Indonesia digegerkan dengan kasus Kapolres Ngada nonaktif, Nusa Tenggara Timur (NTT), AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap tiga anak di bawah umur. Tak hanya itu, Fajar juga diduga merekam aksinya saat melakukan kekerasan seksual dan mengirim video tersebut ke situs porno di Australia. Selain kasus asusila dan pornografi, Fajar juga terlibat kasus dugaan narkoba.
Fakta baru terungkap bahwa AKBP Fajar diduga meminta anak perempuan di bawah umur melalui seorang teman perempuan berinisial F.
"Yang bersangkutan (AKBP Fajar) mengorder (korban) melalui seorang perempuan, perempuan yang bernama F," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTT, Kombes Patar Silalahi dalam keterangannya saat konferensi pers di Mapolda NTT, Selasa (11/3), dilansir dari CNN Indonesia.