Jarang Disadari, Kenali 5 Red Flag Pada Pasangan Lewat Memoar Aurelie Moeremans

Sierra Ayuningtyas Muktisari | Beautynesia
Selasa, 13 Jan 2026 15:15 WIB
1. Grooming
Ilustrasi korban child grooming/ Foto: pexels.com

Memoar Aurelie Moeremans yang berjudul Broken Strings tengah disorot di berbagai media sosial.

Pada Oktober 2025, memoar tersebut pertama kali diluncurkan dan kini sudah tersedia dalam bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia yang dibagikan sang aktris secara gratis dalam bentuk digital. Setelah kepopulerannya, memoar tersebut pun kini akan hadir dalam bentuk buku fisik, Beauties.

Aurelie Moeremans meluncurkan memoar berjudul Broken Strings pertama kali pada Oktober 2025.Aurelie Moeremans meluncurkan memoar berjudul Broken Strings pertama kali pada Oktober 2025./ Foto: instagram.com/aurelie

Memoar Aurelie Moeremans ini mengungkap pengalaman pribadi sang aktris, dimulai dari masa kecilnya di Belgia hingga pindah ke Indonesia setelah membangun karier di dunia hiburan.

Tidak hanya itu saja, memoar ini juga menceritakan Aurelie Moeremans saat menjadi korban dari hubungan yang toksik. Di usia yang masih 15 tahun, sang aktris pernah menjadi korban manipulasi, grooming, tindakan abusive, dan lainnya.

Belajar dari memoar Aurelie Moeremans, kamu perlu mengenali beberapa  tanda 'red flag' pada pasangan  berikut ini.

1. Grooming

Ilustrasi anak yang menjadi korban child grooming/ Foto: pexels.com/RODNAE Productions

Ilustrasi korban child grooming/ Foto: pexels.com

Salah satu hal paling disorot dari memoar Broken Strings yakni tentang bagaimana Aurelie Moeremans menjadi korban grooming di usia 15 tahun.

Menurut National Office for Child Safety, grooming adalah perilaku yang disengaja untuk memanipulasi dan mengendalikan seorang anak, serta keluarga, kerabat, pengasuh, bahkan organisasi dan jaringan pendukung lainnya, dengan tujuan melakukan pelecehan atau kekerasan seksual terhadap anak.

Kala itu, Aurelie Moeremans yang masih belia menjadi korban grooming dari pria berusia 29 tahun yang kala itu menjadi pasangannya. Hal tersebut perlahan-lahan membuat sang aktris terjebak dengan hal-hal ‘red flag’ lainnya, Beauties.

2. Kontrol dan Manipulasi

Foto:Konsekuensi Balikan dengan Pasangan yang Pernah Selingkuh/freepik.com/

Ilustrasi pasangan mengontrol/ Foto: freepik.com

Terkadang, orang-orang yang menjadi korban manipulasi atau kontrol dalam sebuah hubungan kerap tidak menyadarinya, Beauties.

Sama halnya dengan yang terjadi pada Aurelie Moeremans melalui memoar Broken Strings, di mana pasangannya kala itu membangun ikatan emosional untuk kemudian mengontrol kehidupan Aurelie Moeremans.

Kenapa perilaku manipulasi dan kontrol ini termasuk red flag? Hal-hal tersebut dapat merusak kepercayaan diri hingga merusak kesehatan mental, terlebih bagi orang yang mengalaminya. Di sisi lain, korban bisa meragukan pikiran atau sudut pandangnya sendiri akibat tindakan manipulatif tersebut.

3. Membatasi Komunikasi dengan Orang Lain

Pasangan kamu memang tidak secara aktif mengirim pesan ke mantannya, tapi siapa yang tahu jika dia masih menyimpan pesan dari mantannya di ponselnya.

Ilustrasi membatasi komunikasi/ Foto: freepik.com

Melalui memoar-nya, Aurelie Moeremans menceritakan bahwa komunikasinya kerap dibatasi oleh pasangannya, terutama saat ingin berkomunikasi dengan orang tua dan keluarganya.

Bahkan, saat Aurelie Moeremans tengah berkomunikasi dengan rekan-rekan kerjanya pun, hal tersebut membuat pasangannya marah dan tidak memberikannya izin untuk berhubungan dengan mereka.

Beauties, jika pasanganmu membatasi komunikasi dengan teman, keluarga, atau kerabat lainnya, kamu perlu mengerti bahwa larangan tersebut tidak lazim dan kamu perlu menolak untuk mengikutinya.

4. Bersikap Memaksa

Jangan memaksa Leo untuk selalu terbuka setiap saat/Foto: freepik.com/diana.grytsku

Ilustrasi memaksa pasangan/ Foto: freepik.com

Beauties, setiap hubungan yang dijalani memerlukan adanya consent (izin) dan boundaries (batasan), bahkan dengan pasanganmu sekalipun. Jika pasanganmu bersikap memaksa dengan meminta hal-hal yang tidak kamu sukai atau tidak kamu setujui, kamu memiliki hak untuk menolak.

Di sisi lain, sikap memaksa juga termasuk tanda red flag dalam hubungan karena bisa merusak kepercayaan satu sama lain, menunjukkan rasa kurang hormat terhadap pasangan, serta berpotensi menciptakan hubungan toksik.

5. Abusive

Deretan selebritas yang pernah jadi korban abusive relationship/Foto: Freepik.com/Kamran Aydinov

Ilustrasi perilaku abusive/ Foto: freepik.com

Dalam memoar Broken Strings, Aurelie Moeremans turut menceritakan bagaimana ia menjadi korban dari perilaku abusive.

Saat bertengkar dengan pasangannya kala itu, Aurelie Moeremans mendapatkan perlakuan seperti ditampar hingga diludahi. Bahkan, ia juga pernah mendapatkan perlakuan tersebut di depan umum.

Perlu diketahui bahwa perilaku abusive tidak dibenarkan dan tidak menunjukkan adanya cinta atau kasih sayang, Beauties. Perilaku tersebut justru menunjukkan pola perilaku merusak, mengancam kesehatan mental dan fisik, dan perlu diakhiri.

---

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(sim/sim)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE