Skill public speaking tak hanya dibutuhkan oleh para MC dan pembicara. Faktanya, di luar pekerjaan profesional, keterampilan berkomunikasi di depan umum juga diperlukan untuk meyakinkan orang lain tentang ide-ide yang kamu punya atau untuk memotivasi lingkungan di sekitarmu, Beauties.
Berikut berbagai gaya public speaking dari Joseph Devito dari kacamata psikologi komunikasi yang perlu kamu kenali, supaya informasi kamu sampai ke audiens, tepat sesuai kebutuhannya.
1 . Gaya Ceremonial
Gaya Ceremonial. foto freepik.com: benzoix |
Dalam event seperti pernikahan, graduation, atau acara ulang tahun pasti kamu sering mendengar yang namanya kata sambutan, kan Beauties? Sebagai salah satu orang spesial atau istimewa yang diminta untuk memberi sambutan, pastinya kamu perlu menyampaikannya secara singkat, tapi tetap berkesan. Ada sentuhan emosi yang sifatnya personal dan menarik perhatian audiens.
Misalnya, kamu bisa bercerita tentang pengalaman spesial atau berkesanmu dengan teman kamu yang merayakan ulang tahunnya. Audiens lain pun yang belum mengenalmu jadi terkoneksi dengan emosi bahagia, haru yang kamu bagikan.
2. Persuasif
Persuasif. foto freepik.com: pressfoto |
Sebagai contoh, Beauties memiliki bisnis di bidang kecantikan. Tentunya kamu ingin agar produkmu lebih dikenal orang. Beberapa poin yang harus dimiliki, Beauties perlu aktif dan interaktif dengan audies, punya ekspresi yang meyakinkan, disertai dengan intonasi percaya diri tapi tanpa terkesan memaksa.
Kamu bisa membangun engagement yang kuat melalui media sosial saat mempromosikan produk kamu dengan audiens, Beauties. Riset juga jadi salah satu hal terpenting untuk mempersuasi sesuatu yang ingin kamu jual ke target pasarmu.