Mengapa Lebih Produktif saat Deadline Sudah di Depan Mata? Ini Penjelasannya

Amanda Nabila Noor Azahra | Beautynesia
Kamis, 27 Aug 2026 13:15 WIB
Mengapa Lebih Produktif saat Deadline Sudah di Depan Mata? Ini Penjelasannya
Mengapa Lebih Produktif saat Deadline Sudah di Depan Mata? Ini Penjelasannya/Foto: Magnific.com

Beauties, apa kamu pernah merasa sebuah tugas yang sudah berhari-hari tidak tersentuh justru bisa selesai dalam hitungan jam saat deadline semakin dekat? Fenomena ini bisa terjadi pada siapa pun.

Bukan semata-mata karena terbiasa menunda pekerjaan, tetapi juga karena cara otak merespons tekanan waktu dan rasa mendesak. Lalu, apakah ada alasan di balik fenomena yang umum terjadi ini? Yuk, simak penjelasannya, Beauties! 

Deadline Menciptakan Rasa Mendesak

Deadline Menciptakan Rasa Mendesak/Foto: pexels.com/cottonbro studio

Dilansir dari Real Simple, salah satu alasan seseorang menjadi lebih produktif menjelang deadline adalah karena munculnya sense of urgency atau rasa bahwa sebuah tugas harus segera diselesaikan. Ketika deadline masih terasa jauh, otak cenderung memberi sinyal bahwa pekerjaan tersebut belum menjadi prioritas.

Sebaliknya, saat deadline semakin dekat, perhatian dan energi mulai terfokus pada satu tujuan, yaitu menyelesaikan tugas tepat waktu. Akibatnya kita lebih mudah terhindar dari distraksi dan mengambil keputusan dengan lebih cepat dibanding saat masih memiliki banyak waktu.

Tekanan dalam Batas Tertentu Dapat Meningkatkan Motivasi

Tekanan dalam Batas Tertentu Dapat Meningkatkan Motivasi/Foto: pexels.com/Polina Tankilevitch

Mengutip HRSEA, adanya tekanan tidak selamanya berdampak buruk, terutama dalam hal mengejar deadline. Dalam kadar yang wajar, deadline dapat memicu motivasi karena otak menganggap waktu sebagai sumber daya yang terbatas. Hal yang mendorong seseorang untuk lebih fokus, tahu apa yang harus diprioritaskan, serta memaksimalkan waktu yang tersedia. 

Sebaliknya, tekanan yang terlalu besar dapat memberikan efek sebaliknya. Jika waktu yang dimiliki terlalu sempit atau beban pekerjaan terlalu banyak, stres justru bisa mengganggu konsentrasi dan menurunkan kualitas hasil pekerjaan.

Terlalu Banyak Waktu Belum Tentu Membuat Lebih Produktif

Terlalu Banyak Waktu Belum Tentu Membuat Lebih Produktif/Foto: pexels.com/Mikhail Nilov

Sebuah penelitian yang dikutip dari ScienceAlert menunjukkan bahwa kesibukan dapat membantu seseorang tetap produktif. Sebaliknya, ketika memiliki banyak waktu luang, seseorang justru lebih mudah terdistraksi atau menunda pekerjaan karena merasa masih memiliki kesempatan untuk mengerjakannya nanti.

Dengan adanya batas waktu membuat otak kita lebih selektif dalam menentukan prioritas. Fokus pun lebih terarah pada pekerjaan yang benar-benar berada di barisan pertama untuk diselesaikan. 

Deadline sering dianggap sebagai sumber stres apabila manajemen waktu kita tidak terarah, namun keberadaannya juga dapat membantu meningkatkan fokus dan motivasi menyelesaikan pekerjaan.

Mengetahui bagaimana otak merespons tekanan yang muncul dari deadline dapat menjadi langkah awal untuk mengatur ritme kerja dengan lebih baik, sehingga kita tidak harus selalu menunggu deadline datang untuk bisa bekerja secara maksimal.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE