Makna Lomba Makan Kerupuk yang Selalu Muncul di Perayaan Hari Kemerdekaan RI

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Senin, 17 Aug 2026 08:00 WIB
Aturan Main Lomba Makan Kerupuk
Aturan Lomba Makan Kerupuk/Foto: CNN/Nihla Karimah

Pernah ikut lomba makan kerupuk saat perayaan Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus, Beauties? Permainan sederhana ini memang selalu berhasil membuat suasana perayaan kemerdekaan menjadi lebih ramai dan mengundang tawa.

Menariknya, pemilihan kerupuk sebagai bagian dari perlombaan ternyata bukan tanpa alasan. Di balik keseruannya, terdapat cerita tentang kehidupan masyarakat Indonesia setelah melewati masa peperangan dan krisis ekonomi.

Sejarah Lomba Makan Kerupuk

Lomba Makan Kerupuk/Foto: Detik/Pradito Rido Perdana

Menurut buku Permainan Kerupukan karya Gilar Ginanda dkk, tradisi ini mulai muncul sekitar tahun 1950-an. Kala itu, masyarakat Indonesia mulai memiliki kesempatan untuk merayakan kemerdekaan melalui berbagai kegiatan yang lebih meriah.

Sebelumnya, situasi peperangan dan krisis ekonomi membuat masyarakat belum leluasa mengadakan perayaan besar. Kondisi tersebut berlangsung sejak masa 1930 hingga 1940-an dan turut memengaruhi kehidupan sehari-hari.

Ketika keadaan mulai lebih aman, berbagai perlombaan pun hadir sebagai hiburan masyarakat. Bukan cuma lomba makan kerupuk, ada pula panjat pinang dan tarik tambang yang ikut memeriahkan suasana kemerdekaan.

Lalu, kenapa harus kerupuk? Pada masa sulit tersebut, kerupuk termasuk makanan yang cukup dekat dengan kehidupan masyarakat. Harganya relatif terjangkau sehingga menjadi makanan yang populer, terutama bagi masyarakat kecil.

Karena itu, kerupuk memiliki hubungan dengan pengalaman masyarakat dalam melewati masa penuh keterbatasan. Perlombaan tersebut kemudian menjadi hiburan sekaligus pengingat bahwa Indonesia pernah melalui masa yang tidak mudah.

Makna Lomba Makan Kerupuk

Makna Lomba Makan Kerupuk/Foto: Detik/Enis Efizudin

Kalau selama ini kamu menganggap perlombaan tersebut hanya sebagai hiburan, ternyata maknanya lebih luas. Berdasarkan buku Permainan Kerupukan karya Gilar Ginanda dkk dan Ketika Huruf V Digugat karya Jehan Fiqhi Y, permainan ini berkaitan dengan semangat perjuangan.

Kerupuk dan nasi disebut sebagai makanan yang disukai para pejuang. Oleh sebab itu, permainan tersebut dapat menjadi pengingat terhadap kehidupan dan perjuangan mereka ketika mempertahankan kemerdekaan.

Selain itu, permainan tersebut membawa pesan sederhana tentang rasa syukur. Kemerdekaan dan rezeki yang dinikmati sekarang merupakan sesuatu yang patut dihargai bersama.

Menariknya lagi, suasana perlombaan membuat warga berkumpul dan berinteraksi. Karena itu, kegiatan ini sekaligus membantu menumbuhkan rasa kebersamaan dan persaudaraan.

Aturan Main Lomba Makan Kerupuk

Aturan Lomba Makan Kerupuk/Foto: CNN/Nihla Karimah

Dalam versi yang paling umum, panitia akan menyiapkan beberapa kerupuk putih. Kerupuk tersebut kemudian digantung berjajar pada seutas tali sehingga masing-masing peserta mendapatkan satu kerupuk.

Nah, bagian paling seru dimulai ketika perlombaan berlangsung. Peserta harus menghabiskan kerupuk tanpa menyentuhnya menggunakan tangan, sehingga kedua tangan biasanya ditempatkan di belakang tubuh.

Siapa yang berhasil menghabiskan kerupuk terlebih dahulu, dialah pemenangnya. Walaupun terdengar gampang, kerupuk yang terus bergerak bisa membuat peserta harus mencari posisi paling tepat untuk menggigitnya.

Kalau kamu merasa versi biasa kurang menantang, sekarang ada variasi menggunakan katrol. Berdasarkan informasi dari laman resmi Humas Provinsi Jawa Tengah, permainan ini menambahkan tantangan berupa tali yang terhubung dengan kaki peserta.

Satu bagian tali dikaitkan dengan kerupuk, sedangkan bagian lainnya terhubung pada jempol kaki. Peserta kemudian perlu mengangkat kaki tersebut sambil mempertahankan posisi tubuh dengan satu kaki.

Tantangannya, ketika kaki yang terhubung dengan tali turun dan menyentuh tanah, kerupuk akan bergerak semakin tinggi. Jadi, peserta membutuhkan keseimbangan, ketenangan, dan strategi agar tetap bisa menjangkau kerupuk.

Wah, ternyata di balik kerupuk yang kamu kejar, ada cerita sejarah yang membuat tradisi 17 Agustus terasa jauh lebih bermakna ya, Beauties! Gimana, Beauties, sudah siap belum ikut lomba makan kerupuk di lingkunganmu?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE