STATIC BANNER
160x600
STATIC BANNER
160x600
BILLBOARD
970x250

Kamu Sudah Tahu? Di Negara Ini Sampah Makanan Diolah dan Dijual-belikan Kembali untuk Dimakan Lho!

Zeyra Haya | Beautynesia
Jumat, 02 Sep 2022 16:35 WIB
Kamu Sudah Tahu? Di Negara Ini Sampah Makanan Diolah dan Dijual-belikan Kembali untuk Dimakan Lho!

Setiap negara tentu memiliki ciri khas dan tradisi yang unik. Tak terkecuali negara Filipina.

Terkenal dengan kulinernya yang unik, negara Filipina ternyata juga punya tradisi berjualan makanan yang cukup nyeleneh. Dikenal dengan nama Pagpag.

Mengenal Tradisi Unik Pagpag Asal Filipina, Hasil Makanan yang Diolah dari Sampah Makanan

Pagpag adalah sebuah makanan khas Filipina yang diolah dari bekas sisa-sisa dan sampah makanan. Meski terkesan tidak higienis, namun nyatanya makanan ini justru jadi makanan favorit para penduduk negara Filipina.

Awal Mula Munculnya Tradisi Pagpag

Asal mula tradisi makanan nyeleneh dari negara Filipina. Pagpag, makanan yang didaur ulang dari sampah makanan/Foto: food.detik.com
(Asal mula tradisi makanan nyeleneh dari negara Filipina. Pagpag, makanan yang didaur ulang dari sampah makanan/Foto: food.detik.com)

Melansir dari CNN Indonesia, awal mula munculnya tradisi Pagpag adalah karena di beberapa wilayah pemukiman padat penduduk yang ada di Filipina banyak warga yang hidup di garis kemiskinan. Sehingga hidangan 'pagpag' ini dimanfaatkan oleh para pemulung dan menjadi populer.

Pagpag sendiri memiliki arti "makanan berdebu". Tak hanya untuk konsumsi pribadi, ternyata makanan khas Filipina yang satu ini juga marak diperjual-belikan dengan harga murah.

Meski terlihat kotor dan tidak sehat, namun sebagian besar warga Filipina mengaku percaya bahwa Pagpag tetap aman dikonsumsi karena sudah dimasak ulang. Meski dihadapi dengan risiko kesehatan yang tinggi, tradisi unik di negara Filipina yang satu ini tetap populer.

Cara Pembuatan Pagpag

Cara pembuatan Pangpang, makanan daur ulang dari sampah makanan khas Filipina/Foto: food.detik.com
(Cara pembuatan Pangpang, makanan daur ulang dari sampah makanan khas Filipina/Foto: food.detik.com)

Mengutip dari Detik Food, cara pengolahan Pagpag terbilang cukup sederhana. Pertama, penjual akan mengais sisa-sisa makanan dari restoran cepat saji atau sayur-sayuran yang sudah tidak segar. Kemudian, sisa makanan tersebut dicuci hingga bersih sebelum dimasak kembali.

Setelah sisa sampah makanan tersebut sudah dicuci bersih, tulang ayam dan sisa makanan lainnya pun diolah dan dimasak kembali. Uniknya, sampah-sampah makanan tersebut diolah menjadi berbagai macam menu masakan seperti semur dan digoreng kering lalu disajikan dengan nasi.

Makanan Pagpag biasa dijajakan di warung kecil sekitar pemukiman padat penduduk/Foto: food.detik.com
(Makanan Pagpag biasa dijajakan di warung kecil sekitar pemukiman padat penduduk/Foto: food.detik.com)

Makanan khas Filipina yang unik dan nyeleneh ini biasanya dijual di warung-warung kecil di sekitar pemukiman padat penduduk. Kisaran harga untuk Pagpag ini berkisar di angka 20P hingga 30P (Rp5.500 - Rp Rp8.250).

Beauties, itulah beberapa informasi unik mengenai makanan Pagpag, tradisi daur ulang makanan yang populer di Filipina. Lantas bagaimana menurutmu?

_______________

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE