Mengenal 10 Keistimewaan Malam Lailatul Qadar, Lebih Baik dari 1.000 Bulan

Natasha Riyandani | Beautynesia
Senin, 09 Mar 2026 18:30 WIB
2. Malam Diturunkannya Al-Qur’an
Ilustrasi membaca Al-Quran/ Foto: Pexels.com/Rizky Sabriansyah

Beauties, nggak terasa, bulan suci Ramadan sudah memasuki 10 hari terakhir, nih. Pada waktu ini, umat Muslim biasanya akan berlomba-lomba untuk meningkatkan ibadah mereka karena di salah satu malamnya terdapat malam yang sangat istimewa, yaitu malam Lailatul Qadar.

Malam Lailatul Qadar merupakan malam yang penuh kemuliaan dalam Islam. Malam ini disebut sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Semua amalan di malam ini akan dilipatgandakan bagi umat Muslim.

Lalu, kapan datangnya malam Lailatul Qadar? Banyak orang meyakini bahwa Lailatul Qadar terjadi pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan, seperti malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29.

Saking istimewanya malam ini, Rasulullah saw. menganjurkan umatnya untuk mencari Lailatul Qadar dengan penuh semangat dan sukacita. Lantas, seperti apa keistimewaan malam Lailatul Qadar sebenarnya? Dilansir dari detikSumsel, berikut rangkuman informasinya.

1. Lebih Baik dari 1.000 Bulan

Ilustrasi salat berjamaah di masjid/ Foto: Pexels.com/Thirdman

Selama bulan Ramadan, Lailatul Qadar menjadi malam yang dinanti-nantikan oleh umat Muslim. Dalam Al-Qur’an, Allah Swt. menegaskan salah satu keistimewaan malam Lailatul Qadar adalah malam yang lebih baik dari 1.000 bulan.

Allah Swt. berfirman dalam surah Al-Qadr ayat 3:

لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ ۝٣

Artinya: "Lailatul Qadar itu lebih baik daripada seribu bulan."

Nilai ini menunjukkan betapa luar biasanya kesempatan yang diberikan pada malam tersebut dalam konteks ibadah dan pengampunan dosa.

2. Malam Diturunkannya Al-Qur’an

Ilustrasi membaca Al-Quran/ Foto: Pexels.com/Rizky Sabriansyah

Di malam Lailatul Qadar, Allah Swt. menurunkan wahyunya berupa Al-Qur'an secara sekaligus dari Lauhul Mahfudz ke langit dunia untuk disampaikan ke Nabi Muhammad saw. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam surah Al-Baqarah ayat 185:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ

Artinya: "(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur'an)."

Selain dalam surah Al-Baqarah, diturunkannya Al-Qur'an di bulan Ramadhan juga dijelaskan dalam surah Ad-Dukhan ayat 3. Pada surah tersebut, Allah Swt. berfirman:

إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنذِرِينَ

Artinya: "Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan Sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan." (QS Ad-Dukhon: 3)

3. Malam Turunnya Para Malaikat ke Bumi

Ilustrasi turunnya para malaikat ke bumi/ Foto: Pexels.com/Abdullah Ghatasheh

Keistimewaan lainnya dari malam Lailatur Qadar adalah turunnya para malaikat ke bumi. Lailatul Qadar dianggap sebagai malam yang sempit karena pada malam ini banyak malaikat, termasuk Malaikat Jibril, turun ke bumi dalam jumlah besar.

Dalam surah Al-Qadr ayat 4, Allah Swt. berfirman:

تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا

Artinya: "Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril" (QS. Al-Qadr: 4)

Berdasarkan surah Al-Qadr, malaikat turun membawa rahmat, keberkahan, dan kedamaian, serta mengaminkan doa-doa seluruh umat Muslim hingga terbit fajar.

4. Diampuni Segala Dosa

Ilustrasi berdoa memohon ampunan/ Foto: Pexels.com/Thirdman

Allah Swt. akan mengampuni segala dosa-dosa yang telah lalu bagi siapa saja yang menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan iman dan keikhlasan di bulan Ramadan.

Dari Abu Hurairah, Nabi Muhammad SAW pernah bersabda:

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya: "Barangsiapa yang sholat pada Lailatul Qadar dengan iman dan mengharap pahala maka diampunkan baginya dosa-dosa yang telah lalu. (HR. Bukhori 1901).

5. Pahala Dilipatgandakan

Ilustrasi berzikir/ Foto: Pexels.com/RDNE Stock Project

Sebagaimana baiknya bulan suci Ramadan, pada malam Lailatul Qadar disebut bahwa pahala dari ibadah akan dilipatgandakan dan Allah Swt. menerima segala bentuk taubat umat-Nya.

Ibadah pada malam ini setara dengan beribadah selama 83 tahun 4 bulan (seribu bulan), membuat setiap salat, zikir, dan doa-doa yang dipanjatkan pada malam ini memiliki dampak spiritual yang luar biasa. Hal ini menjadikannya momen untuk memohon ampunan, berdoa, dan beramal saleh.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat.”

Hadis tersebut menjelaskan bahwa semua amal yang dilakukan selama bulan Ramadan, terutama di malam Lailatul Qadar akan dilipatgandakan pahalanya, bahkan hingga tujuh ratus kali lipat.

6. Malam yang Penuh Berkah

Ilustrasi itikaf di Masjid/ Foto: Pexels.com/Mohammed Alim

Malam Lailatul Qadar juga dikenal sebagai salah satu malam yang penuh keberkahan. Sebagaimana dijelaskan dalam surah Ad-Dukhan ayat 3-4, berbunyi:

اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةٍ مُّبٰرَكَةٍ اِنَّا كُنَّا مُنْذِرِيْنَ ۝٣فِيْهَا يُفْرَقُ كُلُّ اَمْرٍ حَكِيْمٍۙ ۝٤

Artinya: "Sesungguhnya Kami (mulai menurunkannya pada malam yang diberkahi (Lailatul Qadar). Sesungguhnya Kamilah pemberi peringatan. Pada (malam itu) dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah." (QS Ad-Dukhan: 3-4)

7. Diberikan Keselamatan dan Kesejahteraan Bagi Orang yang Beriman di Malam Itu

Ilustrasi membaca Al-Qur'an dan berzikir/ Foto: Pexels.com/ RDNE Stock Project

Selain penuh berkah, malam ini juga dipenuhi dengan kedamaian hingga terbitnya fajar. Pada malam Lailatul Qadar, Allah swt. memberikan ketenangan, kesejahteraan, dan perlindungan bagi siapa saja yang beribadah dan memohon kepada-Nya. Hal ini sesuai dengan surah Al-Qadr ayat 5, yaitu:

سَلٰمٌۛ هِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِࣖ ۝٥

Artinya: “Sejahteralah (malam) itu sampai terbit fajar.” (QS Al-Qadr: 5)

Tak hanya itu, setiap orang yang beriman di malam Lailatul Qadar juga akan dijauhkan dari gangguan setan. Mujahid berkata:

هِيَ لَيْلَةٌ سَالِمَةٌ، لَا يَسْتَطِيعُ الشَّيْطَانُ أَن يَعْمَلَ فِيْهَا سُوءًا ولا أذى

Artinya: "Dia adalah malam yang selamat. Setan tidak akan sanggup melakukan kejelekan atau mengganggu." (Tafsir al-Qurthubi 20/134)

Hal ini juga sejalan dengan yang dikatakan Ad-Dhhak RA:

Artinya: "Allah swt. tidaklah menakdirkan di malam itu kecuali keselamatan. Adapun di malam yang lain la menakdirkan bencana dan juga keselamatan."

8. Malam Pencatatan Takdir Tahunan

Ilustrasi berdoa/ Foto: Pexels.com/Faisal Nurmansyah

Pada malam Lailatul Qadar juga akan dilakukan pencatatan takdir tahunan. Allah Swt. berfirman dalam potongan surah Al-Qadr:

فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ

Artinya: "Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah." (QS. Ad-Dukhan: 4)

Ibnu Katsir dalam kitab tafsirnya menerangkan bahwa pada malam Lailatul Qadar akan dirinci di Lauhul Mahfudh mengenai penulisan takdir dalam setahun. Pada malam itu, dicatat segala ketetapan seperti ajal, rezeki, dan segala peristiwa yang akan terjadi hingga akhir tahun.

Namun perlu dicatat, sebagaimana keterangan dari Imam Nawawi RA dalam Syarh Muslim (8:57) bahwa catatan takdir tahunan tersebut tentunya telah didahului oleh ilmu dan penulisan Allah Swt. Takdir tersebut nantinya akan diperlihatkan kepada para malaikat, sehingga mereka mengetahui peristiwa yang akan terjadi dan melaksanakan tugas sesuai perintah-Nya.

9. Terbukanya Pintu Langit

Ilustrasi berdoa di Masjid/ Foto: Pexels.com/Dwi Setyo

Di bulan Ramadan, termasuk pada malam Lailatul Qadar, Allah Swt. akan membukakan pintu-pintu langit. Dalam hadits riwayat An-Nasai dijelaskan bahwa:

Artinya: "Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan yang diberkahi, Allah Ta'ala wajibkan kalian untuk berpuasa padanya, dibukakan padanya pintu-pintu langit, ditutup pintu-pintu neraka Jahim, dan dibelenggu setan-setan yang membangkang. Pada bulan tersebut, Allah memiliki satu malam yang lebih baik dari seribu bulan (seseorang beribadah selama itu). Barangsiapa terhalang dari kebaikannya, sungguh ia orang yang terhalang (dari seluruh kebaikan)" (HR An-Nasai)

10. Ditutupnya Pintu Neraka

Ilustrasi salat/ Foto: Pexels.com/Zeynep Sude Emek

Keistimewaan terakhir dari bulan Ramadan, termasuk di malam Lailatul Qadar yakni ditutupnya pintu neraka. Malam tersebut hanya dipenuhi kebaikan-kebaikan. Bagi umat Muslim yang menjalankan ibadah dengan ikhlas karena Allat Swt. akan diberikan kesejukan hati dan keberkahan dalam hidupnya.

Itulah beberapa keistimewaan malam Lailatul Qadar yang wajib umat Muslim ketahui. Jangan lupa manfaatkan waktu sebaik-baiknya di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan ya, Beauties!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE