Kisah Haru Bayi Monyet yang Diterlantarkan Ibunya, Temukan Rasa Aman dari Boneka

Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Kamis, 19 Feb 2026 11:00 WIB
Yuk, Kenalan dengan Punch!
Bayi monyet bernama Punch yang diterlantarkan induknya. Dia dirawat oleh penjaga kebun binatang./ Foto: x.com/ichikawa_zoo

Seekor bayi monyet bernama Punch hidup sebatang kara di kebun binatang Ichikawa City Zoo, Chiba, Jepang. Kesendiriannya diisi oleh sebuah boneka orangutan yang dibawanya ke mana-mana. Punch menemukan kehangatan dari benda tak bernyawa yang dianggap sebagai pengganti sosok induk. Monyet berwajah polos dan tubuh mungil itu pun menuai hati para pengunjung yang menyemangatinya.

Kisah Punch viral di media sosial, Beauties. Kehidupan monyet jantan usia 6 bulan itu semakin bergema setelah akun resmi X Ichikawa City Zoo mengumumkan keberadaannya, "Saat ini, ada seekor monyet muda yang membawa boneka mainan di kandang gunung monyet," dikutip dari laman The Mainichi.

Sejak diterlantarkan oleh induknya, Punch dirawat oleh penjaga kebun binatang, Beauties. Potret dia menggandeng dan memeluk orangutan menyentuh siapa saja yang melihatnya. Bukan sekadar karena iba, kisah Punch seolah beresonansi dengan kehidupan manusia itu sendiri. Tagar dalam bahasa Jepang makin banyak dijumpai yang jika diterjemahkan berbunyi, "#HangInTherePunch".

Yuk, Kenalan dengan Punch!

Bayi monyet bernama Punch yang diterlantarkan induknya. Dia dirawat oleh penjaga kebun binatang.

Bayi monyet bernama Punch yang diterlantarkan induknya. Dia dirawat oleh penjaga kebun binatang./ Foto: x.com/ichikawa_zoo

Punch merupakan monyet jenis Makaka yang lahir pada tanggal 26 Juli 2026 dengan berat 500 gram. Di tengah panasnya musim panas, ibu Punch tidak menunjukkan perhatian apa pun kepada anak pertama yang baru saja dilahirkannya. Hingga akhirnya, penjaga kebun binatang, Kosuke Shikano dan Shumpei Miyakoshi, turun tangan untuk merawatnya. Berdasarkan keterangan penjaga kebun binatang, sikap induk monyet ini memang bisa saja terjadi dalam beberapa kasus, diakibatkan beban persalinan pertama.

Namun setelah diamati oleh para penjaga, tidak ada monyet lain yang ingin mengasuh Punch. “Di kelompok monyet gunung, induk monyet lain terkadang mengambil alih pengasuhan anak, jadi kami mengamati dari kejauhan pada hari kelahiran, tetapi tidak ada tanda-tanda seperti itu. Karena Punch sehat, kami untuk sementara memisahkannya dari kelompok dan mulai memberinya susu langsung dari tangan," cerita Shikano.

Induk yang Digantikan oleh Boneka Orangutan

Bayi monyet bernama Punch yang diterlantarkan induknya. Dia dirawat oleh penjaga kebun binatang.

Bayi monyet bernama Punch yang diterlantarkan induknya. Dia dirawat oleh penjaga kebun binatang./ Foto: x.com/ichikawa_zoo

Walaupun dirawat oleh penjaga kebun binatang, Punch tetap dibesarkan di dekat aroma dan suara monyet lain sehingga dia dapat berintegrasi dengan lancar ke dalam kelompok monyet pegunungan. Setelah lahir, bayi monyet secara alami berpegangan pada bulu induk untuk kenyamanan dan membentuk otot. Namun karena Punch tidak memiliki induk, penjaga mencari pengganti, termasuk handuk yang digulung sampai beberapa boneka binatang.

Di antara pengganti itu, Punch menyukai boneka orangutan. “Bulu boneka itu memudahkan untuk dipegang, dan penampilannya juga mirip dengan monyet, yang kemungkinan memberikan rasa aman," imbuh Shikano.

Sekarang, Punch telah bertumbuh hingga mencapai 2 kg. Walaupun masih diberi makan oleh penjaga dan menempel pada mereka atau menghabiskan waktu sendiri dengan boneka, Punch perlahan mulai berinteraksi dengan kelompok monyet lainnya dalam kebun binatang.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE