Mengapa Kita Sering Menunda Pekerjaan yang Sebenarnya Hanya Butuh 5 Menit? Ini Penjelasannya

Amanda Nabila Noor Azahra | Beautynesia
Jumat, 28 Aug 2026 07:00 WIB
Beban Mental yang Terus Bertambah
Beban Mental yang Terus Bertambah/Foto: pexels.com/RDNE Stock project

Beauties, apakah kamu sering menunda membalas email, melipat pakaian, membayar tagihan, atau sekadar membalas pesan yang sebenarnya hanya membutuhkan waktu beberapa menit? Meski terlihat sederhana, tugas-tugas kecil justru sering menjadi pekerjaan yang paling lama tertunda.

Ternyata, kebiasaan tersebut bukan selalu disebabkan oleh rasa malas, tetapi juga berkaitan dengan cara otak merespons sebuah tugas. Simak penjelasannya berikut ini, Beauties! 

Pekerjaan Kecil Tidak Selalu Terasa Mudah bagi Otak

Pekerjaan Kecil Tidak Selalu Terasa Mudah bagi Otak/Foto: pexels.com/Sarah Chai

Dilansir dari Verywell Mind, prokrastinasi merupakan kecenderungan menunda tugas meskipun kita mengetahui pasti bahwa penundaan tersebut dapat membawa dampak negatif. Salah satu dari banyaknya penyebab yaitu keinginan untuk menghindari emosi yang tidak menyenangkan, seperti bosan, cemas, atau merasa kewalahan. Akibatnya, otak lebih memilih melakukan aktivitas lain yang terasa lebih menyenangkan saat itu.

Jadi, itu semua bukan karena durasi pekerjaannya, melainkan karena respons emosional yang muncul ketika kita memikirkannya. Karena itulah, sebuah pekerjaan yang sebenarnya hanya membutuhkan waktu sekitar lima menit tetap bisa terasa berat untuk dimulai.

Terlalu Yakin Masih Ada Waktu

Terlalu Yakin Masih Ada Waktu/Foto: pexels.com/Darina Belonogova

Orang yang menunda pekerjaan melakukannya karena merasa tugas tersebut masih bisa diselesaikan nanti. Pikiran seperti “nanti aja deh” atau “masih ada waktu” membuat pekerjaan kecil terus bergeser dari satu waktu ke waktu berikutnya hingga akhirnya menumpuk.

Ironisnya, semakin lama ditunda, tugas tersebut justru terasa semakin besar. Padahal, waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya mungkin tidak berubah sama sekali.

Beban Mental yang Terus Bertambah

Beban Mental yang Terus Bertambah/Foto: pexels.com/RDNE Stock project

Dampak dari kita menunda pekerjaan dapat diyakini pernah dirasakan semua orang. Menunda tidak hanya membuat daftar tugas semakin panjang, tetapi juga dapat menambah beban mental. Tugas yang belum selesai sering kali terus muncul di pikiran dan memicu rasa bersalah atau cemas karena merasa belum menyelesaikan tanggung jawab.

Kita harus memahami terlebih dahulu alasan di balik kebiasaan menunda agar tahu langkah awal untuk mengubahnya. Terkadang, bagian tersulit dari sebuah pekerjaan bukanlah menyelesaikannya, melainkan memulai. Saat tugas kecil segera dikerjakan, kita tidak hanya menyelesaikan pekerjaan tersebut, tetapi juga mengurangi beban mental yang terus kita bawa sepanjang hari.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE