Kenapa Tidak Boleh Menyapu saat Imlek? Ini Alasannya...

Natasha Riyandani | Beautynesia
Selasa, 17 Feb 2026 17:30 WIB
Pantangan Lain saat Hari Imlek
Menggunakan pisau/ Foto: Freepik.com/freepik

Imlek merupakan perayaan penting yang sangat dinantikan oleh masyarakat keturunan Tionghoa di seluruh dunia. Perayaan ini menjadi penanda pergantian tahun baru berdasarkan kalender China atau Lunar.

Perayaan Imlek sendiri biasanya diisi dengan berbagai tradisi, seperti pemasangan ornamen khas China, pertunjukan barongsai, pembagian angpao, hingga penyajian kue keranjang, di mana semuanya memiliki makna budaya mendalam dan dipercaya dapat membawa keberuntungan dan kesejahteraan di tahun baru.

Tak hanya dipenuhi tradisi turun-temurun, perayaan Imlek juga memiliki sejumlah pantangan yang harus dihindari oleh masyarakat Tionghoa. Salah satunya adalah larangan menyapu saat hari pertama Imlek. Kira-kira, kenapa, ya?

Biar nggak penasaran, simak informasinya seperti dilansir dari detikJatim.

Kenapa Tidak Boleh Menyapu saat Imlek?

Alasan tidak boleh menyapu saat Imlek/ Foto: Freepik.com/freepik

Larangan menyapu saat Imlek berawal dari tradisi masyarakat Tionghoa sejak masa agraris kuno, ketika keberuntungan dan hasil panen sangat dihargai. Hari pertama Imlek diyakini sebagai momen awal masuknya rezeki dan keberkahan untuk tahun yang baru.

Menyapu pada hari tersebut dipercaya sama halnya dengan membuang keberuntungan yang baru masuk ke dalam rumah. Rezeki sendiri tidak hanya dimaknai secara material saja, tetapi juga kesehatan, keharmonisan keluarga, dan datangnya harapan-harapan baru yang baik. 

Sementara, menyapu dianggap bertentangan dengan makna perayaan Imlek tersebut. Sebab itulah, berbagai aktivitas yang dianggap dapat mengusir energi baik harus dihindari, termasuk menyapu rumah dan membuang sampah.

Dapat Mengusir Energi Baik

Dapat mengusir energi baik/ Foto: Freepik.com/freepik

Dalam feng shui, hari pertama Imlek dipercaya sebagai momen penting untuk menyambut chi atau energi positif ke dalam rumah. Namun, aktivitas menyapu diyakini dapat mengganggu energi tersebut, bahkan mengusir aliran energi baik yang baru saja masuk.

Selain itu, Imlek merupakan perayaan yang dinanti-nantikan oleh semua orang keturunan Tionghoa. Mereka akan fokus menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga. Setiap menitnya menjadi waktu yang berharga dan sayang untuk dilewatkan.

Jadi, ada baiknya kegiatan membersihkan rumah dilakukan di hari sebelumnya, bukan saat perayaan berlangsung. Itu agar waktu berkumpul tidak berkurang.

Membersihkan Rumah Sebelum Imlek

Membersihkan rumah sebelum Imlek/ Foto: Freepik.com/zinkevych

Mengutip dari laman detikSulsel, larangan menyapu rumah biasanya berlaku mulai dari hari pertama hingga ketiga Imlek. Oleh karena itu, masyarakat Tionghoa akan menyapu dan membersihkan rumah sehari sebelum perayaan Imlek untuk menghindari larangan tersebut.

Membersihkan rumah sebelum Imlek juga dipercaya dapat mengusir segala kesialan atau nasib buruk yang pernah terjadi di tahun sebelumnya. Dengan begitu, rumah dan anggota keluarga bisa lebih siap dalam menerima keberuntungan di awal tahun baru.

Pantangan Lain saat Hari Imlek

Menggunakan pisau/ Foto: Freepik.com/freepik

Selain larangan menyapu, terdapat pantangan-pantangan lain yang harus dihindari selama perayaan Imlek berlangsung. Mulai dari membuang sampah, keramas, memotong rambut, marah, merusak barang, hingga menggunakan benda tajam pada hari pertama Imlek.

Bukan sekedar tradisi turun-temurun, pantangan ini dijalankan sebagai simbol harapan agar kehidupan di sepanjang tahun baru berjalan dengan baik, lancar, dan penuh keberuntungan.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE