Mengenal Kakeibo, Metode Mengatur Keuangan Ala Jepang yang Bikin Cepat Kaya Raya

Meuthia Khairani | Beautynesia
Kamis, 02 May 2024 06:45 WIB
Kakeibo, metode mengatur keuangan ala Jepang/Foto: Pexels/Karolina Grabowska

Kakeibo, diucapkan “kah-keh-boh,” diterjemahkan sebagai “buku besar keuangan rumah tangga.” Istilah ini diciptakan pada tahun 1904 oleh seorang perempuan bernama Hani Motoko (terkenal sebagai jurnalis perempuan pertama di Jepang).

Kakeibo tidak melibatkan perangkat lunak penganggaran, aplikasi seperti Microsoft Excel, atau apa pun. Melainkan hanya buku catatan dan pena untuk mencatat dan mengamati kebiasaan belanja sehari-hari.

Menurut metode kakeibo, sebelum membeli barang-barang (yang tidak penting, atau secara impulsif), kamu harus menanyakan diri kamu dengan pertanyaan-pertanyaan berikut.

  1. Bisakah saya hidup tanpa barang ini?
  2. Berdasarkan situasi keuangan saya, apakah saya mampu membelinya?
  3. Apakah saya akan benar-benar menggunakannya?
  4. Apakah saya punya ruang untuk menyimpannya?
  5. Bagaimana saya pertama kali menemukannya? (Apakah saya melihatnya di majalah? Apakah saya menemukannya setelah berjalan-jalan ke toko suvenir karena bosan?)
  6. Bagaimana keadaan emosi saya secara umum hari ini? (Tenang? Stres? Perayaan? Merasa buruk tentang diri sendiri?)
  7. Bagaimana perasaan saya jika membelinya? (Senang? Bersemangat? Biasa saja? Pun, berapa lama perasaan ini akan bertahan?)

Pertanyaan-pertanyaan ini dapat membuatmu lebih baik, cepat, cerdas, dan logis dalam hal membuat keputusan mengenai apakah akan mengeluarkan uang untuk membeli barang tertentu.

Berikut beberapa strategi sederhana kakeibo untuk memastikanmu berbelanja dengan lebih hati-hati. Simak!

(ria/ria)