. Sebab, hal ini bisa menimbulkan kesalahpahaman dalam hubungan ke depannya.

 

Komunikasi yang Buruk

Ilustrasi pasangan/Foto: Freepik/azerbaijan_stockers

Dalam konteks keluarga, teman, maupun pasangan, komunikasi tentu memegang peranan utama demi keberlangsungan hubungan. 

Jika Beauties mengencani seseorang yang tidak bisa berkomunikasi dengan baik, bagaimana ke depannya Beauties akan mengenal mereka? Bagaimana cara Beauties dan pasangan menyelesaikan permasalahan?

Apabila mereka betah pergi berjam-jam hingga hitungan hari tanpa memberitahu Beauties sebelumnya, artinya Beauties tidak masuk ke dalam prioritasnya dan ini bukanlah pertanda baik.

Hubungan Satu Arah

Ilustrasi pasangan/Foto: Freepik/Queenmoonlite Studio

Jika Beauties merasa hanya Beauties yang berjuang demi keberlangsungan hubungan, dan pasangan hanya menerima tanpa memberikan usaha yang sama, ini saatnya untuk pergi!

Sebab, setiap pihak harus saling berusaha agar hubungan asmara dapat terjalin dengan baik. Hal sederhana seperti mengetahui makanan favorit atau hobi pasangan saja sudah memainkan peran penting dalam intimasi hubungan.

Pasangan Tidak Menghargaimu

Ilustrasi pasangan/Foto: Freepik/EyeEm

Jika pasangan tidak menghargai Beauties meski sudah diingatkan, maka ini merupakan tanda redflag dalam hubungan. 

Baik itu mengacuhkan, menghina, atau meremehkan pendapatmu, semua ini bukanlah tanda hubungan yang sehat. Mungkin pada pertemuan awal, seseorang bisa menjaga citranya. Namun, seiring berjalannya waktu, kepribadian asli seseorang akan terlihat.

Perbedaan Nilai atau Moral

Ilustrasi pasangan/Foto: Freepik/user25451090

Tidak perlu harus signifikan, dari cara pasangan memperlakukan Beauties saja pasti sudah terlihat, apakah mereka menghormati atau bertindak seenaknya pada Beauties.

Hubungan yang baik adalah ketika Beauties bisa mengkomunikasikan hal-hal yang tidak disukai, dan pasangan menghormati itu.

Apabila pasangan berani memaksa Beauties melakukan hal yang bertentangan dengan nilai atau moral meski sudah dikomunikasikan sebelumnya, maka ini merupakan situasi yang tidak bisa ditolerir.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

 

 

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE