Kisah dan Fakta Sejarah Isra Mikraj Nabi Muhammad saw.

Pratitis Nur Kanariyati | Beautynesia
Jumat, 16 Jan 2026 10:00 WIB
Kisah Isra Mikraj Nabi Muhammad saw: di Langit Pertama hingga Ketujuh
Ilustrasi orang berdoa/Foto: Freepik.com/freepik

Isra Mikraj adalah peristiwa perjalanan spiritual Nabi Muhammad saw. dari Masjidil Haram menuju Masjid Al Aqsa. Kemudian, Rasulullah saw. dibawa ke langit ketujuh untuk diperlihatkan sebagian dari kebesaran Allah Swt.. Dari perjalanan itulah, Rasulullah saw. mendapat perintah salat lima waktu dari Allah Swt..

Peristiwa Isra Mikraj sendiri telah dijelaskan oleh Allah Swt. dalam Alquran surat Al-Isra ayat 1. Dalam ayat tersebut dikatakan, “Maha Suci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjid Al Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Bagaimana perjalanan Isra Mikraj Nabi Muhammad saw. dalam melewati langit pertama sampai ketujuh, hingga akhirnya perintah salat lima waktu bagi umat Muslim turun?

Kisah Isra Mikraj: Perjalanan Nabi Muhammad saw. dari Masjidil Haram ke Masjid Al Aqsa

Awal mula perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjid Al Aqsa, dilanjut menembus tujuh langit menemui Allah SWT adalah pada 27 Rajab tahun 10 kenabian. Dalam perjalanan tersebut, beliau singgah di empat lokasi yang memiliki makna penting dalam sejarah kenabian.

Masjid Al Aqsa / Foto : Pexels/Favorable

Awal mula perjalanan Nabi Muhammad saw. dari Masjidil Haram ke Masjid Al Aqsa, dilanjut menembus tujuh langit menemui Allah Swt. adalah pada 27 Rajab tahun 10 kenabian.

Rasulullah saw. kala itu didatangi oleh malaikat Jibril, Mikail, dan Israfil ketika sedang beristirahat. Kemudian, Nabi Muhammad saw. dibawa menuju Sumur Zam-Zam untuk dibersihkan hatinya menggunakan air zam-zam.

Setelah itu, Rasulullah saw. melakukan perjalanan dari Masjidil Haram menuju Masjid Al Aqsa dengan menggunakan Buraq, melansir buku Isra Miraj dan Kisah 25 Nabi-Rasul karya Winkanda Satria Putra.

Dalam perjalanan tersebut, beliau bersama malaikat Jibril singgah di empat lokasi yang memiliki makna penting dalam sejarah kenabian.

  1. Kota Madinah, yang kelak menjadi tujuan hijrah Nabi Muhammad saw..
  2. Kota Madyan, tempat Nabi Musa as. pernah berlindung saat dikejar pasukan Fir’aun.
  3. Thuur Sina, lokasi Nabi Musa as. menerima wahyu dan berbicara langsung dengan Allah Swt..
  4. Baitul Lahm, tempat kelahiran Nabi Isa as..

Nabi Muhammad saw. selalu melakukan salat dua rakaat di setiap tempat persinggahannya, hingga akhirnya di Masjidil Aqsa, beliau menjadi imam di mana makmumnya adalah para nabi dan malaikat Allah Swt..

Kisah Isra Mikraj Nabi Muhammad saw: di Langit Pertama hingga Ketujuh

Ilustrasi orang berdoa/Foto: Freepik.com/freepik

Seusai menyelesaikan ibadah di Masjidil Aqsa, malaikat Jibril membawa Rasulullah saw. ke langit ketujuh. Dalam setiap lapisan langit yang dilewati, Nabi Muhammad saw. bertemu dengan nabi-nabi terdahulu.

  1. Langit pertama: Bertemu Nabi Adam as., nabi dan manusia pertama di bumi.
  2. Langit kedua: Bertemu dengan Nabi Yahya as. dan Nabi Isa as.. Keduanya dikenal sebagai nabi yang banyak menghadapi penolakan dan penderitaan dari kaumnya, tetapi tetap menunjukkan kesabaran dan keteguhan dalam berdakwah.
  3. Langit ketiga: Bertemu dengan Nabi Yusuf as., nabi yang dikenal sebagai simbol keindahan rupa dan keteguhan menjaga akhlak mulia.
  4. Langit keempat: Disambut dengan Nabi Idris as., nabi yang diangkat derajatnya oleh Allah Swt. karena kedalaman pemahamannya terhadap hikmah dan ilmu ketuhanan.
  5. Langit kelima: Bertemu dengan Nabi Harun as., sosok orator dan ahli dalam menyampaikan khutbah.
  6. Langit keenam: Disambut oleh Nabi Musa as., nabi yang menghadapi tantangan besar dari kaumnya serta musuh. Dikenal sebagai sosok pejuang tangguh, baik dalam medan dakwah maupun menghadapi konflik.
  7. Langit ketujuh: Bertemu dengan Nabi Ibrahim as.. Kala itu, Nabi Ibrahim as. sedang bersandar di Baitul Makmur, yaknitempat tawaf para malaikat yang setiap harinya dimasuki oleh tujuh puluh ribu malaikat.

Saat berada di langit ketujuh, Rasulullah saw. naik satu tingkatan ke Sidratul Muntaha. Sidratul Muntaha adalah sebuah tempat yang berada di puncak tertinggi langit dan di dekatnya terdapat surga.

Di sana, Rasulullah saw. bertemu dan berbicara langsung dengan Allah Swt.. Dalam pembicaraan itu, Allah Swt. memerintahkan Rasulullah saw. untuk mengerjakan salat. Allah Swt. awalnya memerintahkan untuk melaksanakan salat 50 waktu dalam sehari semalam sebelum akhirnya berkurang menjadi 5 waktu.

Atas saran Nabi Musa as., Rasulullah saw. memohon pada Allah Swt. untuk mengurangi jumlah waktu salat dalam sehari. “Kembalilah dan minta keringanan kepada Tuhanmu, karena sungguh umatmu lemah dan tidak akan sanggup melakukannya,” tutur Nabi Musa as..

Itulah sejarah singkat peristiwa Isra Mikraj Nabi Muhammad saw.. Semoga artikel ini bisa mengedukasi, Beauties!

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE