Mengapa Ada Orang yang Sulit Meninggalkan Situationship? Ini Penjelasannya

Adira P | Beautynesia
Senin, 09 Feb 2026 13:15 WIB
Sudah Terlalu Banyak ‘Berinvestasi’ dalam Hubungan
Mengapa Ada Orang yang Sulit Meninggalkan Situationship? Ini Penjelasannya/Foto: pexels.com/Bethany Ferr

Beauties, pernahkah kamu merasa berada dalam hubungan yang tidak jelas statusnya? Kamu melakukan hal-hal seperti pasangan, merasakan perasaan seperti pasangan, tetapi tidak ada label, tidak ada kejelasan, serta yang paling penting, tidak ada komitmen.

Kamu mungkin sedang terjebak dalam sebuah situationship, yaitu sebuah ilusi hubungan yang dibangun dari keintiman tanpa kepastian.

Dikutip dari Psychology Today, menurut penelitian Dr. Mickey Langlais dari Baylor University yang dipublikasikan dalam jurnal Sexuality & Culture (2024), situationship adalah hubungan romantis yang melibatkan menghabiskan waktu bersama serta terlibat dalam aktivitas layaknya pasangan, tetapi tidak ada label serta komitmen yang rendah.

Meskipun situationship umumnya kurang memuaskan dibandingkan hubungan tradisional, tapi banyak orang tetap bertahan di dalamnya. Mengapa demikian? Yuk, simak alasan yang membuat seseorang bertahan dalam situationship!

Terjebak dalam Pola yang Tidak Konsisten

Ilustrasi pasangan/Foto: freepik.com/Freepik

Mengapa Ada Orang yang Sulit Meninggalkan Situationship? Ini Penjelasannya/Foto: freepik.com/Freepik

Salah satu alasan paling kuat mengapa orang terjebak dalam situationship adalah fenomena yang disebut intermittent reinforcement atau penguatan yang tidak konsisten.

Fenomena ini melibatkan sifat perhatian yang tidak teratur. Misalnya satu hari kamu dibanjiri perhatian, tapi hari berikutnya tidak ada kabar. Mekanisme ini bisa membuat seseorang merasa terikat secara emosional pada seseorang meskipun tanpa komitmen dan kepastian, dikutip dari Click2Pro.

Hal ini menunjukkan bahwa meskipun secara objektif hubungan tidak berkembang, otak kamu menipu dirimu sendiri untuk percaya bahwa ada kemajuan karena ada momen-momen keintiman yang tidak tentu tapi intens.

Sudah Terlalu Banyak ‘Berinvestasi’ dalam Hubungan

Ilustrasi pasangan/Foto: pexels.com/Bethany Ferr

Mengapa Ada Orang yang Sulit Meninggalkan Situationship? Ini Penjelasannya/Foto: pexels.com/Bethany Ferr

Seperti yang diuraikan dalam penelitian dari Journal of Economic Psychology, sunk cost fallacy merujuk pada kecenderungan manusia untuk terus berinvestasi dalam sesuatu hanya karena kita sudah menginvestasikan begitu banyak di dalamnya.

Bahkan ketika investasi kita tidak lagi menguntungkan kita, logika akan berkata, "Yah, saya sudah sejauh ini, jadi saya mungkin akan terus melanjutkan," dan pada akhirnya membuat kita tetap berinvestasi alias bertahan di hubungan tak jelas tersebut.

Melansir Psychology Today, cara berpikir seperti ini sepintas terasa logis, Beauties. Namun, ini adalah pola pikir berbahaya yang biasanya membuat kita terjebak dalam pekerjaan yang tak membuat kita berkembang, pertemanan yang toksik, situasi keuangan yang buruk, serta tentu saja, situationship yang setengah matang.

Terjebak dalam Masa Depan yang Dibayangkan

Ilustrasi pasangan yang sedang asik mengobrol perihal finansial dalam diri dan pasangan/foto: pexels.com/katerina holmes

Mengapa Ada Orang yang Sulit Meninggalkan Situationship? Ini Penjelasannya/Foto: pexels.com/katerina holmes

Alasan mengapa orang tetap bertahan dalam situationship adalah karena “planned investments”. Artinya, mereka berpegang pada hubungan yang mereka yakini bisa menjadi sesuatu yang mereka harapkan, Beauties.

Masa depan yang dibayangkan ini dapat membuat “putus” dari situationship benar-benar menyakitkan. Kamu berduka untuk apa yang kamu pikir bisa menjadi lebih daripada apa yang sebenarnya.

Orang yang sering bertahan dalam situationship bukan karena bahagia dengan kondisi saat ini, tetapi karena berharap itu akan berubah menjadi sesuatu yang lebih nyata. Mereka membayangkan bahwa suatu hari pasangan mereka akan siap untuk berkomitmen, meskipun tidak ada tanda-tanda konkret yang menunjukkan hal itu.

Beauties, ini adalah perangkap psikologis yang berbahaya. Kamu tidak hidup dalam kenyataan hubungan saat ini, tetapi dalam potensi yang mungkin tidak pernah terwujud.

Takut Kesepian

Cancer, mengasihi dan melindungi pasangan/Foto: Freepik/freepik

Mengapa Ada Orang yang Sulit Meninggalkan Situationship? Ini Penjelasannya/Foto: Freepik/freepik

Bagi sebagian orang, situationship terasa lebih baik daripada harus sendirian. Mereka menghindari menjadi lajang sehingga mereka menerima siapa pun meskipun itu tidak membuat mereka bahagia.

Hal ini menciptakan siklus di mana seseorang tetap bertahan dalam situationship karena takut kehilangan koneksi, meskipun koneksi itu tidak memenuhi kebutuhan emosional mereka.

Dikutip dari Psychology Today, berada dalam situationship dapat menyebabkan kecemasan yang lebih tinggi, harga diri yang lebih rendah, serta lebih banyak tekanan emosional

Perlu diingat, jangan biarkan ketakutan menjadi lajang atau sendiri menyebabkan kamu menerima lebih sedikit dari yang kamu inginkan. Ketika kamu fokus membangun kehidupan yang tidak hanya berfokus pada percintaan, nantinya kamu tidak akan lagi bersedia menerima hubungan yang setengah-setengah dan hanya menguras energi.

Beauties, jika kamu menemukan diri kamu terjebak dalam situationship, tanyakan pada diri sendiri: apakah ini benar-benar membuatmu bahagia atau kamu hanya bertahan karena takut kehilangan sesuatu yang tidak pernah benar-benar jelas sejak awal? Kamu layak mendapatkan hubungan di mana komitmen bukan pertanyaan, tetapi fondasi.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiwa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE