Saat berbicara tentang kehamilan, tentu kita berbicara tentang wanita. Berbeda dengan pria, wanita dianugerahi rahim yang dapat menjadi tempat tumbuh dan berkembang janin. Namun, memiliki fisik yang lengkap dengan fungsi reproduksinya bukan berarti semua wanita mampu untuk menjalani kehamilan itu sendiri. Pasalnya, kehamilan adalah sebuah perjalanan panjang yang tidak hanya membutuhkan kesiapan fisik, tetapi juga mental dan finansial. Untuk itu, simak ulasan mengenai kapan wanita siap untuk hamil berikut ini.
Menjalani Kehamilan/ Sumber: Freepik.com |
Kesiapan Fisik
Menstruasi tidak menjadi tanda bahwa seorang wanita siap secara fisik untuk hamil. Kehamilan merupakan sebuah proses yang tidak hanya membutuhkan kematangan sel telur. Dalam menjalaninya, dibutuhkan fisik yang kuat dan siap secara keseluruhan. Apalagi mengingat proses persalinan yang akan membutuhkan kondisi panggul yang kuat.
Kesiapan Mental
Selain fisik yang siap, seorang wanita perlu memiliki kesiapan fisik untuk bisa menjalani kehamilan. Kehamilan adalah perjalanan panjang yang membutuhkan kestabilan mental. Akan ada banyak perubahan hormon yang mempengaruhi mood, tampilan fisik, dan selera hingga berpengaruh banyak pada emosi yang naik turun.
Kesiapan Kehamilan/ Sumber: Freepik.com |
Kesiapan Finansial
Hamil dan melahirkan akan membutuhkan biaya yang besar. Tidak hanya itu, bayi yang dilahirkan pun akan membutuhkan biaya tanpa henti sepanjang hidupnya. Ini akan berpengaruh besar terhadap bagaimana orangtua melihat kehidupan. Jadi, sebelum kamu memutuskan untuk hamil, pastikan untuk memiliki kesiapan finansial. Setidaknya kamu sudah tahu dan bisa membayangkan biaya apa yang sekiranya harus disiapkan, mulai dari biaya kontrol kehamilan, vitamin, persalinan, popok, perlengkapan bayi, hingga biaya sekolah anak.
Kesadaran Penuh untuk Jalani Kehamilan
Seorang wanita perlu secara penuh sadar bahwa ia ingin dan mau menjalani kehamilan. Kehamilan bukanlah sebuah proses yang mudah untuk dijalani. Itulah sebabnya ia harus benar-benar menyadari hal itu dan berkomitmen untuk menjalani masa kehamilan itu. Dengan menyadari penuh keputusan untuk hamil, seorang wanita diharapkan dapat memaksimalkan upayanya dalam memberikan yang terbaik untuk tubuhnya dan janin yang tumbuh dalam kandungannya.
Menjadi Orang Tua/ Sumber: Freepik.com |
Kesadaran Penuh untuk Memiliki Anak
Berkomitmen untuk hamil berarti berkomitmen untuk memiliki anak, membesarkan anak, membimbing anak, dan mendidik anak. Sadari bahwa waktumu tidak akan lagi untuk dirimu sendiri. Menyadari hal ini secara penuh dapat membuatmu lebih baik saat melalui masa-masa parenting.
Nah, itulah beberapa hal yang harus kamu pertimbangkan sebelum memutuskan untuk hamil. Tiap wanita memiliki capaian yang berbeda. Tentu tidak ada standar usia yang menjadi patokan ideal mengenai kapan seorang wanita bisa hamil.