Kenapa Kita Lebih Mudah Overthinking di Malam Hari?

Adira P | Beautynesia
Rabu, 06 May 2026 18:00 WIB
Alasan Lebih Mudah Overthinking di Malam Hari/Foto: freepik.com/tirachradz

Lampu sudah dimatikan, tubuh sudah berbaring, tapi pikiran justru mulai berputar semakin kencang. Tiba-tiba kamu memikirkan percakapan yang terjadi tiga hari lalu, rencana yang belum selesai, atau hal-hal kecil yang terasa jauh lebih besar dari yang sebenarnya.

Jika ini terasa familiar, kamu tidak sendirian, kok, Beauties. Hal ini sering kita kenal dengan istilah overthinking. Tapi kenapa, ya, overthinking sering menghampiri di malam hari?

Dikutip dari Sleep Foundation, kecemasan di malam hari adalah pengalaman yang sangat umum dan bisa semakin memburuk justru saat kamu mencoba untuk beristirahat. Ada alasan-alasan yang nyata mengapa hal ini terjadi, dan memahaminya adalah langkah pertama untuk menghadapinya. Yuk, simak penjelasannya!

Tidak Ada Lagi Hal yang Mengalihkan Pikiranmu

Salah satu alasan paling mendasar mengapa pikiran terasa lebih ramai di malam hari adalah hilangnya semua gangguan yang biasanya mengisi harimu. Kecemasan di malam hari sering kali semakin parah ketika seseorang sudah berbaring di tempat tidur karena mereka tidak lagi memiliki gangguan dari aktivitas siang hari yang biasanya membantu mengalihkan perhatian dari kekhawatiran mereka.

Sepanjang hari, pikiranmu sibuk dengan pekerjaan, percakapan, tugas, dan berbagai hal lain yang mengisinya. Begitu malam tiba dan semua itu berhenti, pikiran yang tadi berhasil kamu tekan ke belakang mulai bermunculan ke permukaan tanpa ada yang menghalanginya.

Inilah mengapa malam hari sering terasa seperti waktu di mana semua masalah terasa lebih besar dari yang sebenarnya karena di sanalah pikiranmu akhirnya mendapat ruang penuh untuk bersuara.

(naq/naq)