Kamu Punya 'Main Character Energy'? Simak Tips Biar Hubungan Nggak Berujung Toksik

Patricia Astrid Nadia | Beautynesia
Sabtu, 14 Feb 2026 16:00 WIB
Kamu Punya 'Main Character Energy'? Simak Tips Biar Hubungan Nggak Berujung Toksik
Kamu Punya 'Main Character Energy'? Simak Tips Biar Hubungan Nggak Berujung Toksik/Foto: Freepik.com/Freepik

Di dalam sebuah hubungan percintaan, terkadang adalah salah satu dari pasangan yang tampak lebih dominan. Mereka suka menjadi pusat perhatian karena punya kepercayaan diri dan daya tarik tersendiri. Ini dikenal sebagai main character energy. 

Sekilas terkesan mirip seperti orang dengan kepribadian extrovert yang sangat mudah jadi sorotan. Dalam menjalin hubungan percintaan, ada beberapa hal yang patut diperhatikan agar main character energy tak membuat hubunganmu berujung pada toxic relationship, Beauties.

Jika kamu merasa relate, maka kamu wajib simak sederet tips agar hubungan kalian nggak toksik, sebagaimana dirangkum dari penelitian Shannon Sauer-Zavala, PhD, seorang psikolog klinis dan profesor di Universitas Kentucky.

1. Hindari Ekspektasi Berlebihan pada Pasangan

Saat kamu ingin tampil sebagai sosok yang percaya diri, ingin memberikan ide di hadapan pasanganmu, tentu kamu boleh mengutarakannya. Namun, tidak melulu dalam setiap kondisi pasanganmu harus selalu setuju dengan ide atau usulanmu. Kamu tidak boleh selalu berharap dengan punya ekspektasi berlebihan kalau hanya idemu satu-satunya yang patut didengarkan dan dijalankan. Begitu pula sebaliknya, pasangan nggak harus memaksakan idenya kepadamu.

Hindari menuntut hal berlebihan pada pasangan seolah pasangan sedang diatur untuk selalu mengikuti keinginan yang dianggap paling sempurna. Memberi usul boleh saja, tapi tetap seimbangkan dengan kondisi pasanganmu dan tidak mendominasi dalam hal ekspektasi yang berlebihan.

2. Beri Kesempatan pada Pasangan untuk Berbicara

Kamu boleh tetap tampil percaya diri dan aktif dalam hubungan percintaanmu, tapi memberikan kesempatan pada pasangan dan mengajaknya berbicara akan membuatnya merasa dihargai/Foto: Freepik.com/Freepik

Kamu boleh saja menjadi orang yang mulai memberikan arahan pada pasangan ketika sedang bertemu. Kamu juga berhak menjadi orang yang menunjukkan kepekaan pertama kali dan mengatur waktu untuk bertemu dan berbicara dengan pasanganmu. Namun saat mengobrol atau makan bersama pasangan, kamu tetap perlu memberikan kesempatan dan mempersilakan pasanganmu untuk berbicara.

Misalnya, memintanya untuk memilih menu makan siang bersama atau meminta pendapatnya tentang rencana liburan saat weekend. Kamu tetap membuka ruang diskusi dengan pasangan, tapi memberikannya waktu untuk berbicara. Penting juga untuk memperhatikan caramu berbicara dengan pasangan. Intonasi yang bersemangat dan eye contact yang fokus akan membuat pasanganmu merasa tetap menjadi orang penting dalam hubungan percintaanmu.

3. Jadi Diri Sendiri

Jadilah jujur dan tidak berlebihan ketika kamu sedang bercerita pada pasanganmu. Kamu boleh menyampaikan harapan, impian, dan cita-citamu tapi sampaikan sesuatu yang memang akan kamu lakukan bukan hanya untuk membuat pasangan kagum/Foto: Freepik/Freepik

Belajarlah untuk tidak berbicara tentang hal yang tidak akan kamu lakukan di hadapan pasangan. Terkadang dengan kepercayaan diri yang dimiliki, tak menutup kemungkinan orang akan terjebak pada sikap berlebihan. Misalnya kamu berniat memiliki pernikahan yang mewah, romantis, dan menyiapkan gaun pernikahan impianmu. Tentu kamu boleh mengutarakan hal itu.

Kamu juga boleh saja menyampaikan tentang rumah yang ingin kamu tinggali dan desain harapan yang kamu cita-citakan. Tapi cobalah untuk tetap berbicara dengan realistis, jangan melebih-lebihkan tentang hal yang tidak akan kamu lakukan hanya untuk membuat pasanganmu terkesan sesaat padamu.

Tetap jadilah dirimu sendiri. Lakukan dan sampaikan keinginanmu dengan jujur dan akan kamu laksanakan. Hal ini penting, supaya impian yang kamu sampaikan tidak bertujuan sebagai ajang pamer pada pasanganmu semata.

Beauties juga boleh saja memberikan janji khusus pada pasangan, seperti hadiah liburan atau hal lain yang ingin kamu hadiahkan untuk pasanganmu. Hanya saja, jangan sampai janji itu hanya kamu ucapkan dan tidak diwujudkan ya.

4. Perhatikan Respon Pasangan

Saat berkomunikasi coba perhatikan ekspresi pasangan dan dengarkan jawaban yang ia berikan. Kamu boleh bertanya untuk memastikan kondisi pasangan, bukan sekedar untuk mendominasi/Foto: Freepik.com/Freepik

Dalam suatu hubungan percintaan, tokoh yang penting tak hanya dirimu saja. Jangan menghalangi pasanganmu untuk tampil sebagai orang penting di dalam ceritamu. Sesering mungkin kamu perlu perhatikan bagaimana respon pasanganmu ketika kamu bercerita tentang suatu hal. Bagaimana ekspresinya? Apakah dia tersenyum atau justru kebingungan dan merasa tertekan?

Dengarkan juga jawaban atau respon yang ia berikan ketika kamu sedang bercerita. Dengan begitu, pasanganmu tetap akan merasa didengarkan dan diperhatikan. Kamu tentu boleh bertanya jika kamu merasa ragu, tapi dalam hal ini pertanyaanmu bukanlah suatu hal yang berusaha untuk mendominasi atau hanya untuk membuatmu terlihat keren di hadapan pasangan. Pertanyaanmu bertujuan untuk memastikan bahwa pasanganmu merasa baik-baik saja ketika sedang berbicara dan mengisi waktunya dengan kamu, Beauties.

Nah itulah beberapa tips agar keinginanmu untuk tampil sebagai peran utama atau main character energy tidak membuat hubunganmu jadi toxic. Selamat mencoba, Beauties!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE