sign up SIGN UP

Kenali Tanda Kamu Seorang Overthinker dan 5 Cara Mudah Mengatasi Overthinking Hebat yang Dirasakan

Dimitrie Hardjo | Selasa, 17 Aug 2021 23:15 WIB
Kenali Tanda Kamu Seorang Overthinker dan 5 Cara Mudah Mengatasi Overthinking Hebat yang Dirasakan
caption

Semua orang pasti pernah khawatir akan sesuatu dan terus-menerus memikirkannya. Hal ini memang tidak dapat dihindari karena sebagai manusia, kita pasti merasa cemas.

Namun, keadaan overthinking atau berpikir berlebihan yang terlalu sering juga kurang baik untuk dilakukan. Bahkan tidak sedikit yang mengaitkannya dengan anxiety dan depresi. Sebelum mengetahui bagaimana cara menghentikannya, yuk kenali dulu beberapa tanda overthinking dan cara mengatasinya di bawah ini, Beauties!

Tanda Kamu Seorang Overthinker

Tanda overthinker/
Tanda overthinker/ Foto: pexels.com/ronlach

1. Selalu Khawatir Akan Banyak Hal yang Tidak Bisa Dikontrol

Berpikir berlebihan didasari atas adanya rasa khawatir akan banyak hal, baik sesuatu yang telah terjadi maupun yang akan terjadi. Kita merasa cemas akan sesuatu yang akan datang dan tidak bisa kontrol karena menimbulkan ketidakpastian. Ketidakpastian inilah yang menjadi distraksi sehingga kita lupa untuk menikmati kehidupan di waktu sekarang atau masa kini.

2. Suka Mengingat Kesalahan dan Hal Memalukan yang Sudah Berlalu

Bukan cuma terlalu banyak memikirkan banyak hal yang mendatangkan banyak pertanyaan, overthinker juga terlalu memikirkan masa lalu yang tidak bisa diubah. Baik berupa kesalahan, percakapan dengan orang lain, maupun aksi memalukan yang dilakukan, seorang overthinker akan mengulang-ulang momen ini tanpa alasan yang pasti. Mereka cenderung memikirkan kemungkinan yang ada jika mereka berkata atau melakukan hal yang lain.

3. Mengalami Kesulitan Tidur

Kesulitan tidur/
Kesulitan tidur/ Foto: pexels.com/cottonbro

Pernahkah kamu mengalami kesulitan tidur karena seakan otakmu tidak mau berhenti berpikir? Ini menjadi salah satu tanda kamu seorang overthinker, Beauties! Pikiranmu mengganggu waktu tidur karena kamu terus berpikir hal-hal yang kamu cemaskan tanpa menemukan jawaban yang pasti.

4. Sering Memikirkan Makna di Balik Omongan Seseorang atau Suatu Kejadian

Karena otak tidak berhenti memikirkan hal-hal sederhana yang sebenarnya tidak terlalu signifikan untuk dipikirkan, maka efek snowball bisa terjadi. Pada akhirnya, pikiranmu semakin dalam dan mulai mempertanyakan makna dibalik suatu omongan atau kejadian. Walaupun pada kenyataanya, mungkin tidak ada makna berarti dari hal tersebut.

Cara Mengatasi Overthinking

Cara mengatasi overthinking/
Cara mengatasi overthinking/ Foto: pexels.com/pixabay

Karena overthinking kerap terjadi, kamu harus menyadari dan waspada saat kamu berada di kondisi ini. Dengan demikian, overthinking pun dapat dihindari dan kamu bisa menghidupi masa sekarang dengan lebih nyaman, Beauties. Simak beberapa cara mengatasi overthinking di bawah ini yuk!

1. Menyadari Kamu Mulai Overthinking

Menyadari kamu overthinking/
Menyadari kamu overthinking/ Foto: pexels.com/ronlach

Hal pertama yang harus dilakukan untuk mengatasi overthinking adalah menyadari kamu mulai overthinking. Dengan begitu, kamu bisa menghentikan overthinking dengan cara  mengendalikan pikiran agar tidak berlarut-larut saat merasa khawatir.

2. Mengetahui Apa yang Bisa dan Tidak Bisa Kamu Kontrol

Tidak semua hal dalam hidup kita bisa kendalikan. Karena itu, hal berikutnya yang bisa kamu lakukan adalah mengetahui hal-hal yang bisa dan tidak bisa kamu kontrol. Setelah itu, fokuskan pikiran pada hal yang bisa kamu kontrol dibandingkan terlalu mengkhawatirkan yang tidak.

3. Berpikir Positif

Berpikir positif/
Berpikir positif/ Foto: pexels.com/pixabay

Walaupun kamu tetap berpikir akan hal yang tidak bisa kamu kontrol dan masih cemas akan hal tersebut, kamu masih bisa mengatasinya dengan berpikir positif, Beauties. Kamu bisa memikirkan hal-hal baik yang akan terjadi dibandingkan hal buruk yang mungkin terjadi. Dengan berpikir positif, pikiranmu akan lebih tenang.

4. Ubah Cara Pandang Sebuah Kesalahan atau Kegagalan

Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan mengubah cara memandang sebuah kesalahan atau kegagalan. Jadikan hal tersebut sebagai sebuah proses pembelajaran yang bisa menunjukkan titik di mana kamu perlu memperbaiki diri. Kegagalan bukanlah label yang mendefinisikan diri, melainkan petunjuk bahwa kita mampu untuk menjadi lebih baik lagi.

5. Selalu Bersyukur

Hal terakhir yang tidak boleh terlewatkan adalah tetap bersyukur apapun kondisinya. Banyak hal yang masih dapat disyukuri walaupun keadaan tidak baik sekalipun dan fokus akan hal baik tersebut. Dengan bersyukur, kita lebih menghargai diri sendiri dan menerima sesuatu yang sudah berlalu. 

(ria/ria)

Our Sister Site

mommyasia.id